Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Nasi Goreng Parahyangan Legend, Makanan KAI yang Overrated. Nasi Goreng Kaki Lima Jauh Lebih Mending

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
28 Juni 2024
A A
Nasi Goreng Parahyangan Legend Makanan KAI yang Overrated. Nasi Goreng Kaki Lima Jauh Lebih Mending Mojok.co

Nasi Goreng Parahyangan Legend Makanan KAI yang Overrated. Nasi Goreng Kaki Lima Jauh Lebih Mending (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum kecewa, saya ingatkan untuk tidak banyak berekspektasi pada makanan KAI Nasi Goreng Parahyangan Legend.

Melakukan perjalanan darat menggunakan kereta api semakin diminati. Tidak dimungkiri, kualitas layanan moda transportasi kelolaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) itu semakin mumpuni. Tidak sekadar inovasi digitalisasi, KAI juga melakukan pembaharuan terhadap fasilitas penunjang lain. 

Salah satu perbaikan yang menarik perhatian masyarakat adalah soal makanan kereta api. Konon, menu hidangan yang disodorkan sepanjang perjalanan tidak kalah dari buatan restoran. Antusiasme masyarakat itu tercermin dari banyaknya konten kuliner yang mengulas makanan KAI. 

Sayang, ulasan sejumlah food vlogger amatiran tersebut terkesan latah. Mayoritas hanya mendeskripsikan ala kadarnya lalu mencantumkan rating sesuai selera. Padahal, tidak semua sajian yang tertera di menu kereta api layak dicicipi. Bahkan, memesan sebagian di antaranya tak ubahnya buang-buang uang belaka.

Nasi Goreng Parahyangan Legend, menu paling populer yang overrated

Nasi Goreng Parahyangan Legend dibicarakan banyak orang dan dinobatkan sebagai menu best seller. Sedikit gambaran, menu pertama yang lahir sepanjang sejarah PT KAI ini tersedia di seluruh kereta api regular. Tak heran, nasi goreng legendaris ini menjadi masakan yang paling banyak menerima ulasan. Harganya pun bervariasi antara Rp25.0000 sampai Rp35.000 rupiah per porsi, tergantung kelas kereta yang dipilih.

Akan tetapi, kenyataannya, Nasi Goreng Parahyangan Legend nggak sehebat itu. Banyak orang kecewa karena rasa Nasi Goreng Parahyangan Legend nggak sesuai dengan ekspektasi. Padahal, dari sisi harga, makanan KAI ini cukup menguras kantong. 

Tidak ada yang istimewa dari makanan KAI yang satu ini. Bahkan, bisa dibilang, rasanya nggak lebih enak dari nasi goreng kaki lima. Butiran nasinya termasuk keras meskipun mungkin hal ini dimaksudkan demi alasan keawetan. Pun, lauk dan makanan pendamping yang menyertainya juga biasa saja seperti ayam, telur, kerupuk, dan acar.

Ayam goreng dalam nasi goreng yang merepotkan 

Potongan ayamnya diberikan per bagian tubuh. Setali tiga uang dengan menu KAI Nasi Ayam Bulgogi, penyajian semacam ini sungguh membuat sewot. Apalagi, jika memperoleh potongan ayam yang keras atau alot.

Baca Juga:

Kereta Tambahan Gambir-Surabaya: Harga Selangit, Fasilitas (Amat) Sulit!

4 Hal yang Bakal Hilang kalau Kursi Berhadapan Kereta Ekonomi Lenyap

Bagaimanapun, nasi goreng bukanlah tipe hidangan yang lumrah langsung dimakan dengan suapan tangan seperti nasi padang. Alhasil, penumpang kudu bersabar membagi potongan daging ayam itu menjadi ramah dikunyah. Untungnya, masih ada telur mata sapi yang bisa jadi substitusi. Andai saja ada pilihan lauk ayam suwir, tentu opsi ini akan menjadi penyelamat.

Perkara rasa, Nasi Goreng Parahyangan tidak ada yang luar biasa. Racikan bumbu yang dibubuhkan sebatas mendatangkan sensasi asin dengan sedikit sentuhan pedas. Intinya, menu nasi goreng ini benar-benar definisi dari kata aman yang sesungguhnya, hanya sekadar bisa diterima lidah saja. Kalau boleh jujur, menu ini diadakan kemungkinan besar demi memenuhi hasrat nostalgia para penumpang kereta saja. 

