Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Reptil dan Tarantula Adalah Pilihan Tepat ketimbang Pelihara Hewan Lain

Salman Al Faruq oleh Salman Al Faruq
6 Desember 2020
A A
Reptil dan Tarantula Adalah Pilihan Tepat ketimbang Pelihara Hewan Lain terminal mojok.co

Reptil dan Tarantula Adalah Pilihan Tepat ketimbang Pelihara Hewan Lain terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Selama petualangan saya di dunia hewan peliharaan, saya rasa hewan eksotis seperti tarantula dan reptil adalah hewan yang paling mudah untuk dirawat. Untuk catatan saya pernah ngerumat sugar glider dan kucing, ya walaupun cuma dititipin oleh teman beberapa hari.

Memelihara hewan mamalia seperti kucing dan sugar glider itu sama rasanya seperti punya pacar posesif.  Kucing dan sugar glider menuntut supaya dirawat secara ekstra. Kucing misalnya, entah butuh uang berapa banyak demi menutupi biaya pakannya selama sebulan. Belum lagi memikirkan biaya grooming atau perawatan bulu-bulunya. Bulunya yang rontok pun menjadi PR tersendiri untuk dibersihkan dari baju, karpet, atau permukaan lainnya.

Apalagi jika pemilik kucingnya mengidap gangguan pernapasan. Kucing yang pernah dititipkan ke saya itu dimiliki oleh seorang teman yang punya penyakit asma. Apa nggak makin bengek dia kalau menghirup bulu kucing seperti itu?

Merawat sugar glider yang jauh lebih kecil dari kucing pun masih sama repotnya. Sugar glider yang dititipkan ke saya itu pakannya adalah bubur bayi sachetan. Keren sekali ya. Tiap hewan tersebut buang air pun kita kudu telaten membersihkan saluran pembuangannya kalau tidak mau bulunya kotor dan menjadi jelek. Masalah lainnya adalah jika sugar glider belum terbiasa dipegang manusia. Tiap didekati pasti dia mengeluarkan suara menjerit-jerit yang disebut crabbing.

Kendala-kendala yang ada di sekitar dua mamalia yang sudah saya sebutkan di atas tidak saya temui selama tiga tahun memelihara tarantula dan reptil. Sebagai catatan reptil yang pernah saya pelihara adalah leopard gecko alias tokek, blood python atau dipong, molurus python atau sanca bodo, dan reticulatus python atau sanca kembang.

Tidak dibutuhkan space yang luas demi memelihara hewan-hewan tersebut. Untuk memelihara seekor gecko atau tarantula tempat yang dibutuhkan adalah satu kotak makan per satu ekor. Yang perlu diperhatikan untuk tempat gecko adalah tersedianya tempat bersembunyi atau hiding cave. Sedangkan untuk tarantula yang harus ada ialah media tempat tinggal si tarantula. Jika jenis tarantula yang dipelihara adalah burrower, pastikan kandangnya terdapat lapisan cocopeat agar si hewan bisa menggali lubang tempat tinggal. Kalau yang dipelihara adalah arboreal yang hidup di atas permukaan tanah, pastikan ada media tempat dia bisa bersarang.

Untuk kandang ular mungkin sedikit lebih tricky, hal ini tergantung dari jenis ular apa yang mau dipelihara karena beda jenis beda pula ukurannya. Dipong termasuk ular berukuran kecil, jadi tidak perlu diberikan kandang berukuran besar. Di lain pihak, sanca bodo dan sanca kembang merupakan ular berukuran besar yang perlu kandang berukuran besar juga. Tapi, hal ini bisa disesuaikan dengan ukuran si ularnya, jika masih kecil wadah sepanjang satu setengah jengkal tangan pun cukup.

Konon ular bisa menyesuaikan pertumbuhan badannya mengikuti wadah tempat dia ditaruh. Ular kecil yang ditaruh di tempat besar maka pertumbuhan badannya akan lebih cepat. Sebaliknya, ular yang ditaruh di kandang yang ngepas pertumbuhan badannya tidak akan terlalu cepat. Kandang paling pas bagi ular adalah kandang yang melebar bukan meninggi serta memiliki panjang 2/3 panjang tubuhnya. Jangan lupa berikan ventilasi yang cukup karena bau kencing ular harumnya sangat semerbak. Nah baru tahu ular bisa kencing kan?

Baca Juga:

Pelajaran Hidup yang Saya Dapatkan dari Memelihara Burung Ciblek

Pelajaran Hidup yang Saya Dapat dari Memelihara Kura-kura

Omong-omong soal kandang, ular saya dulu pernah kabur dari kandangnya. Pasalnya container plastik kandangnya lupa saya kunci. Tengah malam saat sedang terlelap, saya merasa ada yang menggerayangi kaki. Saya tidak repot-repot untuk bangun memeriksa, hanya membatin, “Ah paling si ular lepas. Biar lah saya tangani esok pagi.” Ternyata benar, dia keluar kandang dan sudah nangkring di atas gantungan baju. Untungnya dia tidak keluar kamar dan menyebabkan kekacauan bagi penghuni kos lain.

