Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Nagekeo, Surabaya Kedua di Pulau Flores

Alexandros Ngala Solo Wea oleh Alexandros Ngala Solo Wea
12 Januari 2024
A A
Nagekeo, Surabaya Kedua di Pulau Flores

Nagekeo, Surabaya Kedua di Pulau Flores (Siti Syahindun Pua Geno via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Surabaya kedua

Kabupaten Nagekeo dengan ibu kota Mbay sering dijuluki Surabaya kedua. Julukan ini muncul bukan tanpa alasan, melainkan dipengaruhi oleh faktor sejarah. Dulu, tentara Jepang pada masa Perang Dunia II pernah mendirikan landasan pacu untuk pesawat terbang saat itu yang bekasnya masih ada hingga kini. Topografi Nagekeo (Mbay) yang datar atau rata kerap disamakan dengan Surabaya.

Saat ini, Nagekeo sedang berusaha untuk me-rebranding kembali julukan Surabaya kedua tersebut dengan memberi nama Surabaya II pada bandara yang akan dibangun di daerah tersebut. Letak kota Mbay yang strategis berada di tengah Pulau Flores juga memungkinkan terbukanya akses yang lebih besar ke kota-kota besar lainnya seperti Surabaya, Denpasar, Makassar, dan kawasan timur Indonesia lainnya. Selain itu, branding Bandara Surabaya II juga menunjukkan kepada orang luar bahwa Nagekeo dan Mbay sebagai ibu kotanya akan menjadi Surabaya kedua di masa mendatang sebagai pintu masuk industri dan perdagangan.

ADVERTISEMENT

Nah, di sinilah peran Kota Mbay sebagai akses masuk Flores. Sama seperti Surabaya yang menjadi pintu masuk di Pulau Jawa. Kalau di Flores sudah ada Surabaya kedua, untuk apa kita cari kota besar lain, kan? Hehehe.

Tingkat kemiskinan rendah

Walaupun tergolong kabupaten baru, Nagekeo mampu menekan angka kemiskinan dibandingkan daerah lain di Flores. Tingkat kemiskinan di Kabupaten Nagekeo adalah yang paling rendah se-daratan Flores.

Data yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur menunjukkan bahwa pada tahun 2023 Indeks Keparahan Kemiskinan Kabupaten Nagekeo sebesar 0,18% atau paling rendah se-daratan Flores. Data lainnya menunjukan bahwa pada tahun 2023, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Nagekeo sebanyak 18.570 jiwa, dari daerah lainnya di pulau ini.

Itulah beberapa hal yang bisa saya tuliskan soal Nagekeo. Saya ingin jamaah mojokiyah tahu bahwa di Flores ada lho daerah yang namanya Nagekeo. Sekarang sudah merasa tertarik untuk berkunjung ek Nagekeo?

Penulis: Alexandros Ngala Solo Wea
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Hal yang Harus Dihindari Saat Berkunjung ke Flores.

Baca Juga:

Jangan ke Surabaya Utara saat siang hari, jalannya bikin emosi, panasnya nggak masuk akal!

Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2024 oleh

Tags: FloresKabupatan Nagekeolabuan bajonusa tenggara timurpulau floresSurabaya
Alexandros Ngala Solo Wea

Alexandros Ngala Solo Wea

Laki-Laki asal Indonesia Timur (Flores). Menaruh perhatian pada isu-isu di Indonesia Bagian Tumur.

ArtikelTerkait

Karen Chicken by Olive Chicken Dari Jogja untuk Surabaya (Mojok.co:Agung Purwandono)

Karen Chicken by Olive Chicken Disambut Hangat Warga Surabaya, Masterpiece Ayam Goreng Asal Jogja yang Jadi Primadona

29 Mei 2024
Nasi Minyak, Makanan Enak tapi Jahat Terminal Mojok

Nasi Minyak, Makanan Enak tapi Jahat

20 Januari 2023
3 Pengalaman yang Bikin Saya Kapok Mengunjungi Taman Harmoni Surabaya Mojok.co

3 Pengalaman yang Bikin Saya Kapok Mengunjungi Taman Harmoni Surabaya

3 Oktober 2025
Kecamatan Jambangan, Kecamatan Paling Sukses di Surabaya (Unsplash)

Enaknya Tinggal di Jambangan, Kecamatan Paling Sukses di Surabaya

26 Desember 2023
culture shock si inyong arek kota surabaya terminal mojok

Ekspektasi Tak Sesuai Kenyataan, Tetap Bangga Bilang Inyong Arek Suroboyo

17 April 2021
Pengalaman Naik Bus Eka dari Banjarnegara ke Surabaya: Melihat Langsung Orang Berzikir Saat Pedal Gas Diinjak Lebih Dalam

Pengalaman Naik Bus Eka dari Banjarnegara ke Surabaya: Melihat Langsung Orang Berzikir Saat Pedal Gas Diinjak Lebih Dalam

15 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua Mojok.co

GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua

9 Agustus 2026
Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

9 Agustus 2026
Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

5 Agustus 2026
Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.