Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pulau Nusa Barong, Tempat Bersejarah di Jember yang Keindahannya Tertutup Mitos dan Kisah Kelam

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
1 Februari 2024
A A
Pulau Nusa Barong, Tempat Bersejarah di Jember yang Keindahannya Tertutup Mitos dan Kisah Kelam

Pulau Nusa Barong, Tempat Bersejarah di Jember yang Keindahannya Tertutup Mitos dan Kisah Kelam (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pulau Nusa Barong adalah sebuah pulau yang berlokasi di ujung selatan Kabupaten Jember. Pesonanya nggak kalah cantik dibandingkan pulau-pulau lain yang ada di Jawa Timur. Meski popularitasnya nggak setenar pulau-pulau lainnya, saya yakin pulau ini bisa menjadi destinasi wisata yang bakal dikunjungi banyak wisatawan. Tapi dengan catatan, warga Jember harus menghilangkan semua framing negatif soal pulau ini.

Pulau Nusa Barong, pulau terbesar di Jember yang punya beragam flora dan fauna

Pulau yang secara administratif berlokasi di Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, ini merupakan pulau terbesar di Kabupaten Jember. Keberadaan Pulau Nusa Barong hingga saat ini telah menjadi kawasan yang dilindungi sebagai cagar alam oleh pemerintah, bahkan sejak tahun 1920.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan laman dari KLHK RI, sejak tahun 1920, Pulau Nusa Barong sudah diakui sebagai cagar alam dengan nama Cagar Alam Pulau Nusa Barung. Hal ini sesuai dengan SK. Gubernur Jenderal Hindia Belanda Nomor GB. 46 Stbl 1920 yang diterbitkan dalam Staatsblad No. 736 pada tanggal 9 Oktober 1920 silam. Penetapan ini kemudian diperbaharui melalui SK Menteri Pertanian No. 110/VIII/1957 dengan luas 6.100 hektare.

Kawasan Cagar Alam Pulau Nusa Barung ini juga termasuk bagian dari Kawasan Hutan di Wilayah Provinsi Jawa Timur, dengan total luas lebih kurang 1.361.146 hektar. Yakni sesuai dengan Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor 417/Kpts-II/1999 yang dikeluarkan pada tanggal 15 Juni 1999. Kemudian, diubah kembali melalui Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.395/Menhut-II/2011. Pulau Nusa Barong Jember selanjutnya diumumkan sebagai Suaka Margasatwa (SM) dengan luas 7.635,9 ha berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.314/MENHUT-II/2013, pada tanggal 1 Mei 2013.

Keberadaan Pulau Nusa Barong tentu mengundang decak kagum para pencinta alam dan tentunya warga Jember sendiri. Bagaimana tidak, Nusa Barong dikenal sebagai surganya flora, fauna, dan ekosistem. Kadisparbud Kabupaten Jember, Bambang Rudianto, menyatakan kalau pulau ini memiliki empat jenis ekosistem, yakni ekosistem pantai, hutan hujan dataran rendah, hutan rawa, dan hutan payau. Sementara itu, terdapat pula sebanyak 20 jenis hewan dan 16 jenis tumbuhan yang mendiami kawasan ini.

Pusat penghasil sarang walet Kerajaan Blambangan

Aktivitas niaga yang terjadi pada masa lampau di Pulau Nusa Barong Jember, pada dasarnya menjadi sejarah kebangkitan ekonomi sekaligus hancurnya ekonomi Kerajaan Blambangan. Yakni akibat dari berubahnya komoditas ekonomi sarang walet menjadi komoditas politik.

Peristiwa itu ditandai ketika Adipati Danuningrat, penguasa Blambangan, meminta bantuan VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie), perusahaan dagang Belanda, untuk melepaskan pengaruh dari bayang-bayang Kerajaan Mengwi di Bali. Dengan imbalan, VOC akan diberikan imbalan berupa sebagian produksi sarang walet.

Namun, di sisi lain, hal itu membuat VOC ikut campur tangan. Campur tangan VOC sekaligus diiringi oleh ancaman-ancaman lain, seperti bajak laut, dsb. Juga, perlawanan dari Kerajaan Blambangan sendiri. Ancaman-ancaman tersebut membuat VOC sesegera mungkin mengosongkan Nusa Barong. Yakni dengan cara memasukkan belerang ke goa-goa, agar tidak ada lagi burung walet yang bersarang di sana.

Baca Juga:

Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

Alasan Kenapa Saya Tidak Betah Tinggal di Demak

Keindahannya tertutup oleh kisah mistis dan kisah kelam pertarungan antara Kerajaan Blambangan dan VOC

Lebih jauh, di balik keindahan alam dan sejarahnya itu, Pulau Nusa Barong Jember juga dikelilingi oleh kisah-kisah mistis dan mitos-mitos yang mengerikan. Salah satu mitos yang kerap diceritakan oleh warga-warga setempat adalah keberadaan ular besar yang konon menjaga pulau itu.

