Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Motor Kapcai Tok Dalang, Motor Bebek yang Berperan Penting dalam Serial Kartun Upin dan Ipin

Ahmad Nadlif oleh Ahmad Nadlif
18 Agustus 2023
A A
Motor Kapcai Tok Dalang, Motor Bebek yang Berperan Penting dalam Serial Kartun Upin dan Ipin

Motor Kapcai Tok Dalang, Motor Bebek yang Berperan Penting dalam Serial Kartun Upin dan Ipin (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Penonton setia Upin dan Ipin pasti sudah hafal dengan adegan Tok Dalang yang mengendarai motor kapcai berkeliling kampung. Tau nggak sih kalau ternyata diam-diam motor tersebut punya peranan penting dalam serial kartun satu asal Negeri Jiran ini?

Bagi yang belum tahu, motor kapcai merupakan sebutan yang digunakan orang Melayu (Malaysia) dan beberapa daerah di negara Asia Tenggara lainnya untuk menyebut motor cub atau motor bebek dengan kapasitas CC yang rendah di bawah 150 CC.

ADVERTISEMENT

Pada umumnya, motor ini dikenal sebatas motor praktis untuk commuting dari tempat satu ke tempat lainnya. Di Indonesia sendiri, motor kapcai yang paling tenar dan eksis sampai saat ini berasal dari pabrikan Yamaha, Honda, dan Suzuki.

Kalau kalian sering menonton serial kartun Upin dan Ipin, kalian tentu sudah nggak asing lagi dengan motor kapcai. Sebab, warga Kampung Durian Runtuh memang banyak yang menggunakannya. Beberapa orang yang sering menggunakan motor ini adalah ketua kampung Isnain bin Khamis atau yang masyhur dikenal dengan nama Tok Dalang, Abang Roy, Cikgu Melati, bahkan Abang Iz.

Jika dipikir-pikir, dari sekian banyak motor kapcai di Kampung Durian Runtuh, tokoh utamanya adalah motor kapcai milik Tok Dalang. Motor lainnya tampak sebagai figuran semata. Maka rasanya nggak berlebihan kalau kita mengatakan bahwa motor kapcai milik Tok Dalang berperan penting dalam serial kartun Upin dan Ipin.

Kendaraan utama Tok Dalang dan Upin Ipin pergi ke kebun

Tok Dalang memang terkenal memiliki banyak kebun mulai dari kebun rambutan, durian, hingga pisang. Maka nggak usah heran kalau kakek dari Badrol itu memang sering bolak-balik dari kebun dan rumah untuk sekadar mengecek atau memanen buah-buahan yang ditanamnya.

Nah, motor kapcai memiliki peran sangat vital di sini. Motor dengan warna dominan putih biru itu merupakan kendaraan satu-satunya yang dipakai Tok Dalang untuk berkebun.

Selain itu, jika Upin dan Ipin pengin ikut, biasanya Tok Dalang memasang becak pada bagian samping kiri motor atau memasang keranjang di belakang motor yang difungsikan sebagai tempat Upin dan Ipin membonceng. Sesimpel itu cara Atok untuk membahagiakan cucu-cucunya tersebut.

Baca Juga:

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah

Motor kapcai Tok Dalang pernah menyelamatkan nyawa Upin dan Ipin

Dalam episode yang berjudul Angin, saat itu puting beliung sedang melanda Kampung Durian Runtuh. Sialnya, Upin dan Ipin terjebak dalam badai dan angin yang senantiasa berputar terus-menerus itu. Keduanya nggak bisa pulang ke rumah. Opah dan Kak Ros tentu sangat mengkhawatirkan si kembar hingga akhirnya Kak Ros meminta bantuan Tok Dalang.

Di saat yang sama, rumah Opah ternyata juga terkena dampak karena pusaran puting beliung yang menghancurkan atap rumahnya. Tak lama kemudian, melihat Upin Ipin yang hampir terkena terjangan puting beliung, Atok tampil sangat heroik. Dengan menggunakan motor kapcainya, ia berhasil menarik Upin dan Ipin dan membawanya menjauhi terjangan angin tersebut.

ADVERTISEMENT

Tentu nggak kebayang jika momennya nggak setepat itu, bisa-bisa hal yang nggak diinginkan dapat terjadi. Dalam hal ini, Atok dan motor kapcai kesayangannya, tampil sebagai pahlawan.

