Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

Imanuel Joseph Phanata oleh Imanuel Joseph Phanata
22 Februari 2026
A A
Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah! (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

 Banyak orang yang bilang kalau mobil matic CVT itu ringkih dan sering muncul masalah setelah 4-5 tahun pemakaian. Keluhannya bermacam-macam, seperti suara “jedug” saat perpindahan gigi, belt yang rontok, selip dan sebagainya.

Jujur saja saya kurang setuju dengan itu, karena saya mempunyai dan menggunakan mobil matic CVT dan sampai sekarang CVT-nya tidak bermasalah, padahal sudah 7 tahun pemakaian dan sering digunakan ke luar kota. Saya malah beranggapan kalau sebenarnya orang yang mobil matic CVT-nya rusak setelah 4-5 tahun pemakaian itu karena tidak tau cara mengoperasikannya dengan baik.

Maka dari itu dalam artikel ini, saya akan membagikan pengalaman saya merawat mobil matic CVT yang tentunya dilakukan hingga sampai sekarang transmisi itu tidak pernah bermasalah.

Jangan anggap CVT mobil matic itu transmisi balap

Jangan pernah menganggap transmisi CVT itu untuk balap, yang bebas untuk dibejek pedal gasnya sedalam dan sesering mungkin. Oleh karena transmisi CVT didesain untuk kenyamanan dan keiritan, pengguna diharuskan untuk menginjak pedal gas dengan santai.

Selama saya memakai mobil transmisi CVT, tidak pernah saya bejek pedal gas dengan spontan. Saya tau dalam transmisi CVT itu ada sabuk baja yang kalau gas sering dibejek spontan, bisa bikin sabuknya nggak awet dan rontok.

BACA JUGA: Kursus Mengemudi Mobil Matic Itu Aneh

Berhenti berasumsi oli itu abadi

Ini penyakit akut pemilik mobil di Indonesia, patokannya cuma buku servis yang bilang ganti oli transmisi tiap 40.000 km atau malah nunggu 80.000 km. Kalau tinggal di negara bebas macet tidak apa apa. Tetapi ingat, kita hidup di negara yang macetnya nggak masuk akal dan cuacanya hanya ada musim panas dan hujan.

Di kemacetan, mesin nyala, transmisi kerja, tapi kilometer nggak jalan. Oli CVT itu sangat sensitif sama panas, akhirnya ya, kualitas olinya menurun lebih cepat.

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Saran saya, tiap 20.000 km mending ganti oli, karena semakin lama oli dipakai kualitasnya akan menurun. Ditambah pengaruh cuaca dan kemacetan pasti akan cepat kualitasnya menurun.

Sabar adalah kunci keawetan mobil matic

Saat kita parkir di mall atau lagi paralel di pinggir jalan yang mengharuskan kita untuk maju, mundur, belok kanan, kiri, jangan memindah transmisi dari D ke R saat mobil masih merayap atau jalan. Tunggu benar-benar berhenti.

Sebab, meskipun ini transmisi CVT, di dalamnya tetap ada gear dan clutch. Kalau dipindah dari D ke R secara cepat, padahal mobil masih merayap, otomatis transmisinya menghentak. Hentakan itu lama-lama bikin suara jedug muncul, atau kalau udah paling parah adalah, delay transmission. Dah, kacau tuh.

BACA JUGA: 7 Dosa yang Sering Dilakukan Pengendara Mobil Matic

Pindahkan ke N di lampu merah

Ini nih penyakit pemilik mobil matic CVT, kalau di lampu merah, transmisinya di D. padahal itu jelas-jelas bikin transmisi jadi panas, kan masih menyalurkan tenaga. Udah, kalau di lampu merah itu pindahin ke N aja, terus pakai rem tangan.

Gini doang lho.

Gunakan gigi rendah saat tanjakan

Ini hal yang pengguna mobil matic CVT harusnya tahu, tapi ya saya bilang di sini aja lagi. Kalau di tanjakan, pakailah gigi rendah. Semisal ada L ya pakai L, kalau S ya pakai S. Kalau ada mode triptonik atau paddle shift gunakan itu saat berada di tanjakan yang sekiranya cukup curam.

Kenapa? Karena kalau masih di D membuat sabuk baja yang di dalamnya selip. Begitu selip, umur CVT  dan tenaga langsung berkurang drastis di tempat itu juga.

Itulah tips dari saya yang 7 tahun menggunakan mobil matic CVT, dan nggak pernah bermasalah sama sekali. Mobil matic itu bisa awet kok, semua tergantung bagaimana caramu berkendara dan merawat aja. Mau mobil sebadak kek mana, kalau skillmu ampas ya percuma juga kan?

Penulis: Imanuel Joseph Phanata
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Perempuan Pakai Mobil Matic, Lelaki Harus Pakai Manual, Teori dari Mana Ini?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Februari 2026 oleh

Tags: kekurangan mobil maticmobil maatcmobil matic awet atau tidaktransmisi cvt mobil
Imanuel Joseph Phanata

Imanuel Joseph Phanata

Mahasiswa semester 5 jurusan Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok yang hobi menulis di Mojok

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

19 Februari 2026
QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Ribet dan Cepat Miskin (Unsplash)

QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Keribetan dan Bikin Cepat Miskin

19 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat!

Orang Indonesia Suka Banget Rapat, tapi Nggak Suka Ambil Keputusan, Akhirnya ya, Rapat Lagi!

22 Februari 2026
Bayar STNK Sudah Bikin Pusing, Sekarang Mau Ditambah Parkir Setahun, Selalu Ada Cara Baru Nambah Beban Rakyat

Bayar STNK Sudah Bikin Pusing, Sekarang Mau Ditambah Parkir Setahun, Selalu Ada Cara Baru Nambah Beban Rakyat

22 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Bagi Gen Z, Menikah di Gedung Lebih Praktis dan Murah daripada di Rumah Sendiri, Tapi Harus Siap Jadi Bahan Omongan Tetangga di Desa
  • Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia
  • Gagal LPDP dan Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Nemu Rasa Tenang meski Dicap Tak Punya Masa Depan
  • Siksaan di Bus Ekonomi Rute Surabaya Semarang bikin Frustrasi dan Kapok Naik Lagi: Murah tapi Harus Pasrah Jadi “Ikan Pindang” Sepanjang Jalan
  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.