Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Pemburu Togel: Orang yang Nggak Tahu kalau Dirinya Tahu Ilmu Matematika, Semiotika, dan Hermeneutika

Juli Prasetya oleh Juli Prasetya
26 November 2020
A A
Pemburu Togel: Orang yang Nggak Tahu kalau Dirinya Tahu Ilmu Matematika, Semiotika, dan Hermeneutika terminal mojok.co

Pemburu Togel: Orang yang Nggak Tahu kalau Dirinya Tahu Ilmu Matematika, Semiotika, dan Hermeneutika terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Togel, judi gelap yang bergelimang nikmat dan dosa yang saling berkelindan, sekaligus menjadikannya sebagai salah satu judi paling populer se-Indonesia.

Dosa-dosa dan hal-hal negatif pada togel, untuk saat ini marilah kita endapkan terlebih dahulu. Togel sebagai judi mungkin memang salah. Namun, bagaimana jika togel ternyata merangsang seseorang untuk mempelajari ilmu-ilmu seperti matematika dasar, membaca tanda, dan tafsir? Bukankah togel tidak hanya menjadi sesuatu yang buruk dan terkutuk? Lantaran ia ternyata juga mengandung hal-hal baik.

ADVERTISEMENT

Nah, dalam tulisan kali ini, saya tidak ingin berlaku tidak adil terhadap togel dan para pemainnya. Mungkin memang benar jika sebagian dari pemburu togel itu adalah orang-orang kurang kerjaan yang tolol dan tidak memiliki masa depan. Namun, kita jangan lupa dengan sebagian yang lain bahwa ternyata mereka sebenarnya juga adalah orang cerdas yang secara tidak langsung menguasai Matematika, Semiotika, dan Hermeneutika.

Para pembaca yang budiman mungkin menganggap bahwa tulisan ini ngawur. Namun tunggu dulu, izinkan saya menjelaskan.

#1 Pemburu togel menguasai Matematika

Para pemburu togel adalah seorang yang ahli dalam bidang Matematika, minimal mereka mengerti matematika dasar kali bagi tambah kurang. Namun, tak jarang ada yang paham dengan rumus-rumus rumit algoritma, bahkan menemukan rumus sendiri untuk mencari dan menentukan angka yang paling ideal.

Tak hanya itu, dalam kehidupan sehari-hari seorang pemburu togel yang masuk pada level keranjingan akut, akan melihat dunia dan alam semesta sebagai himpunan angka-angka yang tak terbatas. Jika Derrida dengan dekonstruksinya mengatakan bahwa dunia dan seisinya adalah teks, sohibul togel menganggap bahwa seluruh dunia dan seisinya adalah sekumpulan angka-angka, seperti dunia matriks atau dunia digital.

Daun kering yang jatuh, ia lihat sebagai angka-angka indah yang luruh. Ampas kopi di dasar gelas ia bayangkan sebagai angka-angka yang sedang menari minta dituliskan, diabadikan. Aliran napas yang berembus adalah kerumunan angka-angka kecil yang sedang berembus mesra dan kan membelaimu cinta.

#2 Peka dan mengerti Ilmu Tanda/Semiotika

Semiotika secara sederhana didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang tanda. Seorang pemburu togel tidak dimungkiri lagi dalam waktu-waktu tertentu memiliki tingkat kepekaan yang tinggi terhadap tanda. Mereka memiliki sistem tanda tersendiri untuk menghitung dan memahami suatu tanda akan segala sesuatu.

Baca Juga:

Menghindari Matematika, Alasan Terkonyol yang Pernah Aku Ucapkan Saat Memilih Jurusan KPI

Memahami Matematika Dasar Itu Wajib, Sekalipun Kalian Menganggap Matematika Nggak Berguna dalam Kehidupan Nyata

Mereka tidak hanya peka dalam memahami tanda yang ada di dunia nyata seperti kecelakaan, membaca ampas kopi, memperkirakan dan memprediksi angka-angka, merasakan embusan angin sebagai embusan angka-angka. Namun, mereka juga mengambil tanda dari dunia mimpi. Mimpi sejelek dan sebagus apa pun. Bagi mereka, semua itu adalah perihal tanda dan angka. Jika sudah seperti itu, mereka mau tidak mau masuk ke dalam tingkatan ilmu selanjutnya, yakni Ilmu Tafsir.

