Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Ratusan Langkah Menuju Toilet Stasiun Lempuyangan, Wajar atau Kebangetan?

Widodo Surya Putra oleh Widodo Surya Putra
4 Juli 2023
A A
Stasiun Lempuyangan Jogja, Stasiun Sederhana Saksi Pertemuan yang Manis dan Perpisahan yang Tragis

Stasiun Lempuyangan Jogja, Stasiun Sederhana Saksi Pertemuan yang Manis dan Perpisahan yang Tragis (RaFaDa20631 via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Rabu sore (28/6/23) sembari menunggu kedatangan KRL yang membawa saya pulang dari Stasiun Lempuyangan, iseng-iseng saya mencoba menghitung jarak antara toilet dan kursi tunggu penumpang, dengan alat pengukur langkah kaki saya sendiri. Bisakah Anda menebak berapa puluh atau ratus kali saya harus melangkahkan kami sebelum memutuskan duduk sejenak sambil menunggu KRL datang?

Jika Anda menebak 10 langkah, yang dihitung dari pintu keluar toilet, tebakan Anda ada benarnya. Bahkan kurang dari 10 langkah pun ada kursi. Jika Anda menebak 50 langkah, juga ada benarnya karena di kisaran 10 sampai 50 juga ada kursi yang bisa diduduki selama masih kosong.

Namun, jika Anda menyebut angka 100 atau 300 langkah, Anda juga tidak keliru. Lagi-lagi karena ada kursi yang bisa Anda pakai buat menunggu datangnya KRL atau sekadar melepas lelah setelah turun dari kereta api jarak jauh.

Banyak kursi di Stasiun Lempuyangan

Mengapa bisa benar semua? Ya, memang pihak stasiun menyediakan deretan kursi yang cukup banyak di dalam stasiun. Yang juga dilengkapi fasilitas area untuk charging ponsel. Juga beberapa gerai yang menjual makanan dan minuman.

Namun, jika Anda menyoroti jarak antara pintu masuk stasiun (yang berada di sebelah timur) dan toilet yang ditempatkan di ujung barat, saya bisa katakan, “Selamat berjuang!” untuk sekadar cuci muka, pipis, atau buang air besar.

Kembali ke eksperimen kecil saya. Oleh karena cukup kepo dengan jarak toilet dengan pintu masuk-keluar (gate-in dan gate-out) pengguna KRL, hitungan saya ada di kisaran 350 sampai 400 langkah orang dewasa dengan tinggi badan standar seperti saya (165 cm).

Saya pun nggak sampai tuntas mengukur karena harus terhenti pada langkah ke-260. Saya tidak mau kembali ke titik penyeberangan antara jalur 1 dan 2 menuju peron di mana saya biasa menunggu kedatangan KRL.

Memang tak ada yang mengharuskan buat menunggu di ujung timur. Bisa juga menunggu di ujung barat, yang berjarak sekitar 50-70 langkah dari pintu toilet. Hanya, jangan lupa bahwa topik yang kita bahas adalah jarak pintu masuk ke toilet. Bukan jarak toilet ke gerbong kereta api.

Baca Juga:

8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya

Terbiasa Naik Kereta di Stasiun Tugu Jogja Bikin Saya Kaget dengan Stasiun Lempuyangan yang Chaos

Toilet kok cuman satu yak?

Entah sejak kapan letak toilet di Stasiun Lempuyangan seperti sekarang. Semasa saya masih kuliah dan awal bekerja, sebelum melaju dengan KRL, seingat saya cukup jarang menggunakan toilet karena jarang bepergian dari/ke Stasiun Lempuyangan.

Namun, sejak menggunakan KRL selama dua tahunan ini (KRL Solo-Jogja beroperasi mulai 10 Februari 2021), membuat saya memiliki cukup waktu untuk mencermati apa saja yang terjadi pada Stasiun Lempuyangan. Saya bahkan bisa dengan mata terpejam menyebutkan letak Alfamart, CFC, Indomaret, juga beberapa warung yang menjual makanan. Sampai ruangan kerja Polsuska dan musala pun saya hafal.

Setelah mondar-mandir setidaknya 10 kali dalam seminggu, setidaknya selama dua tahun empat bulan, boleh dong jika saya lantas menyimpulkan bahwa pihak manajemen Stasiun Lempuyangan agak kurang bijaksana dalam meletakkan toilet, yang hanya ada satu. Kondisi toilet memang bagus. Cukup luas, bersih dan wangi, juga gratis. Tapi, sekali lagi jarak yang cukup jauh menjadi masalahnya.

