Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Alasan Licin Banyuwangi Jadi Tempat yang Tepat untuk Menghabiskan Hari Tua

Elisa Erni oleh Elisa Erni
26 Oktober 2023
A A
3 Alasan Licin Banyuwangi Jadi Tempat yang Tepat untuk Menghabiskan Hari Tua

3 Alasan Licin Banyuwangi Jadi Tempat yang Tepat untuk Menghabiskan Hari Tua (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Licin merupakan nama salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Letaknya yang dekat dengan Gunung Ijen membuat tempat ini sering dijadikan tempat singgah para wisatawan yang akan mendaki gunung. Daerah ini juga memiliki karakteristik yang tak bisa kita jumpai di daerah sekitarnya, seperti suhu udara yang dingin, letak daerahnya yang lebih tinggi, kawasan yang selalu hijau, hingga sumber air gunung yang melimpah.

Beberapa kali pergi ke daerah Licin Banyuwangi dan menghabiskan waktu di sana membuat saya kagum sekaligus bersyukur karena bisa mengenal daerah ini. Saya pikir Licin Banyuwangi adalah tempat yang pas untuk menghabiskan hari tua. Berikut alasannya.

ADVERTISEMENT

Kondisi lingkungan di Licin Banyuwangi kondusif dan udaranya bersih

Lantaran terletak di daerah tinggi, kepadatan penduduk di sini cukup rendah. Banyak yang membangun rumah hanya di kiri kanan jalan atau mengikuti area jalan. Makanya nggak banyak orang yang tinggal di sini sehingga jarak antara satu rumah dengan rumah lainnya nggak berdempet-dempetan seperti di perkotaan. Kondisi ini membuat Licin memiliki lingkungan yang kondusif dan nggak berisik, cocok ditinggali orang-orang yang menyukai ketenangan.

Selain lingkungan yang nggak berisik, udara di sini juga masih bersih. Tak ada kawasan industri, penduduk yang terlampau padat, serta lingkungan yang didominasi persawahan dan perkebunan membuat Licin Banyuwangi memiliki udara yang bersih dan baik bagi kesehatan.

Kondisi lingkungan yang seperti ini tentu sangat baik bagi orang-orang yang sudah tua yang mana daya tahan tubuh mereka semakin melemah. Lingkungan yang nyaman dan udara bersih cocok buat kesehatan mereka.

Tanahnya masih subur

Sudah nggak dimungkiri bahwa kondisi tanah di daerah pegunungan memiliki tingkat kesuburan yang lebih tinggi ketimbang tanah yang ada di dataran rendah. Hasil letusan gunung berapi menyumbangkan mineral serta unsur hara yang sangat baik bagi pertumbuhan tanaman. Jadi, nggak usah heran kalau di daerah dataran tinggi didominasi oleh sektor pertanian dan perkebunan.

Salah satu aktivitas yang disukai para orang tua yang sudah nggak bekerja atau sudah pensiun adalah berkebun. Mulai dari berkebun di sekitaran rumah atau berkebun di lahan sendiri. Nah, dengan tingkat kesuburan tanah yang tinggi, Licin Banyuwangi menjadi salah satu tempat yang bisa dijadikan opsi ketika ingin memutuskan mencari tempat tinggal di masa tua dan mengisi waktu untuk berkebun.

Fyi, kegiatan berkebun nyatanya sangat bermanfaat bagi orang-orang yang sudah lanjut usia, lho. Dengan berkebun, mereka tetap aktif bergerak, nggak jenuh (stres), dan terbiasa makan makanan sehat hasil kebun sendiri.

Baca Juga:

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

Penduduk super ramah

Sejauh yang saya ingat, saya belum pernah menemui orang-orang seramah penduduk di Licin Banyuwangi. Meskipun saya tinggal di desa yang budaya gotong royongnya masih kuat, Licin lebih dari itu. Saya ingat sekali waktu pertama kali ke sana dengan keluarga saya, ketika kami berjalan kaki, semua penduduk pasti menyapa dan mempersilakan kami mampir ke rumahnya. Padahal kalau dipikir-pikir, mereka kan baru bertemu dengan kami hari itu.

Menurut cerita adik saya yang sekarang tinggal di sana dan mengabdi sebagai guru, tak jarang para wali murid yang dia temui di jalan mempersilakannya mampir ke rumah. Tanpa babibu, para wali murid itu langsung membuatkan masakan untuk adik saya dan menghidangkannya. Selain itu, katanya mereka memiliki jiwa balas budi yang tinggi. Ketika mereka menerima sesuatu dari kita, mereka akan membalasnya. Padahal yang kita berikan hanya bertujuan sebagai buah tangan. Masih banyak lagi kebaikan dan keramahan penduduk di Licin Banyuwangi menurut cerita adik saya.

Dengan penduduk yang super ramah seperti ini, Licin cocok ditinggali para orang tua. Saya yakin, para orang tua yang tinggal di sini nggak bakal merasa kesepian seandainya mereka ditinggal merantau atau jauh dari anak-anaknya.

Itulah beberapa alasan yang membuat Licin Banyuwangi adalah tempat yang cocok untuk menghabiskan hari tua. Tertarik untuk pensiun dan pindah ke sini?

Penulis: Elisa Erni
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Tempat di Banyuwangi yang Baiknya Nggak Dikunjungi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: Banyuwangijawa timurKecamatan Licinpensiun
Elisa Erni

Elisa Erni

Seorang English tutor yang suka membaca dan memiliki minat pada dunia kepenulisan dari menulis puisi, esai, dan apapun.

ArtikelTerkait

Pantai Gondo Mayit Blitar Jawa Timur Diselimuti Mistis Nyi Roro Kidul (Unsplash)

Pantai Gondo Mayit Blitar, Hidden Gem Memukau di Jawa Timur yang Tertutup Mistisnya Nama Nyi Roro Kidul

9 Januari 2024
Sebagai Orang Banyuwangi, Saya Merasa Sudah Saatnya Julukan Banyuwangi Kota Santet Dihilangkan

Sebagai Orang Banyuwangi, Saya Merasa Sudah Saatnya Julukan “Banyuwangi Kota Santet” Dihilangkan

15 Oktober 2023
Polresta Banyuwangi Launching Hotline Wadul, Bagaimana Nasib para Pelapor? Bisa Dijamin Aman?

Polresta Banyuwangi Launching Hotline Wadul, Bagaimana Nasib para Pelapor? Bisa Dijamin Aman?

29 September 2023
3 Hal yang Patut Diwaspadai sebelum Mengunjungi Kota Gresik Mojok..co

3 Hal yang Patut Diwaspadai sebelum Mengunjungi Kota Gresik

9 Desember 2024
3 Tempat di Kediri yang Menyimpan Cerita Mistis Terminal Mojok

3 Tempat di Kediri yang Menyimpan Cerita Mistis

1 Agustus 2022
6 Tempat Wisata Alam di Jember yang Nggak Cocok buat Family Time terminal mojok

6 Tempat Wisata Alam di Jember yang Nggak Cocok buat Family Time

12 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Iuran wajib Hari Kemerdekaan Indonesia itu penjajahan gaya baru (Unsplash)

Tradisi iuran wajib untuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampung itu nggak masuk akal karena nggak semua warga punya uang sisa cuma buat panggung hiburan yang bikin berisik

9 Agustus 2026
Nakes vs pasien BPJS sama-sama korban sistem kesehatan (Unsplash)

Nakes vs pasien BPJS terjadi karena sistem kesehatan yang busuk

9 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama Mojok.co

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

6 Agustus 2026
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026
Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian Mojok.co

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian

8 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.