#3 Memahami Hermeneutika

Secara sederhana, Hermeneutika adalah seni tafsir. Kalau di dalam konsep Semiotika Pierce ada yang namanya interpretan sebagai proses terakhir dalam semiosis, dan ada konsep konotasi dalam konsep semiologi Barthes, maka Hermeneutika adalah proses rekonstruksi makna, dan pemaknaan. Atau sederhananya kita sebut sebagai ilmu tafsir.

Para pemburu togel juga bisa mendapatkan angka melalui tafsir mimpi. Mimpi yang dialami oleh mereka secara umum memang bisa ditafsiri secara arbitrer. Akan tetapi, kemudian mimpi ini kemudian diolah, dengan merujuk pada kitab tafsir mimpi khusus yang menjadi pegangan bagi sohibul togel. Lantaran di dalam kitab tafsir mimpi khusus ini sudah tersedia begitu banyak referensi tentang mimpi, dari yang paling umum sampai yang paling absurd dan aneh, beserta angka-angka pasti yang berkaitan dengan mimpi-mimpi yang dialami.

Jadi, sebenarnya para pemburu togel itu tidak tahu kalau dirinya tahu dan sudah menggunakan ilmu-ilmu Matematika, Semiotika, dan Hermeneutika dalam proses pencarian angka ajaib yang mereka geluti sehari-hari.

BACA JUGA 5 Cara Pemburu Togel Mendapatkan Angka Ajaib dan tulisan Juli Prasetya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya di sini

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2021 oleh

Tags: Matematikasemiotikatogel
Juli Prasetya

Juli Prasetya

Pemuda desa asal Banyumas yang percaya pada ketulusan, meski perjalanan hidup kerap memberi pelajaran tak terduga. Sekarang sedang berproses di Bengkel Idiotlogis asuhan Cepung.

ArtikelTerkait

Crash Course in Romance, Drama Korea yang Menjawab Alasan Mengapa Orang Suka Matematika

Crash Course in Romance, Drama Korea yang Menjawab Kenapa Orang Suka Matematika

2 Februari 2023
5 Rekomendasi Aplikasi Belajar Matematika, Bikin Belajar Jadi Menyenangkan

5 Rekomendasi Aplikasi Belajar Matematika, Bikin Belajar Jadi Menyenangkan

19 Maret 2023
Kecerdasan Anak Pendidikan Matematika yang Nggak Kamu Sadari (Unsplash)

Kecerdasan Anak Pendidikan Matematika yang Nggak Kamu Sadari

2 Mei 2023
Cara Kerja Judi Togel, Judi Legendaris yang Merambah Tiap Sudut Dunia

Cara Kerja Judi Togel, Judi Legendaris yang Merambah Tiap Sudut Dunia

12 Januari 2023
Mau Meningkatkan Kemampuan Matematika_ Nih, Saya Kasih Tipsnya terminal mojok

Mau Meningkatkan Kemampuan Matematika? Nih, Saya Kasih Tipsnya

6 Juni 2021
Stigma Sarjana Matematika yang Bikin Malu Kalau Pamer Gelar terminal mojok.co

Stigma untuk Sarjana Matematika yang Bikin Malu kalau Pamer Gelar

6 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar madura

3 hal langka di Madura, tapi umum di Jogja, sudah seharusnya Madura belajar pada Jogja!

16 Juli 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Sleman semakin mahal, tetapi narasi kota mahasiswa murah tetap dipelihara

15 Juli 2026
Liburan idaman orang dewasa itu sederhana, bisa rebahan tanpa diganggu notifikasi kerja Mojok.co

Liburan idaman orang dewasa itu sederhana, bisa rebahan tanpa diganggu notifikasi kerja

21 Juli 2026
Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer Mojok.co

Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer

20 Juli 2026
Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela Mojok.co

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela

15 Juli 2026
Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

19 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.