Jika acuannya adalah gate-in atau gate-out bagi penumpang KRL, bayangkan dalam kondisi kebelet pipis (atau BAB). Anda masih harus menahan setidaknya 2-3 menit sebelum dapat menuntaskan keperluan di toilet! Jika acuan yang dipakai adalah pintu masuk, waktu tambahan yang diperlukan sekitar 30 detik, jika Anda cukup cepat dalam melangkah. Can you imagine about that?

Toilet lain ada sih, tapi…

Saran saya, tidak usah dibayangkan. Cukup datang saja ke Stasiun Lempuyangan, sejak dari pintu masuk stasiun, lalu carilah letak toiletnya. Cobalah hitung berapa langkah Anda sampai ke toilet. Semoga tidak “mbrojol” alias kelepasan di tengah jalan ya!

“Apakah benar-benar tidak ada alternatif toilet lain di sekitar stasiun?” mungkin ada yang bertanya seperti itu.

Ada. Malah tidak hanya satu, yang terletak di beberapa rumah yang menawarkan jasa parkiran sepeda motor, yang terletak di sebelah selatan stasiun (persis berseberangan). Namun, siap-siap saja membayar sejumlah uang. Juga jangan bandingkan dengan kondisi toilet di dalam stasiun yang saya sempat singgung tadi.

Ya, memang semuanya berpulang pada pengguna, penumpang kereta, atau pengunjung stasiun sih. Hanya, saya berkali-kali melihat para penumpang kudu berjuang hanya untuk pergi ke toilet stasiun. Saya juga kerap mendengar keluhan penumpang karena jarak yang cukup jauh tadi.

Kenapa nggak bikin toilet satu lagi di Stasiun Lempuyangan?

“Kenapa tidak dibuat satu lagi sih, trus diletakkan di sebelah timur atau di tengah antara pintu masuk dan toilet yang sekarang?” tanya seorang teman.

Benar sekali. Itu pula yang sempat saya pikirkan dan rasanya akan segera saya usulkan setelah tulisan ini selesai. Urgensi tersedianya toilet tambahan memang cukup tinggi. Itu kalau manajemen stasiun di wilayah Daop 6 ini tidak mau (maaf) disumpahi penumpang atau pengguna kereta api, yang kesal luar biasa karena harus melangkah ratusan kali sebelum sampai ke toilet.

Jarak seperti ini, kalau disusun ke atas seperti anak tangga, sudah melebihi jarak antara padang pasir dan puncak Bromo di mana wisatawan bisa melihat kawah dari jarak ideal. Jadi, menurut Anda jarak toilet seperti di Stasiun Lempuyangan ini masih terasa wajar atau kebangetan jauhnya? Silakan curhat jika Anda kebetulan mencermati hal yang sama!

Penulis: Widodo Surya Putra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Stasiun Lempuyangan Jogja, Stasiun Sederhana Saksi Pertemuan yang Manis dan Perpisahan yang Tragis

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya

Terakhir diperbarui pada 4 Juli 2023 oleh

Tags: Penumpangpintu masukstasiun lempuyanganToilet
Widodo Surya Putra

Widodo Surya Putra

Seorang suami dan jurnalis wannabe.

ArtikelTerkait

WC Duduk Lebih Mengancam dan Menjijikkan, Toilet Umum Terbaik Adalah yang Menggunakan WC Jongkok

WC Duduk Lebih Mengancam dan Menjijikkan, Toilet Umum Terbaik Adalah yang Menggunakan WC Jongkok

19 April 2024
Toilet Pesawat, Toilet Paling Nggak Nyaman

Toilet Pesawat, Toilet Paling Nggak Nyaman

4 Mei 2022
Jalan Lempuyangan, Jalur KA Paling Menjengkelkan di Jogja (Unsplash)

Jalan Lempuyangan, Perlintasan Kereta Api Paling Menjengkelkan di Jogja

1 April 2025
Misteri Panjangnya Antrian di Toilet Perempuan (Pixabay)

Misteri Panjangnya Antrian di Toilet Perempuan. Apakah Mereka Masuk ke Dimensi Lain? Diculik Alien?

24 Oktober 2022
Teruntuk Penumpang KRL Jogja-Solo yang Pura-Pura Tidur, Mbok ya Nuraninya Lho

Teruntuk Penumpang KRL Jogja-Solo yang Pura-pura Tidur, Mbok ya Nuraninya Lho

31 Agustus 2022
5 Alasan Mengapa Siswa Ogah Berak di Toilet Sekolah, Kamu Pasti Pernah Mengalaminya

5 Alasan Mengapa Siswa Ogah Berak di Toilet Sekolah, Kamu Pasti Pernah Mengalaminya

21 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy Mojok.co

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

5 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026
Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

31 Juli 2026
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.