Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Nganjuk Kota Angin Adalah Julukan Paling Sia-sia, Mending Dihapus Aja

Desy Fitriana oleh Desy Fitriana
13 Mei 2025
A A
Nganjuk Kota Angin Adalah Julukan Paling Sia-sia, Mending Dihapus Aja Mojok.co

Nganjuk Kota Angin Adalah Julukan Paling Sia-sia, Mending Dihapus Aja (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Prasangka buruk lainnya, mungkin pemerintah setempat bingung bagaimana membuat tugu yang menggambarkan Kota Angin karena seperti yang kita tahu, angin tidak berbentuk, berwarna, maupun berbau. Nah, kalau ini persoalannya, mending mereka pesan ke seniman yang membuat patung biawak di Wonosobo. Saya yakin beliau bisa menanganinya karena punya daya kreativitas yang lebih tinggi. 

Potensi yang terlewat begitu saja

Selain tidak ada simbol yang secara fisik menunjukkan Nganjuk Kota Angin, saya merasa pemerintah setempat tidak memanfaatkan julukan itu dengan baik. Padahal kondisi alam yang berangin itu bisa jadi potensi besar dari sisi energi terbarukan maupun wisata.  

Keresahan saya ini juga pernah diungkapkan oleh komika lokal, Pras Jimbun melalui reels Instagram. Beliau membayangkan kalau Nganjuk punya pembangkit listrik tenaga angin dengan menggunakan kincir angin. Bukan cuma bisa mengurangi beban PLN, tapi juga bisa menghemat pengeluaran rumah tangga.

Saya jadi membayangkan, seandainya kincir angin itu betulan ada dan berdiri megah di pinggiran sawah dengan latar Gunung Wilis yang anggun. Pasti banyak orang tertarik melihatnya atau menjadikannya studi banding. Belum lagi kalau ada festival tahunan terkait angin digelar di sana seperti festival layang-layang atau festival kincir angin. Aduh, pasti wisatawan dari berbagai daerah berjibun datang seperti festival balon udara di Wonosobo itu. Bukan tidak mungkin hal itu mendongkrak ekonomi sehingga warga sekitarnya lebih sejahtera. Bahkan, bisa jadi Nganjuk nantinya punya julukan baru, Nederland Van Java misalnya. Apabila di-branding dengan apik, saya percaya potensi wisatanya akan besar. 

Ada banyak hal bisa dikulik dari julukan Nganjuk Kota Angin. Sayangnya itu semua tidak digarap dengan apik oleh pemerintah maupun warga setempat. Julukan ini sebatas kata-kata yang digaungkan dari generasi ke generasi tanpa ditilik dengan lebih serius potensinya. Daripada cuma jadi kata-kata yang sia-sia dan mubazir, lebih baik julukan ini dihapuskan saja. Toh tugu atau landmark fisik lainnya juga belum dibuat. Kalaupun julukan ini dihapuskan, mungkin tidak ada orang yang bakal menyadarinya juga. 

Penulis: Desy Fitriana
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Sebagai Warga Asli Nganjuk, Saya Iri dengan Tugu Biawak di Wonosobo

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Baca Juga:

Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Nasional

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2025 oleh

Tags: julukan nganjukkota anginnganjuknganjuk kota anginpilihan redaksi
Desy Fitriana

Desy Fitriana

Anak kos Ketintang

ArtikelTerkait

Sisi Gelap Pangalengan Bandung yang Katanya Indah bak Surga Dunia

Sisi Gelap Pangalengan Bandung yang Katanya Indah bak Surga Dunia

2 Juli 2024
4 Alasan Cik Bidadari, Kakak Ehsan “Upin Ipin”, Sosok yang Paling Cocok untuk Abang Iz Mojok.co

4 Alasan Cik Bidadari, Kakak Ehsan “Upin Ipin”, Sosok yang Paling Cocok untuk Abang Iz

6 Januari 2025
Negara Ini Masih Bisa Ditolong, kok, Tenang, Tinggal Belajar sama Prancis

Negara Ini Masih Bisa Selamat, dan Kita Semua Tahu Caranya

22 Agustus 2024
Kalau Saya Jadi Kepala Daerah, Jelas Saya Akan Peduli dengan Klub Bola Lokal terminal mojok.co

Kalau Saya Jadi Kepala Daerah, Jelas Saya Akan Peduli dengan Klub Bola Lokal 

3 Oktober 2021
Muaragembong, Kecamatan di Bekasi yang Lebih Cepat Diakses Naik Kapal daripada Sepeda Motor. Unik sekaligus Miris!

Muaragembong, Kecamatan di Kabupaten Bekasi yang Lebih Cepat Diakses Naik Kapal daripada Sepeda Motor. Unik sekaligus Miris!

21 Oktober 2024
Kuliah di Jurusan Manajemen 8 Semester, Setelah Lulus Baru Sadar kalau Jurusan Ini Nggak Layak Dipilih

Kuliah di Jurusan Manajemen 8 Semester, setelah Lulus Baru Sadar kalau Jurusan Ini Nggak Layak Dipilih

15 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

3 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.