Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pengalaman Saya sebagai “Anak Baik-baik” Tinggal di Kos LV Jogja yang Penuh Drama

Annisa Rifka Nurwijaya oleh Annisa Rifka Nurwijaya
23 Maret 2025
A A
Pengalaman Saya sebagai “Anak Baik-baik” Tinggal di Kos LV Jogja yang Penuh Drama Mojok.co

Pengalaman Saya sebagai “Anak Baik-baik” Tinggal di Kos LV Jogja yang Penuh Drama (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bapak kos minus akhlak dan suka menyebar fitnah

Ada harga ada kualitas memang benar adanya, tak terkecuali dalam urusan kos-kosan. Harga murah sering kali datang dengan berbagai konsekuensi, dan salah satu minus besarnya bisa jadi adalah bapak kos yang rese. Suatu hari, teman saya ditegur hanya karena orang tuanya parkir mobil di halaman kos tanpa izin lebih dulu. Kami sebenarnya tidak tahu kalau bapak kos akan datang berkunjung dan membawa mobilnya sendiri sehingga nggak kebagian parkir.

Bukannya menegur langsung dengan baik, bapak kos malah nyindir di grup WhatsApp penghuni kos, bilang kalau ada “bapak-bapak tidur di kamar” teman saya. Melihat pesan itu, teman saya otomatis mencak-mencak, dirinya merasa terfitnah seolah dirinya peliharaan gadun. Padahal, itu cuma ayahnya sendiri yang sedang berkunjung. Daripada sekadar memastikan parkiran cukup untuk semua, bapak kos ini justru lebih sibuk mengurusi hal-hal yang nggak penting.

ADVERTISEMENT

Jadi arena berantem pacar dan selingkuhan

Kos bebas ternyata nggak cuma identik dengan tamu lawan jenis yang keluar masuk seenaknya, tapi juga rawan jadi tempat berantem. Saya ingat betul, saat itu hari Minggu pagi, saya dan penghuni kos lain sedang bermalas-malasan di kamar masing-masing. Tiba-tiba, suasana berubah ricuh. Ada dua pria dewasa yang berantem di tangga kos. Awalnya saya nggak tahu apa yang terjadi, sampai akhirnya ada penghuni lain yang nge-spill bahwa semua ini gara-gara salah satu penghuni kos yang ketahuan membawa dua cowok berbeda: yang satu ketahuan, yang satunya lagi justru memergoki.

Adegan pukul-pukulan pun tak terhindarkan. Penghuni kos lain yang panik sampai harus memanggil satpam dari klinik depan untuk melerai mereka. Sementara itu, saya cuma bisa menonton dari lantai dua, sambil live report ke teman saya yang sedang nggak ada di kos, seolah sedang jadi saksi mata pertandingan tinju dadakan.

Itu dia hal-hal kocak yang pernah terjadi selama ngekos di kos bebas dan murah. Tinggal di kos LV Jogja bukan berarti harus ikut-ikutan bebas. Meskipun lingkungan sekitar penuh dengan kebebasan tanpa batas, setiap orang tetap punya hak untuk berpegang pada prinsipnya sendiri. Butuh mental yang kuat untuk bertahan di tengah situasi yang sering kali bertolak belakang dengan nilai-nilai yang diyakini. Akan selalu ada tekanan sosial, stigma, atau bahkan omongan iseng yang menguji batas kesabaran. Bagi saya, yang penting adalah merasa nyaman dan tetap menjalani hidup dengan tenang, tanpa perlu terpengaruh oleh standar orang lain. Seperti prinsip saya: Stay waras stay single, teman-teman!

Penulis: Annisa Rifka Nurwijaya
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Seturan Jogja: Bekas Kerajaan Jin yang Kini Jadi Surganya Coffee Shop dan Kos LV

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Baca Juga:

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 24 Maret 2025 oleh

Tags: Jogjakoskos jogjakos lvkos LV Jogjakos murahpilihan redaksi
Annisa Rifka Nurwijaya

Annisa Rifka Nurwijaya

ArtikelTerkait

Pertigaan UIN, Lampu Merah Paling Berbahaya di Jogja (Unspash)

Pertigaan UIN Jogja, Lampu Merah Paling Berbahaya Ketika Malam Tiba

30 September 2024
Fitur Canggih pada Mobil yang Sebenarnya Nirfaedah Terminal Mojok

Fitur Canggih pada Mobil yang Nirfaedah

14 Mei 2022
3 Sisi Gelap Tinggal di Jogja Bagian Kota Dipaksa Ikhlas (Unsplash)

Sisi Gelap Tinggal di Tengah Kota Jogja: Sebuah Wilayah yang Dikepung Sampah

7 Mei 2025
Upah Minimum Jogja Memang Naik, tapi Bukan Berarti Buruh Nggak Boleh Protes, Ini Bukan Perkara Upah Semata, Bolo! UMP Jogja, gaji Jogja, frugal living ump jogja yogyakarta, bandung

Jogja Tak Seburuk Itu, dan Kota Ini Memang Pantas untuk Dicintai secara Brutal

9 Februari 2024

Siapa yang Lebih Bangga dengan Keberhasilan PBSI dalam Menyabet Thomas Cup?

19 Oktober 2021
Derita Rumah Dekat Taman Sari Jogja: Jadi Tontonan Wisatawan hingga Sering Mengalah demi Pariwisata Mojok.co

Rumah Dekat Taman Sari Jogja Itu Menderita, Jadi Tontonan Turis hingga Sering Mengalah demi Pariwisata

23 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo? (Wikimedia Commons)

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

21 Juli 2026
Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026
Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi Mojok.co

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi

18 Juli 2026
Review Mie Gacoan Bangkalan Madura, Cabang yang Anomali karena Tidak Perlu Antre Mojok.co

Mie Gacoan Bangkalan Madura bisa tutup kalau 3 hal ini tidak diperbaiki

18 Juli 2026
Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026
Kenapa orang Bali jarang liburan ke pantai? (Unsplash)

Kenapa orang Bali jarang liburan ke pantai, padahal tinggal deket pantai?

18 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.