Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

Erdy Priharsono oleh Erdy Priharsono
18 Maret 2026
A A
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan (Yogya)-Ketapang (Banyuwangi) merupakan juru selamat bagi kaum yang masih dalam fase “perjuangan” hidup, seperti dialami Adit (29). Karyawan yang bekerja di Jember ini harus sering ulang-alik Jember-Solo PP karena keluarganya masih di Solo.

Tidak ada pilihan lain bagi Adit. “Yang penting murah,” ujar Adit beralasan. Ya, harga tiket kereta api Sri Tanjung PSO (subsidi pemerintah) memang sangat terjangkau. Full trip Ketapang-Lempuyangan Rp94.000. Kalau Jember-Purwosari (Solo) cuma Rp88.000.

Bagi Adit, naik KA Sri Tanjung itu cukup nyaman. Yah, meskipun pakai kursi tegak lurus saling berhadapan, serta kaki adu dengkul dengan penumpang lain, nggak masalah. “Paling turun dari kereta, boyok dan kaki terasa sedikit pegal,” ujarnya tersenyum.

Memang, fasilitas kereta ini sudah banyak berubah sejak Pak Jonan membenahi KAI. Dulu, KA Sri Tanjung hanya punya kipas angin, sekarang sudah pakai AC. Zaman dulu, ada penumpang membawa ayam, sangkar burung, atau kelinci, sekarang tidak ada. Kala itu, pedagang asongan berseliweran, sekarang nggak boleh.

BACA JUGA: Pengalaman Naik Kereta Sri Tanjung Surabaya-Jogja: Kursi Tegaknya Menyiksa Fisik, Penumpangnya Menyiksa Psikis

KA Sri Tanjung, kereta super lambat

Tapi, tiada gading yang tak retak. Banyak penumpang yang mengeluh soal lamanya perjalanan KA Sri Tanjung. Dari Solo ke Jember, lama perjalanan 9 jam 24 menit. Bandingkan dengan KA komersial dengan rute yang sama. KA Ranggajati waktu tempuhnya 7 jam 42 menit, KA Wijayakusuma 7 jam 56 menit, dan Logawa 8 jam 27 menit.

Mengapa waktu tempuh KA Sri Tanjung bisa lebih lama? 

Pertama, KA ini banyak berhenti di stasiun kecil. Dari Solo sampai Jember, total berhenti di 34 stasiun. Bandingkan dengan KA Ranggajati yang hanya berhenti di 16 stasiun.

Kedua, seluruh KA dari Yogyakarta menuju stasiun di Daop IX Jember, harus mengubah letak lokomotif di Surabaya. KA yang lain memindah posisi loko di Stasiun Gubeng, khusus KA Sri Tanjung memutar loko di Stasiun Surabaya Kota (Stasiun Semut).

Baca Juga:

KA Sri Tanjung dan KA Kahuripan, Kereta Api Paling Nanggung dan Melelahkan bagi Penumpang

4 Hal yang Bakal Hilang kalau Kursi Berhadapan Kereta Ekonomi Lenyap

Ketiga, proses yang diperlukan untuk memindah letak lokomotif bagi KA Wijayakusuma di Stasiun Gubeng 30 menit. Sedangkan durasi waktu bagi KA Sri Tanjung untuk mengubah letak loko di Stasiun Surabaya Kota (Semut) sekitar 51 menit.

Pemborosan waktu

“Soal KA Sri Tanjung banyak berhenti di stasiun kecil, sih, nggak masalah,” kata Agus (20) mahasiswa asal Nganjuk yang kuliah di Jember. Agus mengeluhkan lamanya KA Sri Tanjung berhenti di Stasiun Surabaya Kota (Semut) untuk memutar letak lokomotif. Hampir satu jam lho!

“Lagian ngapain harus ngelencer sampai Stasiun Surabaya Kota? Itu kan memboroskan waktu perjalanan sebab harus berlari lebih jauh ke arah utara, untuk kemudian balik lagi ke Stasiun Gubeng,” ujarnya.

Ya seandainya proses putar lokomotif dilakukan di Gubeng, bisa lebih efisien, bisa memangkas waktu tempuh cukup banyak. Karena sejatinya keinginan penumpang KA, entah itu eksekutif, ekonomi komersial, atau ekonomi PSO itu sama, mereka ingin perjalanan yang aman, nyaman, dan cepat.

BACA JUGA: KA Sri Tanjung dan KA Kahuripan, Kereta Api Paling Nanggung dan Melelahkan bagi Penumpang

Aman dan nyaman sudah jelas 

Soal kecepatan, KA Sri Tanjung memang lelet. Evaluasi tentang waktu tempuh memang perlu dilakukan, karena kereta ini memiliki peminat yang sangat banyak sepanjang kota yang dilalui.

Penumpang KA Sri Tanjung itu “nrima ing pandum” untuk urusan kemewahan yang tidak mungkin mereka jangkau. Turun dari kereta, mereka tidak protes dengan pinggang dan kaki yang sedikit pegel. Karena bagi mereka, meski sering bikin menderita karena lambat, kereta ini memberi rasa aman dan nyaman. 

Penulis: Erdy Priharsono

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA KA Sri Tanjung, Kereta Ekonomi Tempatnya Penumpang-penumpang “Aneh”

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Maret 2026 oleh

Tags: KA Sri Tanjungka sri tanjung ekonomika sri tanjung relasi ketapangka sri tanjung relasi yogyakereta ekonomikursi ka sri tanjungStasiun Gubengtiket ka sri tanjung
Erdy Priharsono

Erdy Priharsono

Suka menulis. Suka berjalan kaki. Suka naik KA dan bus ekonomi relasi Jawa Tengah Jawa Timur PP.

ArtikelTerkait

Perjalanan Bersama Joglosemarkerto Mengubah Cara Saya Melihat Kereta Ekonomi Mojok.co

Perjalanan Bersama Joglosemarkerto Mengubah Cara Saya Melihat Kereta Ekonomi

25 November 2025
Stasiun Surabaya Gubeng- Simbol Perpisahan dan Kemarahan (Pexels)

Stasiun Surabaya Gubeng: Simbol Perpisahan dan Kemarahan yang Menjadi Satu

28 Januari 2025
Update Aplikasi KAI Access Bikin Pusing, Tampilannya Aneh dan Informasinya Nggak Jelas!

Update Aplikasi KAI Access Bikin Pusing, Tampilannya Aneh dan Informasinya Nggak Jelas!

21 Oktober 2025
Pengalaman 12 Jam Naik Kereta Sri Tanjung Solo-Banyuwangi: Naik Sendiri, Turun Punya Keluarga Baru Mojok.co

Pengalaman 12 Jam Naik Kereta Sri Tanjung Solo-Banyuwangi: Naik Sendiri, Turun Punya Keluarga Baru 

7 Juni 2025
KA Sri Tanjung, Kereta Ekonomi Tempatnya Penumpang-penumpang “Aneh” Mojok.co ka kahuripan

KA Sri Tanjung, Kereta Ekonomi Tempatnya Penumpang-penumpang “Aneh”

3 Maret 2026
5 Rekomendasi Stasiun untuk Ahli Isap di KA Sri Tanjung Terminal Mojok

5 Rekomendasi Stasiun untuk Ahli Isap di KA Sri Tanjung

27 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.