Sarimi Gelas, Mi Instan yang Diciptakan untuk Pejuang Diet

Sarimi Gelas, Mi Instan yang Diciptakan untuk Pejuang Diet

Sarimi Gelas, Mi Instan yang Diciptakan untuk Pejuang Diet (Unsplash.com)

Kamu sedang diet tapi pengin sesekali mencicipi mi instan? Kalau gitu kamu bisa cobain Sarimi Gelas.

Sebagai pencinta mi instan, rasanya kurang afdal jika saya nggak menyantap makanan satu ini paling nggak seminggu sekali. Tapi, kita semua tahu bahwa kalori mi instan cukup besar, yaitu kurang lebih 300 kalori tiap bungkusnya. Belum lagi dengan aneka topping yang biasa ditambahkan ke dalam mi instan, kalorinya jadi makin plus plus, deh.

Makanya nggak usah heran kalau mengonsumsi mi instan nggak disarankan bagi orang-orang yang sedang diet. Sayangnya, kadang godaan untuk memakan mi instan lebih besar daripada niatan diet itu sendiri. Tak jarang saya menyesal ketika akhirnya menghabiskan semangkuk mi instan yang dipadukan berbagai topping.

Meskipun sedang diet, saya kesulitan meninggalkan kebiasaan menyantap mi instan. Hal inilah yang kerap membuat saya merasa sangat berdosa pada diri sendiri. Sebenarnya mi instan nggak salah apa-apa, saya aja yang “sengaja” memasukkan kalori berlebihan ke dalam tubuh. Pikiran tersebut selalu menghantui saya tiap kali memutuskan untuk diet. Sampai suatu hari saya menemukan mi instan yang cocok dikonsumsi meski sedang diet.

Sarimi Gelas: porsinya kecil, kalorinya lebih sedikit daripada mi instan biasa

Semua berawal ketika adik saya memberikan rekomendasi mi instan enak pada saya. Namanya Sarimi Gelas. Mengingat porsi makan adik saya yang kecil, tentu saja mi instan mungil ini cocok untuk adik saya. Setelah ikut mencicipinya, saya pun beralih dari mengonsumsi mi instan berukuran standar ke Sarimi Gelas yang lebih mungil.

Ada beberapa alasan yang membuat Sarimi Gelas cocok dikonsumsi siapa pun yang sedang menjalani diet seperti saya tapi tetap ingin makan mi instan. Pertama, karena ukurannya mini dan kalorinya lebih rendah daripada mi instan ukuran standar. Namanya aja mi gelas, udah pasti mi instan ini bisa diseduh dalam gelas karena ukurannya kecil. Berat mi ini hanya 30 gram dengan kandungan 130-140 kalori (tergantung rasanya).

Sebenernya bisa aja saya mengonsumsi mi instan ukuran standar dengan cara diseduh sebagian dan bumbunya diambil sebagian, tapi kok kayaknya cara ini kurang praktis. Makanya Sarimi Gelas ini hadir untuk orang-orang yang sedang diet tapi tetap pengin sesekali makan mi kayak saya dan ogah ribet.

Rasanya nggak kalah dari Indomie dan Mie Sedaap, serta hadir dalam berbagai varian rasa

Alasan kedua, rasa Sarimi Gelas nggak kalah dengan rasa mi instan lainnya. Meskipun produk Sarimi cukup underrated di Indonesia, setelah mencicipi porsi mininya, menurut saya rasanya nggak kalah enak kok dari Indomie dan Mie Sedaap. Malahan rasa Sarimi Gelas lebih light dan nggak meninggalkan after taste ketika disantap.

Selain itu, nilai plus lainnya dari Sarimi Gelas adalah varian rasanya yang cukup beragam. Ada rasa kari ayam, soto ayam, ayam bawang, baso sapi, dan rasa sosis. Setiap varian rasa tersebut selalu ada potongan sosis yang menambah kenikmatan mi mungil ini. Klaimnya sih mi ini nggak mengandung bahan pengawet, jadi lebih menyehatkan.

Berbekal uang Rp1.500, saya yang sedang diet sudah bisa mengobati kerinduan akan mi instan dengan mencicipi Sarimi Gelas. Sekarang saya nggak takut lagi mengonsumsi mi instan sesekali saat sedang diet karena sudah ada Sarimi Gelas, dan tentu saja rasanya bisa diadu dengan mi instan lainnya.

Penulis: Elisa Erni
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sarimi Isi 2 Ayam Kremess, Mi Goreng Underrated yang Layak Dicicipi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version