Sebab, nama “Barong” sendiri ada yang meyakini memiliki arti ular. Ada juga yang meyakini kalau kata “Barong” berarti kegelapan dari roh-roh jahat. Selain itu, beberapa warga setempat juga mengisahkan tentang adanya harimau putih sebagai tanda penjaga Pulau Nusa Barong.

Di samping itu, dalam sejarahnya pulau ini juga menyimpan kisah kelam pertarungan internal dari Kerajaan Blambangan. Kisah pertarungan itu membuat pulau ini menjadi saksi bisu pertumpahan darah dan kehancuran. Margarana dalam bukunya Ujung Timur Jawa, 1763-1813: Perebutan Hegemoni Blambangan menceritakan kisah kelam antara Sindukupa dan Sindubrama.

Kisah ini bermula ketika VOC mulai memperluas dominasinya di Pulau Nusa Barong. Maka, sejumlah konflik dan pemberontakan timbul di pulau tersebut. Upaya VOC untuk mengendalikan Nusa Barong pada dasarnya malah menciptakan ketegangan antara penguasa lokal di Blambangan. Konflik lokal ini dimulai saat VOC menyatakan niatnya untuk menguasai pulau tersebut, termasuk penduduknya. Beberapa penduduk setuju untuk tunduk pada sistem ekonomi VOC, sementara penduduk lain menolak.

Hal ini menyebabkan terbentuknya dua kelompok yang berselisih. Kelompok yang mendukung kerjasama dengan VOC dipimpin oleh Sindukupa, sementara kelompok yang menentang dipimpin oleh Sindubrama. Kelompok Sindubrama adalah kelompok yang bersikukuh menolak bekerja sama dengan VOC. Singkat cerita, klimaks dari konflik ini adalah pembunuhan Sindukupa, pemimpin yang pro-VOC, oleh anak tirinya sendiri, Sindubrama, yang kontra dengan VOC.

Dua sisi Pulau Nusa Barong Jember

Pulau Nusa Barong yang ada di kota kelahiran saya, dengan keindahan alamnya yang memesona itu, seolah memiliki dualitas yang tidak pernah terpecahkan. Di satu sisi, kita dapat menyaksikan keajaiban alam yang menjadi tempat perlindungan bagi beragam flora dan fauna.

Akan tetapi di sisi lain, pulau ini juga diselimuti oleh kisah-kisah mistis dan kelam yang membuatnya semakin jarang dilirik. Padahal, bagi saya, pulau ini menjadi bukti bahwa keindahan alam dan sejarah sering kali hadir dengan cerita yang tak terduga. Seperti apa yang terjadi di Pulau Nusa Barong Jember ini.

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Julukan Jember Kota Tembakau Sudah Tidak Pantas, Sebaiknya Diganti Aja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Januari 2024 oleh

Tags: belandaBlambanganjawa timurjemberKabupaten JemberMitospenjajahan belandaPulau Nusa Barongvoc
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

5 Kuliner Surabaya yang Terancam Punah Terminal Mojok

5 Kuliner Surabaya yang Terancam Punah

13 Juli 2022
Bondowoso, Sebaik-baiknya Kandidat Ibu Kota Jawa Timur

Bondowoso, Sebaik-baiknya Kandidat Ibu Kota Jawa Timur

15 Maret 2023
9 Dosa Penjual Rujak Cingur di Luar Jawa Timur

9 Dosa Penjual Rujak Cingur di Luar Jawa Timur

12 Agustus 2025
Ilustrasi Romokalisari Surabaya, Wisata Mahal yang Isinya Penyesalan (Unsplash)

Penyesalan Berwisata ke Romokalisari Adventure Land Surabaya, Tempat Wisata Berkedok Adventure Land, tapi Isinya Cuma Panas dan Mahal bagi Mahasiswa

21 April 2024
Ngawi Serba Tanggung, Sering Dilewati Orang tapi Tidak untuk Disinggahi

Ngawi Serba Tanggung, Sering Dilewati Orang tapi Tidak untuk Disinggahi

28 Maret 2025
Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

23 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jangan cintai Surabaya secara berlebihan, ia juga punya kekurangan yang patut dibicarakan

21 Juli 2026
4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi ruang publik yang lebih hidup  Mojok.co

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi jadi daerah lebih hidup 

17 Juli 2026
Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini

Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini

17 Juli 2026
Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera Mojok.co

Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera

19 Juli 2026
Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos Mojok.co

Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos

20 Juli 2026
Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

18 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.