Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh Hanya Sebatas Ambisi yang Manfaatnya Sangat Minim dan Kerugian yang Dirasakan Indonesia Bisa Sampai Kiamat

Rizqian Syah Ultsani oleh Rizqian Syah Ultsani
23 April 2024
A A
Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh Obsesi yang Dipaksakan (Unsplash)

Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh Obsesi yang Dipaksakan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Leluhur Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh

Jalur yang menarik bagi SS adalah jalur Batavia-Bandung. Ini karena Bandung adalah kantor pusat SS dan menguntungkan karena ramai. Makanya SS harus menyediakan kereta terbaiknya. 

Tapi kendalanya, jalur Bandung itu berupa pegunungan, jadi kereta nggak bisa diajak ngebut. SS mengakali dengan menghitung berdasarkan waktu tempuh bukan kecepatan, yaitu nggak boleh lebih dari 3 jam. Maka, SS meluncurkan 4 kereta express Batavia-Bandung pada 1939 yang punya waktu tempuh 2,5 jam. Inilah buyut dari Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh.

ADVERTISEMENT

Tradisi kereta cepat Jakarta Bandung berlanjut ke masa PJKA. Kereta Parahyangan muncul dengan loko diesel BB 301-nya dan jadi kereta favorit penumpang rute Jakarta-Bandung karena perjalanannya selalu diutamakan. Kemudian, Parahyangan dipercepat lagi dengan mengganti loko yang lebih baru, yakni CC 201. Waktu tempuhnya jadi 2 jam 21 menit.

Ambisi yang nggak pernah padam

Walaupun kondisi serba terbatas, obsesi pada kecepatan nggak pernah padam. Ambisi yang kemudian “agak memaksa” kelahiran Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh.

Pada 1995, Perumka mewujudkan ambisi kereta tercepat Jakarta ke Surabaya dengan menghadirkan Argo Bromo. Ini adalah kereta eksekutif yang punya waktu tempuh 9 jam.

Argo Bromo sedikit banyak mengubah gambaran perkeretaapian Indonesia yang awalnya terkesan lambat dan kumuh. Lokomotif CC 203 juga dipesan khusus dari Amerika biar bisa diajak berlari 120 kilometer per jam serta armada kereta terbaru dipesan dari PT INKA, Madiun. Kemudian muncul brand-brand Argo lain yang menawarkan kenyamanan juga kecepatan.

Hadirnya lokomotif canggih CC 206 dan selesainya pembangunan double track di seluruh Jawa, juga memungkinkan untuk mempersingkat waktu tempuh perjalanan kereta api. PT KAI mulai melakukan uji coba untuk menaikkan kecepatan dari 120 kilometer per jam menjadi 160 kilometer per jam. Tapi ini perlu kajian dan uji coba lebih lanjut, apalagi ini menyangkut keselamatan perjalanan kereta api itu sendiri.

Dari ambisi menjadi obsesi

Obsesi untuk selalu jadi yang tercepat terus hidup dalam perkeretaapian Indonesia yang terbukti dengan adanya Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh. Walau ini adalah sebuah momen penting dalam satu setengah abad lebih kereta api hadir di Nusantara, tapi kebermanfaatannya masih sangat minim. Sudah begitu kerugiannya bisa sampai kiamat, kata Faisal Basri.

Baca Juga:

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat 

Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera

Pemerintah lebih baik melakukan pemerataan transportasi umum di seluruh Indonesia dulu baru membangun proyek semacam Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh. Saya sepakat dengan pendapat Mbak Tiara Uci di dalam tulisannya bahwa negara yang maju adalah negara yang punya transportasi umum yang baik dan terhubung ke semua wilayahnya.

Apakah obsesi kereta cepat ini akan sampai ke kota lain di Pulau Jawa dan luar Jawa? Biar waktu yang menjawab.

Penulis: Rizqian Syah Ultsani

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Kereta Cepat Jakarta Bandung Sumber Petaka Masa Depan: Indonesia Dicaplok, Cina Menang Banyak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 25 April 2024 oleh

Tags: Argo BromoBandungJakartakereta cepatkereta cepat jakarta bandungKereta Cepat Jakarta Bandung WhooshKeteta Jakarta Surabayapt kaiwhoosh
Rizqian Syah Ultsani

Rizqian Syah Ultsani

Lulusan Sosiologi UGM yang tinggal di Jogja. Suka mengulas tentang Jogja dan segala isinya. Memiliki hobi lari.

ArtikelTerkait

Bandung Kota Kuliner, tapi Orang Asli Bandung Jarang Kulineran braga

Nasib Jalan Braga setelah Pandemi

25 Oktober 2022
Orang Jakarta Baperan: Panggilan ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Mojok.co

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

8 Mei 2026
4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa Unisba

4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa Unisba

31 Januari 2022
Orang Lemah Nggak Cocok Hidup di Bogor (Unsplash)

4 Jenis Orang yang Nggak Bakal Cocok Hidup dan Menetap di Bogor, Khususnya Orang Lemah Mental Apalagi Fisik

20 Mei 2025
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
Ketika Orang Aceh Tahlilan di Jakarta

Ketika Orang Aceh Tahlilan di Jakarta

25 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026
Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya Mojok.co

Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya

19 Juli 2026
Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua (Mojok.co/Aly Reza)

Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua

17 Juli 2026
Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

19 Juli 2026
Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos Mojok.co

Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos

20 Juli 2026
Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.