Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kradenan Blora, Kecamatan yang Tak Tersentuh Kasih Sayang Pemerintah. Datang ke Sini seperti Berada di Dimensi Lain

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
4 September 2024
A A
Kradenan Blora, Kecamatan yang Tak Tersentuh Kasih Sayang Pemerintah. Datang ke Sini seperti Berada di Dimensi Lain

Kradenan Blora, Kecamatan yang Tak Tersentuh Kasih Sayang Pemerintah. Datang ke Sini seperti Berada di Dimensi Lain (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kradenan Blora bak daerah yang terlupakan…

Sebagai kabupaten underrated, nggak banyak orang yang tahu tentang Blora. Mungkin pernah dengar, tapi saya sangsi kalau ada orang yang paham betul soal Blora selain warga Blora itu sendiri. Bahkan bukan cuma masyarakat, Blora saja agaknya luput dari perhatian pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

Entah karena kabupaten yang ada di paling timur Jawa Tengah ini berlokasi jauh dari jarak pandang pemerintah, atau memang karena Blora mau dibiarkan begitu saja agar pohon jati dan kilang minyaknya bikin kantong penguasa makin tebal. Sebab sampai saat ini hanya sebagian kecil daerah di Blora yang dibangun, diperbaiki, dan disayangi oleh pemerintah.

Salah satu daerah yang tampaknya terlupakan dari kasih sayang pemerintah adalah Kecamatan Kradenan. Kecamatan yang berada di paling selatan dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ini kondisinya mengenaskan. Berkunjung ke sana akan membuatmu merasa masuk ke dimensi lain. Bukan hanya karena lokasi Kradenan Blora yang cukup terpencil, tapi juga daerah ini memiliki empat karakteristik berikut.

#1 Kradenan Blora masuk top 5 kecamatan dengan penduduk paling sedikit

Saat memasuki Kradenan Blora, nggak akan ada lagi keramaian atau kepadatan seperti yang kamu temui di Semarang atau Solo. Bahkan bisa jadi kamu bakal agak-agak jarang bertemu manusia di Kradenan.

Ini karena Kradenan termasuk kecamatan dengan jumlah penduduk paling sedikit di Blora. Pada 2022, total penduduk Kradenan hanya 42.471 jiwa. Jumlah ini cuma 4,81 persen dari total penduduk di Kabupaten Blora. Bahkan ada dua desa di Kradenan yang penduduknya benar-benar jarang.

Pertama, Nginggil dengan jumlah penduduk 422 orang. Rumah-rumah penduduk berkelompok di beberapa titik di pinggiran Sungai Bengawan Solo. Selain di situ, lahan Nginggil full sawah dan hutan.

Kedua, ada Ngrawoh dengan total penduduk 536 jiwa. Saking terpencilnya Ngrawoh, jalan depan kantor desa sana hanya berupa pasir dan kerikil.

Baca Juga:

Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa hanya demi memuaskan ego merusak milik segelintir orang

Pantai Semilir Tuban, Tetap Menawan di Tengah Kepungan Industri

#2 Di sana ladang, di sini hutan

Bersyukurlah kalian yang masih bisa mengakses Google Street View sebelum menuju ke suatu tempat. Warga Kradenan Blora mana bisa begini. Sangat sedikit tempat di Kradenan yang pernah terekam mobil Google Street View. Faktornya karena sebagian besar daerah Kradenan berupa ladang, sawah, dan hutan serta jalanannya yang sangat rusak.

Tempat tinggal warga Kradenan dikelilingi oleh ladang jagung dan sayuran, sawah yang ditanami padi, serta hutan jati. Dan jangan dibayangkan ada penerangan di sekitar ladang, sawah, dan hutan, ya. Kalau siang mereka memang dapat cahaya matahari, tapi begitu malam, ya gelap.

ADVERTISEMENT

Sudah penduduk sedikit, full hutan lagi. Nggak bisa ngebayangin deh kalau kesasar di Kradenan Blora malam-malam dalam kondisi ban bocor atau kehabisan bensin. Mau minta tolong ke siapa coba?

