Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

“Kuliah Nggak Perlu Pintar, Cukup Lulus Saja” Adalah Kata-kata Orang yang Kuliahnya Remuk

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
17 Juni 2023
A A
Kampus Merdeka Sesungguhnya Adalah Ketika Negara Bisa Memastikan Akses Kuliah yang Sama

Kampus Merdeka Sesungguhnya Adalah Ketika Negara Bisa Memastikan Akses Kuliah yang Sama (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa pintar nggak selalu jadi dosen

Jangan terlalu pinter pas kuliah, lulus paling cuma jadi dosen. Begitu kata ngabers senior kampus. Dan kalian wajib untuk tidak percaya omongan kaya begitu. Mereka yang ngomong begitu biasanya kuliahnya sudah telanjur berantakan dan nggak tertolong. Sehingga ia pengin orang lain masuk ke lubang yang sama.

Percayalah, nggak selamanya mahasiswa yang pintar kemudian lulus, cuma jadi dosen. Salah satu orang yang punya IPK bagus bahkan tertinggi saat lulus adalah Ibu Sri Mulyani. Nggak usah jauh-jauh deh, kawan kalian yang IPK-nya bagus pasti banyak banget yang mapan hidupnya. Itu nggak bisa jadi contoh apa?

ADVERTISEMENT

Gimana? masih mau bilang mahasiswa pintar cuma bisa jadi dosen? atau sekarang udah nggak pede dengan kepercayaan Anda itu? Nggak usah merengut gitu, saya cuma tanya kok.

Banyak pengusaha besar memilik pendidikan yang bagus

Kata siapa pengusaha besar nggak mementingkan pendidikan? Banyak kok yang lulusan kampus ternama. Bos Djarum Group Budi Hartono adalah alumni dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (UNDIP). Kampus yang nggak bisa dianggap sepele. Salah satu kampus favorit di Indonesia.

Masih belum percaya kalau pengusaha besar mementingkan pendidikan juga? Baik, saya sebutkan yang lain. Ada Ibu Nurhayati Subakat, CEO PT Paragon Technology and Innovation. Perusahaan tersebut yang mengelola merek produk kecantikan, yaitu Wardah. Ibu Nurhayati Subakat merupakan lulusan farmasi ITB.

Ini saya belum menyebutkan pengusaha sukses Indonesia yang kuliah di luar negeri. Macam Sandiaga Uno, Erick Thohir, dan Nadiem Makarim. Walaupun citra mereka saat ini lebih kental ke menteri daripada pengusaha. Tetap saja mereka adalah pengusaha kelas atas Indonesia.

Kuliah sampai pintar untuk memperbesar peluang sukses

Gambaran umum seseorang tentang kesuksesan adalah punya uang banyak, keluarga harmonis dan memiliki kesehatan mental serta psikologi. Nggak mudah memang meraih itu semua. Yang jelas butuh waktu untuk mendapatkannya. Dan, itu tentu saja tidak sebentar.

Memang berkuliah sampai pintar belum tentu bisa meraih sukses yang saya sebutkan tadi. Tapi, setidaknya, memperbesar peluang menggapai kesuksesan dengan modal otak yang encer. Yang kuliahnya pintar dan benar saja belum tentu sukses. Apalagi yang kuliahnya males-malesan. Peluang suksesnya bisa jadi semakin tipis.

Baca Juga:

Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

Bagi kalian yang memang kuliah hanya mengincar lulus saja, beneran, nggak apa-apa. Lulus sendiri butuh effort, yang artinya, tetap saja kalian itu pintar, kuliah ada hasilnya. Tapi, kalau bilang nggak usah pintar, waduh, ini keliru. Kalau memang niatnya nggak pinter, harusnya sih nggak kuliah, tapi main slot aja. Cocok?

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pemira Online: Kontestasi Politik Mahasiswa yang Ngauzubillah Ribet

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 18 Juni 2023 oleh

Tags: kepintarankesuksesanKuliahlulus
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Alasan Saya Lebih Nyaman Diajar Dosen Muda daripada Dosen Tua Mojok.co

Alasan Saya Lebih Nyaman Diajar Dosen Muda daripada Dosen Tua

9 Januari 2026
Mahasiswa Pascasarjana: Kuliah Santai, tapi Otak Serasa Dibantai

Mahasiswa Pascasarjana: Kuliah Santai, tapi Otak Serasa Dibantai

29 September 2023
Gagal Masuk Unair dan Berujung Kuliah di UINSA: Tidak Menyesal, toh Hidup Masih Baik-baik Aja Mojok.co

Gagal Masuk Unair dan Berujung Kuliah di UINSA: Tidak Menyesal, toh Hidup Masih Baik-baik Aja

11 Mei 2024
jurusan madesu, lulus kuliah

Sudah Lulus Kuliah, Kok Masih Harus Ikut Wisuda?

7 Agustus 2019
6 Kebohongan Dunia Perkuliahan, Sebaiknya Jangan Dipercaya Mojok.co

6 Kebohongan Dunia Perkuliahan, Sebaiknya Jangan Dipercaya

7 Januari 2024
Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah: Ekonomi Sulit, Gaya Selangit Mojok.co

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah: Ekonomi Sulit, Gaya Selangit

9 April 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026
Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

26 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.