Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Koridor Gatot Subroto Jelas Belum Bisa Menggeser Malioboro, Top of Mind Pelancong Indonesia

Fajar Novianto Alfitroh oleh Fajar Novianto Alfitroh
9 September 2023
A A
Koridor Gatot Subroto Solo Jelas Belum Bisa Menggeser Malioboro Jogja, Top of Mind Pelancong Indonesia

Malioboro (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Solo belakangan memang mulai jadi top of mind orang untuk plesir, mulai menggeser Jogja dari pikiran. Saya rasa itu agak wajar, mengingat Solo benar-benar berbenah dan serius dalam perkara memoles kotanya. Koridor Gatot Subroto, jadi salah satu contoh betapa seriusnya mereka. bahkan, mereka menganggap Koridor Gatsu ini sebagai pesaing Malioboro.

Tapi, nyatanya, Malioboro masih jauh lebih perkasa. Sejarah memang tak bisa dengan mudah ditaklukkan. Koridor Gatot Subroto masih belum seramai dan belum bisa menyaingi suasana yang ada di Malioboro.  

ADVERTISEMENT

Koridor Gatsu-Ngarsopuro ini merupakan Program Prioritas dari Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka untuk menambah daya tarik destinasi wisata Kota Surakarta. Pembangunannya dilakukan secara bertahap, hingga akhirnya bisa dinikmati masyarakat pada awal 2023 ini. Namun, hingga detik ini Koridor Gatsu-Ngarsopuro, menurut saya dari segi kunjungan wisatawan terkesan masih sangat sepi

Demi menjawab penasaran akan perbandingan Koridor Gatsu-Ngarsopuro dan Jalan Malioboro, saya sering bolak-balik Solo-Jogja dengan teman saya ketika weekend untuk melihat perbandingan yang mencolok kedua destinasi tersebut. Niat betul saya.

Setelah beberapa kali saya amati, Jalan Malioboro bagi saya sendiri memang terkesan lebih mempan untuk mengobati rasa penat saya di hari weekend. Banyak hal yang saya dapatkan ketika jalan-jalan di Malioboro. Jauh melebihi ketika saya healing di Koridor Gatsu. Mulai dari tempat kuliner sepanjang jalan dan tempat-tempat unik yang ada di sekitaran Malioboro.

Saya rasa ya, maklum. Reputasi Malioboro tak dibangun dalam sehari. Puluhan tahun sudah Malioboro meracuni pikiran manusia-manusia yang menjejakkan kakinya di Jogja. Koridor Gatsu, mau tak mau, harus mengakui ini.

Tanggapan dari Wali Kota Solo

Ketika diwawancarai perihal Program Renovasi Koridor Gatsu-Ngarsopuro, Mas Wali tidak memusingkan perkara Koridor Gatsu-Ngarsopuro dianggap mirip Jalan Malioboro. Mas Wali juga mengatakan bahwa destinasi ini tidak akan pernah menjiplak konsep yang ada di Malioboro. Sebaliknya ia mengatakan akan membuat destinasi Gatsu-Ngarsopuro ini menjadi destinasi yang ikonik dengan ciri khas kota berbudaya tanpa meniru konsep-konsep destinasi luar Solo.

Konsep dari Koridor Gatsu-Ngarsopuro ini adalah sebagai tempat bagi para seniman untuk memamerkan karya seni yang telah diciptakan. Bisa dilihat dari banyaknya mural yang ada di sekitaran koridor. Berbeda dengan Malioboro, di sepanjang Jalan Malioboro banyak sekali pusat niaga dan tempat hiburan yang lebih menyihir para pengunjung untuk datang.

Baca Juga:

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi?

Tapi ya, sudah banyak yang mengklaim Gatsu ini bakal menyaingi Malioboro sih. Jadi ya, susah kan melepaskan rasa pengin banding-bandingne, saing-saingke?

Baca halaman selanjutnya

Weekend rame. Tapi hari biasa? Ya sepi

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 9 September 2023 oleh

Tags: Jogjakoridor gatot subrotoMalioborosolo
Fajar Novianto Alfitroh

Fajar Novianto Alfitroh

Seorang mahasiswa di Jogja yang sedang mencoba mengakrabkan diri dengan ritme kotanya yang tenang. Di sela tumpukan buku dan tugas yang tak ada habisnya.

ArtikelTerkait

Jogja dari Sudut Pandang Mahasiswa Baru sabda pandita ratu

Apakah ‘Sabda Pandita Ratu’ Masih Relevan dengan Pernyataan Sikap Ngarso Dalem tentang Kasus Covid-19?

22 September 2020
Nasib Pejalan Kaki di Jogja Begitu Menyedihkan, Dipaksa Bertarung Melawan para Perampok Trotoar

Nasib Pejalan Kaki di Jogja Begitu Menyedihkan, Dipaksa Bertarung Melawan para Perampok Trotoar

1 Desember 2024
Balada Hidup di Jogja: Hidup Susah, Mati Lebih Susah

Balada Hidup di Jogja: Hidup Susah, Mati Lebih Susah

29 Juli 2022
Jogja: Mengaku Terbuat dari Angkringan, tapi Tak Tahu Teh Kampul Itu Apa bogor

Jogja: Mengaku Terbuat dari Angkringan, tapi Tak Tahu Teh Kampul Itu Apa

14 Agustus 2022
4 Aturan Tidak Tertulis di Stasiun Lempuyangan Jogja Mojok.co

4 Aturan Tidak Tertulis di Stasiun Lempuyangan Jogja

7 Februari 2025
Colt Kampus (Kol Kampus), Legenda Penyelamat Mahasiswa UGM Jogja yang Hendak Berangkat Kuliah

Colt Kampus (Kol Kampus), Legenda Penyelamat Mahasiswa UGM Jogja yang Hendak Berangkat Kuliah

8 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela Mojok.co

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela

15 Juli 2026
Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

16 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

19 Juli 2026
Kebodohan konsumen Indomaret yang merusak kenyamanan belanja (Unsplash)

Akulah pelanggan Indomaret yang resah itu gara-gara konsumen nggak ada akhlak yang merusak kenyamanan belanja

17 Juli 2026
Motor matic itu kutukan yang selalu rusak kalau saya punya uang (Unsplash)

Saya curiga, motor matic punya indra penciuman terhadap saldo rekening karena selalu rusak ketika saya punya uang

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.