#3 Kondisi jalanan memacu adrenalin

Warga Kradenan Blora sudah terbiasa tiap hari melintasi jalur offroad untuk sekedar berangkat sekolah atau ke ladang. Kondisi jalan di Kradenan sudah di luar bayangan kita sebagai anak kota yang jalan jelek sedikit langsung sambat.

Sebagian jalan di Kradenan sudah dikonblok. Tapi konbloknya sudah pecah atau terlepas yang kalau terlihat seperti habis kena sesar gempa. Sebagian lainnya masih tanah atau pasir. Kalau hujan turun, jalan menjadi licin atau bahkan tergenang air.

Jangan tanya deh gimana akses menuju ke Kradenan kalau kondisi jalannya seperti itu. Kalau mau agak landai sedikit, kita bisa lewat Ngawi via tol dan Kecamatan Pitu. Tapi begitu masuk Kradenan ya tetap saja, mau tak mau, kita harus menaklukkan medan yang berat.

#4 Banyak mitos dan cerita menyeramkan di Kradenan Blora

Seakan belum cukup dengan jumlah penduduk yang sedikit, lokasi yang terpencil, dikelilingi hutan, dan kondisi jalan yang buruk, Kradenan juga kaya akan mitos dan cerita horor. Pemandu yang mendampingi saya dan teman-teman saat melakukan riset di Kradenan sempat bercerita tentang mitos di setiap desa.

Saya nggak akan bercerita satu per satu. Tapi pada saat itu ada kejadian paling heboh yang menimpa rombongan riset kami. Salah satu rekan saya sempat ketindihan saat bermalam di Kampus Lapangan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada di Getas. Peristiwa itu sempat membuatnya sakit beberapa waktu.

Di samping kondisinya yang terpencil dan seperti berada di dimensi lain, berada di Kradenan Blora tetap menyenangkan. Banyaknya pohon membuat udara sejuk dan segar. Ditambah lagi dengan masyarakatnya yang sangat ramah. Tapi ini hanya berlaku saat pagi dan siang. Begitu malam, langsung mencekam.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

ADVERTISEMENT

BACA JUGA Kabupaten Blora Bukan Sebatas Horor Hutan Jati, Ini 3 Sisi Positif Blora, Kabupaten Indah yang Pesonanya Begitu Indah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 September 2024 oleh

Tags: blorakabupaten bloraKradenan Blora
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Kopi Santan, Kopi Indie Khas Blora yang Nggak Kalah dari Kopi Susu Kekinian terminal mojok

Kopi Santan, Kopi Indie Khas Blora yang Nggak Kalah dari Kopi Susu Kekinian

30 Juni 2021
7 Dosa Bupati Blora yang Sulit Dimaafkan Warga

7 Dosa Bupati Blora yang Sulit Dimaafkan Warga

9 September 2024
Ironi Blora: Bukan Lumbung Pangan, tapi Jadi Lumbung Utang   cepu

Blora Bukan Cuma Cepu, Sudah Sewajarnya Kecamatan Lain Diperhatikan agar Tak Merasa Jadi Anak Tiri!

14 Mei 2025
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani

6 November 2025
Blora, Kabupaten Kecil yang Dirusak oleh Kelakuan Bodoh Ormas (Wikimedia)

Privilege Jadi Warga Blora yang Susah Ditandingi Daerah Lain: Daerah Tersepi, tapi Justru Punya Kualitas Tiada Banding

21 September 2025
Stasiun Cepu Blora, Stasiun Kecil di Jalur Pantura Timur yang Nggak Bisa Disepelekan

Cepu Blora Adalah Daerah Serba Tanggung: Masuk Jawa Tengah, tapi Lebih Dekat dengan Jawa Timur

13 Juni 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja Mojok.co

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja

23 Agustus 2026
KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar Mojok.co

KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar

20 Agustus 2026
5 kesalahan penjual es dawet yang sulit dimaafkan, bikin rasanya kurang enak Mojok.co

5 kesalahan penjual es dawet yang sulit dimaafkan, bikin rasanya kurang enak

27 Agustus 2026
Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya Mojok.co

Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya

24 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
Klaten yang dahulu bukanlah yang sekarang, kini semakin hidup dan berkembang Mojok.co

Klaten yang dahulu bukanlah yang sekarang, kini semakin hidup dan berkembang

24 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.