Berjasa menyelamatkan Rembo saat kritis

Dalam episode Motor Kapcai, setelah mengelilingi desa bersama Upin dan Ipin, Tok Dalang beristirahat di dalam rumah dan memarkir motornya di depan rumah. Tiba-tiba hal mengejutkan terjadi. Motor milik ketua Kampung Durian Runtuh tersebut hilang. Sontak hal ini membuat Atok serta Upin dan Ipin kaget.

Beberapa saat kemudian, Badrol datang membawa motor kapcai tersebut. Atok sempat marah karena Badrol mengendarai motor kesayangannya tanpa izin. Namun setelah mengerti bahwa Badrol membawanya karena buru-buru untuk menolong Rembo, Atok kemudian nggak jadi marah. Mengingat kalau Rembo nggak segara dibawa ke rumah sakit, hal buruk bakalan terjadi, sebab posisinya sudah kritis habis ditabrak mobil.

Lagi dan lagi, motor kapcai Tok Dalang memiliki peran penting dalam hal ini.

Sinergi Tok Dalang dan motor kapcai sangat kuat

Jika dibayangkan, Tok Dalang dan motor kapcainya itu sama kayak Batman dengan Batmobile-nya. Jadi, selain merupakan kendaraan satu-satunya, Tok Dalang tanpa motor kapcainya itu bakalan menjadi sebuah tokoh yang hambar. Unsur natural dan klasiknya menjadi kurang.

Tentu terasa kurang cocok kalau tiba-tiba Tok Dalang menggunakan motor NMAX atau Aerox. Karakter Atok dengan segala kesederhanaannya sebagai warga kampung menjadi kurang kental.

Di beberapa kesempatan, bahkan Tok Dalang pernah mengatakan bahwa ia nggak akan menjual jika ada yang menawar motor kesayangannya berapa pun harganya. Selain menjadi kesayangan karena sudah menemani Atok dari masih muda hingga punya cucu, motor tersebut merupakan barang antik yang nggak ternilai harganya.

Penulis: Ahmad Nadlif
Editor: Intan Ekapratiwi

ADVERTISEMENT

BACA JUGA Andai Tok Dalang “Upin dan Ipin” Tinggal di Kampung Saya: Bakal Menjabat Ketua RT Seumur Hidup.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2023 oleh

Tags: motor kapcaisepeda motorTok DalangUpin dan Ipin
Ahmad Nadlif

Ahmad Nadlif

Mas-mas jawa biasa.

ArtikelTerkait

Ah Tong Upin Ipin, Tokoh Paling Berpengaruh di Durian Runtuh (Upin Ipin Fandom)

Ah Tong, Karakter Figuran dalam Animasi Upin Ipin yang Paling Berpengaruh di Kampung Durian Runtuh

25 Maret 2024
7 Kasta Motor Jadul yang Masih Digemari dan Diburu Kolektor Motor Mojok.co

7 Kasta Motor Jadul yang Masih Digemari dan Diburu Kolektor Motor

30 Januari 2025
Upin Ipin dan Sifatnya yang Saya Benci

Upin Ipin dan Sifatnya yang Saya Benci

13 Juni 2023
5 Rekomendasi Motor yang Bikin Tukang Parkir Segan kepadamu

5 Rekomendasi Motor yang Bikin Tukang Parkir Segan kepadamu

12 Agustus 2025
5 Episode Terburuk Upin dan Ipin, Ceritanya Kurang Riset hingga Eksekusi yang Nggak Maksimal Mojok.co

5 Episode Terburuk Upin dan Ipin, Ceritanya Kurang Riset hingga Eksekusi yang Nggak Maksimal

22 April 2024
Susanti Upin Ipin Menangis, Solidaritas untuk Indonesia

Susanti Upin Ipin Menangis, Solidaritas untuk Indonesia

4 September 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Tradisi lek-lekan di hajatan perkawinan diam-diam bikin biaya bengkak  Mojok.co

Tradisi lek-lekan di hajatan pernikahan diam-diam bikin biaya bengkak 

18 Agustus 2026
Kaza Mal Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi Mojok.co

Kaza Mall Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi

19 Agustus 2026
Gara-gara industri, matcha kini jadi overrated (Unsplash)

Matcha layak dicintai, hanya saja industri membuatnya jadi overrated

23 Agustus 2026
Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga Mojok.co

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga

20 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.