Pengalaman Makan Mie Instan Overpriced di K3 Mart: Mahal, tapi Wajar, karena Memang Seenak Itu!

Pengalaman Makan Mie Instan Overpriced di K3 Mart: Mahal, tapi Wajar, karena Memang Seenak Itu!

Pengalaman Makan Mie Instan Overpriced di K3 Mart: Mahal, tapi Wajar, karena Memang Seenak Itu! (Pixabay.com)

Warga Jabodetabek dan Medan mungkin tidak asing lagi dengan K3 Mart. Mini market waralaba terbaru yang berkonsep unik dan menawarkan sensasi makan ramyeon ala Korea. Hingga saat ini K3 Mart telah hadir di 10 kota besar, dan berencana ekspansi membuka 100 cabang baru di tahun 2024. Siapa tahu, K3 Mart segera buka cabang di kotamu juga, dan bikin kamu bisa makan mie instan secara estetik.

Sebagai pecinta mie instan, saya merasa terpanggil setiap kali melewati toko K3 Mart yang memasang neon warna-warni. Makin kepo, saya mulai baca-baca review sana sini dan isinya kok positif semua. Akhirnya suatu hari, saya melangkahkan kaki ke mini market ala Korea ini.

Memasuki area toko di bagian tengah terpampang berbagai macam snack ala Korea yang menggiurkan. Odeng, corn dog, sate, onigiri hingga gimbap tersedia dengan varian yang beragam. Jika ingin mencoba snack ala Korea, bisa cek rak di kanan kiri. Deretan makanan dan minuman yang biasanya dibeli atau jastip di Korea, sekarang bisa didapat dengan mudah di K3 Mart.

Yang paling tenar di toko ini, tentu saja pojokan mie instan yang disusun berderet rapi di dinding K3 Mart. Nggak cuma mie instan dari Korea, pilihan sangat bervariasi hingga ke merk lokal, Malaysia, Thailand, dan Jepang. Di sudut ini bisa lama banget milih-milih mie, karena semua terlihat menggoda. Selain itu ruangan ini didesain artsy dengan warna warni neon, spot yang instagramable banget untuk berfoto.

Setelah selesai memilih mie instan, bisa langsung bayar dan request dimasak di tempat. Area memasak mie instan di K3 Mart juga menarik. Berbentuk kotak, di tengahnya ada dua staff yang sigap memasak mie instan. Namun di bagian dinding luar kotak tersebut terdapat termos air panas dan panci. Jadi kalau mau menyeduh cup noodle atau masak sendiri juga bisa.

Masak mie instan di K3 Mart itu mahal, tapi memang enak

Tambahan biaya untuk memasak di K3 Mart adalah sebesar 15 ribu rupiah, dan ini sudah termasuk telur. Sebagai warga penikmat warmindo, tentu saja hati saya mencelos membayar biaya masak. Karena 15 ribu di warmindo sudah dapat mie porsi lengkap. Lha ini belum termasuk harga mie dan pelengkap, yang bervariasi mulai dari 8 hingga 20-an ribu.

Kegalauan hati terobati dengan datangnya mie instan yang disajikan di atas panci kuning ala drakor. Masih ngebul-ngebul, saya seruput mie instan saus rose dari panci. Saus creamy dari mie instan terasa semakin nikmat berpadu dengan tambahan kimchi dan pedas manis yangnyeom chicken. Daebak pokoknya!

Untuk sesaat, saya merasa di Korea, bukan di Indonesia. Desain interior, pilihan musik, seragam pegawai, hingga deretan snack dan merch K-pop. Belum lagi pemilihan snack dan alat makan yang plek ketiplek dengan adegan di drakor, bikin pengalaman makan di K3 Mart jadi makin menyenangkan.

Pantas saja jika harga makanan dan minuman di mini market unik ini terbilang overpriced. Karena yang dijual bukan semata rasa makanan saja, yang terutama adalah pengalaman sensori ketika makan. Padahal saya bukan pecinta drakor, juga bukan pecinta K-Pop. Tapi saya sangat menikmati sensasi makan ramyeon di K3 Mart karena variasi mie instan dan ubo rampenya yang variatif. Tak mungkin dieksplor dalam waktu sehari, jadi sampai jumpa lagi!

Penulis: Maryza Surya Andari
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Best Wok: Mi Instan yang (Katanya) Lebih Enak daripada Indomie

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version