Masalah makanan, hewan-hewan tersebut juga tergolong mudah dan murah. Tarantula misalnya, dia hanya butuh makan seminggu sekali berupa satu ekor jangkrik bagi yang ukurannya sudah besar. Makanan gecko juga jangkrik yang diberikan sehari atau dua hari sekali. Beli jangkrik seharga Rp5 ribu di toko pakan burung terdekat bisa cukup untuk makan sebulan.

Biaya pakan untuk ular pun sama murahnya. Kalau sedang ada uang, tiap minggu mereka saya beri makan. Kalau kantong sedang kosong, diberi makan dua minggu sekali pun tidak apa-apa. Kalau fulus sedang banyak, si bodo dan si kembang bisa saya kasih tiga ekor mencit atau tikus putih seharga Rp5 ribu per ekor. Kalau benar-benar kepepet perlu diberi makan, tapi dompet benar-benar kosong, saya ke pasar terdekat membeli anak ayam seharga Rp3 ribu. Tapi ular jarang saya beri makan unggas seperti anak ayam itu karena kalau terlalu banyak makan unggas katanya tubuh ular akan bergelambir dan tidak sekal.

Di samping itu, ada kepuasan tersendiri dalam melihat mereka memangsa hewan hidup. Menunggu tarantula keluar dari lubang sarangnya untuk mencaplok jangkrik secara tiba-tiba bisa memberi kesan tersendiri. Melihat ular mengendap-endap dan menerkam tikus untuk kemudian dia cengkram kuat sampai menyaksikan tikusnya ia lahap perlahan-lahan juga memberikan kepuasan yang tidak dapat dibandingkan dengan melihat kucing yang sedang makan makanan kalengnya.

Tarantula dan reptil juga tidak membutuhkan perawatan yang khusus. Bagi tarantula yang perlu diperhatikan adalah kelembaban kandang yang tidak boleh terlalu kering. Sedang perawatan ekstra untuk ular dia hanya perlu dijemur rutin serta direndam satu atau dua kali seminggu. Setelah ular direndam jangan lupa dikeringkan agar tubuhnya tidak berjamur. Fungsi dari direndam dan dijemur ini adalah untuk membantu pencernaan agar lebih lancar. Selain itu ular yang sering terpapar matahari akan memiliki warna kulit yang lebih cemerlang.

Jika dibandingkan, sebenarnya memelihara mamalia dan reptil memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mamalia yang repot pemeliharaannya bisa dilatih dan diajak main. Sedangkan hewan seperti tarantula dan reptil pemeliharaannya lebih simpel, tetapi dia lebih cocok dijadikan hewan display ketimbang hewan yang bisa dipegang. Yang terpenting adalah rasa tanggung jawab atas hewan peliharaan yang kita miliki supaya mereka bisa hidup sejahtera di bawah naungan pemiliknya.

Photo by Rejean Bisson via Pexels.com

BACA JUGA Rekomendasi 4 Manga Weekly Shonen Jump yang Menarik Diikuti dan tulisan Salman Al Faruq lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2021 oleh

Tags: hewan peliharaanreptil
Salman Al Faruq

Salman Al Faruq

Pengangguran overweight yang hidup dari satu chapter One Piece ke chapter yang lain.

ArtikelTerkait

Pelihara Primata buat Pamer di Medsos Nggak Semenyenangkan Itu terminal mojok

Pelihara Primata buat Pamer di Medsos Nggak Semenyenangkan Itu!

29 Juni 2021
rekomendasi jenis musang yang cocok dipelihara mojok.co

5 Jenis Musang yang Cocok Dipelihara karena Cepet Nurut

10 September 2020
Pelajaran Hidup yang Saya Dapatkan dari Memelihara Burung Ciblek

Pelajaran Hidup yang Saya Dapatkan dari Memelihara Burung Ciblek

3 September 2023
Alasan Kenapa Kucing Sangat Suka Duduk dan Tiduran di Atas Laptop Beragam Cara Klaim Wilayah: Dari Kasus Natuna Utara Sampai Kucing Rumahan

Alasan Kucing Sangat Suka Tiduran di Atas Laptop

29 Mei 2020
hari binatang sedunia

Hari Binatang Sedunia dan Cara Asik Merayakannya

4 Oktober 2019
5 Kelakuan Pemilik Kucing Sok Elite yang Bikin Emosi Terminal Mojok

5 Kelakuan Pemilik Kucing Sok Elite yang Bikin Emosi

17 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
5 Hal yang Tidak Orang Katakan Soal Beasiswa LPDP Mojok.co

5 Hal yang Orang-orang Jarang Katakan Soal Beasiswa LPDP

10 Januari 2026
Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

16 Januari 2026
Bekasi Justru Daerah Paling Nggak Cocok Ditinggali di Sekitaran Jakarta, Banyak Pungli dan Banjir di Mana-mana

Bekasi: Planet Lain yang Indah, yang Akan Membuatmu Betah

13 Januari 2026
Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

14 Januari 2026
Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja Mojok.co

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.