SBY atau Wiranto, Siapa yang Lebih Baik Kalau Jadi Musisi?

Tak Melulu Santet, Banyuwangi Juga Gudang Musisi, SBY atau Wiranto

SBY dan Wiranto adalah dua politisi terkenal yang kita hormati. Mereka berdua pernah berkontribusi untuk negara ini. SBY sudah pernah menjadi presiden dua periode pada tahun 2004 dan 2009. Sedangkan Wiranto pada tahun 2016-2019 menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.

SBY dan Wiranto juga pernah bersaing dalam kontestasi pilpres tahun 2004 dan 2009, tahun 2004 Wiranto bersaing dengan SBY sebagai calon presiden, dan tahun 2009 Wiranto bersaing dengan SBY sebagai calon wakil presiden. SBY menang didua kontestasi tersebut.

Walau mereka pernah bersaing dalam hal politik, tapi diluar itu mereka memiliki kesamaan, SBY dan Wiranto memiliki latar belakang militer. Setau saya mereka juga telah berpangkat Jenderal.

Salain itu adapula kesamaan dari SBY dan Wiranto, mereka berdua memiliki kecintaan yang begitu besar terhadap dunia musik. Baik SBY dan Wiranto sama-sama pernah membuat album musik. Genre musik yang mereka usung juga mirip, yaitu balada. Saat bencana corona ini baik SBY dan Wiranto juga membuat lagu untuk menghibur kita semua.

Memiliki latar belakang yang sama, profesi yang sama, hingga menggeluti seni yang sama, ini membuat saya bertanya siapa yang lebih baik dalam hal bermusik SBY atau Wiranto. Saya memutuskan mengumpulkan lagu mereka berdua, mendengar beberapa lagu mereka berdua dan mencoba menilainya. Mari saya jabarkan hasilnya.

Yang paling produktif berkarya

Dikutip dari Merdeka.com pada tahun 2014 setidaknya SBY sudah memiliki lima album musik dengan total 40 lagu. Produktifnya SBY dalam memproduksi lagu membuat SBY mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Kelima album SBY adalah Rinduku Padamu (2007), Evolusi (2009), Ku Yakin Sampai Di Sana (2010), Harmoni Alam Cinta dan Kedamaian (2011), Kompilasi (2014). Ini belum ditambah dengan beberpa single yang pernah diciptakan SBY lainnya.

Untuk Wiranto saya hanya menemukan satu album dengan nama Untukmu Indonesiaku yang rilis tahun 2001. Pada album tersebut saya menghitung ada dua belas lagu. Ini belum ditambah dengan beberapa single yang pernah dibuat Wiranto yang mungkin luput dari perhitungan saya.

Walau mungkin saya luput menghitung beberapa single lagu karena terbatasnya informasi, tapi saya yakin kalau dalam hal produktivitas berkarya dalam bermusik dimenangkan oleh SBY.

Kualitas vokal

SBY memiliki kualitas vokal yang mumpuni, tapi entah kenapa SBY lebih banyak mengaransemen dan menulis lagu, jarang sekali SBY menyanyikan lagunya sendiri. SBY sering berkolaborasi dengan penyanyi top tanah air untuk menyanyikan lagunya.

Sama seperti SBY, Wiranto juga memiliki kualitas vokal yang mumpuni, jika SBY senang berkolaborasi dengan musisi tanah air untuk menyanyikan lagunya, maka Wiranto lebih senang untuk menyanyikan lagunya.

Baik SBY dan Wiranto memiliki kualitas vokal yang mumpuni, setidaknya kualitas vokal mereka berdua lebih baik daripada banyak vocalist band lainnya. Untuk perbandingan kualitas vokal hasilnya adalah seri.

Kedalaman lirik lagu yang dibawa

Bagi saya lagu bukan cuma kumpulan nada saja, Bagi saya lagu yang bagus adalah lagu yang memiliki lirik yang dalam, penuh akan makna, berfilosofi, dan sentuhan puitis tentunya. Saya mencoba menyelami dalamnya lirik-lirik lagu SBY dan Wiranto.

Sebenarnya baik SBY dan Wiranto pada lagu yang dibawa oleh keduanya memiliki lirik yang dalam, penuh akan makna, berfilosofi, dan ada sentuhan puits. Contoh pada penggalan lagu SBY berjudul Hening (2011), ada beberapa bait lagu yang memiliki rima terus berakhiran huruf “i”, berikut adalah penggalan liriknya:

Hidup rukun damai abadi.
Di pagi hari, kudengarkan burung bernyanyi.
Dan tetes embun, sebening hati.

Pada lagu Selamat Berjuang (2007), juga memiliki rima terus berakhiran huruf “u”. Berikut adalah penggalan liriknya:

Bulatkan hatimu
Kuatkan tekatmu
Jalan engkau ragu untuk maju
Tuhan menuntunmu

Sama dengan lagu SBY, pada lagu Wiranto berjudul Indonesia Sungguh Indah Permai (2001), ada pula beberapa baitnya memiliki rima terus dengan akhiran “ai”. Berikut adalah penggalan liriknya:

Indonesia sungguh indah permai.
Pemandangan alam indah, santai.
Pohon nyiur pun melambai-lambai.
Menyanyikan lagu-lagu pantai.

Walau lirik lagu Wiranto dalem dan puitis, tapi harus diingat banyak lagu yang dibawakan oleh Wiranto adalah lagu daur ulang. Setahu saya Wiranto jarang menulis lagu sendiri. Lagu Indonesia Sungguh Indah Permai juga sepertinya bukan ditulis oleh Wiranto. Oleh karena itu untuk kedalaman lirik, pemenangnya adalah SBY.

Dari tiga penilaian diatas pemenangnya adalah SBY. Bukan berarti Wiranto tidak pandai dalam dunia musik, tapi mungkin Wiranto hanya kurang serius dalam menjalani dunia musik. Bahkan menurut hemat saya kualitas vocal Wiranto lebih baik dibandingkan kualitas vocal beberapa vocalist band Indonesia.

Ini murni adalah asumsi dan penilaian saya semata, kalau pembaca punya penilaian sendiri silahkan sampaikan, tidak masalah. Oh ya, apakah kalian sudah mendengar dan menonton video klip terbaru Wiranto yang berjudul Ga’ mudik Ga’ papa? Kalau belum silahkan kunjungi video Youtubenya

BACA JUGA Mixtape Untuk Pak Wiranto yang Sedang Terkena Musibah dan tulisan Muhammad Ikhsan Firdaus lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Exit mobile version