Nasi Chicken Bulgogi tidak lebih baik dari nasi goreng KAI

Selain Nasi Goreng Parahyangan Legend, penumpang sebaiknya jangan berekspektasi terlalu tinggi pada Nasi Chicken Bulgogi. Jangan harap makanan ini akan disajikan mirip seperti di negara asalnya, Korea Selatan. Jauh berbeda. 

Seperti Nasi Goreng Parahyangan Legend, potongan daging ayamnya berukuran terlalu besar. Hal ini sangat merepotkan mengingat masakan tersebut dikemas hanya dalam sebuah kotak kertas berukuran kecil. Belum lagi, alat makan sekali pakai yang dibagikan terbuat dari plastik sehingga tak cukup kuat memotong kepalan daging ayam tersebut.

Berikutnya, tekstur daging ayamnya terbilang keras. Hendak diiris susah, langsung kunyah pun payah. Alangkah terpuji jika potongan daging ayam bulgogi tersebut dibuat dalam bentuk size bite. Dengan demikian, penumpang tidak perlu menambah beban hidupnya hanya untuk menghabiskan menu nasi ayam bulgogi ala kereta api.

Kesalahan terakhir, tidak adanya kimchi pada santapan ini. Dalam hidangan Korea Selatan, kimchi adalah harga mati. Alangkah lebih baik kalau makanan ini diganti namanya jadi nasi ayam karamel ketimbang bikin pemesannya merasa tertipu. 

Kembali lagi, soal cita rasa adalah urusan selera. Bagi penumpang tipe selow, menghamburkan beberapa lembar uang demi pengalaman kulineran di atas kereta yang berjalan adalah sepadan. Namun, bagi kaum mendang-mending seperti saya, setiap rupiah yang dirogoh dari kantong wajib memberikan kepuasan.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Alasan Saya Kecewa Naik Kereta Panoramic yang Terkenal Cantik dan Unik

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Juni 2024 oleh

Tags: KAImakanan KAINasi Goreng Parahyangan Legend
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

ArtikelTerkait

4 Hal yang Bakal Hilang kalau Kursi Berhadapan Kereta Ekonomi Lenyap Mojok.co

4 Hal yang Bakal Hilang kalau Kursi Berhadapan Kereta Ekonomi Lenyap

9 Maret 2026
Pengalaman Menggunakan Female Seat Map KAI Sejauh Ini: Hanya Menampilkan Penumpang Saat Berangkat dan Kecolongan Saat Ada yang Tukar Tempat

Pengalaman Menggunakan “Female Seat Map” KAI Sejauh Ini: Hanya Menampilkan Penumpang Saat Berangkat dan Kecolongan Saat Ada yang Tukar Tempat

25 Mei 2025
KA Dhoho-Penataran Surabaya-Malang, Kereta yang Menyiksa Penumpang tapi Tetap Dibutuhkan

KA Dhoho-Penataran Surabaya-Malang, Kereta yang Menyiksa Penumpang tapi Tetap Dibutuhkan

1 Januari 2026
KA Arjonegoro Sidoarjo-Bojonegoro, Kereta yang Menyiksa Penumpang Sepanjang Perjalanan Mojok.co

KA Arjonegoro Sidoarjo-Bojonegoro, Kereta yang Menyiksa Penumpang Sepanjang Perjalanan

12 April 2024
Kereta Api Madiun Jaya, Andalan Baru Saya Perjalanan Madiun-Jakarta Mojok.co

Kereta Api Madiun Jaya, Andalan Baru Saya Perjalanan Madiun-Jakarta

21 Oktober 2025
KA Kahuripan, Kereta Murahan yang Jadi Anak Tiri PT KAI (Unsplash)

KA Kahuripan Adalah Kereta Murahan, yang Sekarang Menjadi Anak Tiri PT KAI: Gerbong Tua, AC Mati, Kursi Menyiksa

21 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang kalah sama Indomaret (Wikimedia Commons)

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang jualan barang entar pasti kalah sama Indomaret

7 Agustus 2026
Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

3 Agustus 2026
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026
Jalan Alternatif Jogjakarta-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

2 Agustus 2026
Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy Mojok.co

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

5 Agustus 2026
4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads Mojok.co

4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads

3 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.