Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Teknologi Hasil Ternak: Jurusan Underrated dan Nggak Terkenal bahkan di Kampus Sendiri

Aulia Syahfitri oleh Aulia Syahfitri
21 Desember 2023
A A
Teknologi Hasil Ternak: Jurusan Underrated dan Nggak Terkenal bahkan di Kampus Sendiri

Teknologi Hasil Ternak: Jurusan Underrated dan Nggak Terkenal bahkan di Kampus Sendiri (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Nama jurusan kuliah saya nggak lazim seperti Psikologi, Sosiologi, Manajemen, atau jurusan terkenal lainnya. Saat saya menyebutkan jurusan Teknologi Hasil Ternak kepada orang baru untuk pertama kali, saya selalu mendapatkan reaksi kebingungan di wajah mereka. Tak jarang, saya harus menyebutkan ulang nama jurusan kuliah saya ini hingga dapat dipahami. Mungkin inilah salah satu penderitaan mahasiswa dengan jurusan kuliah yang namanya terdengar cukup aneh.

Kampus saya merupakan tempat dengan segudang nama jurusan yang terdengar nggak umum. Salah satunya ya jurusan Teknologi Hasil Ternak. Sederhananya, jurusan saya ini mempelajari pengolahan ternak pascapanen sampai dengan ke tangan konsumen. Jurusan kuliah saya ini termasuk underrated dan bahkan nggak terkenal di kampus sendiri, lho!

Jurusan Teknologi Hasil Ternak nggak seterkenal jurusan lain

Seperti yang saya bilang sebelumnya, jurusan kuliah saya ini termasuk jurusan underrated di kampus, bahkan bisa dibilang sepi peminat. Mahasiswa satu angkatan saya totalnya hanya 78 orang. Selain itu, jurusan saya ini juga termasuk jurusan baru, maka nggak usah heran kalau orang-orang kebingungan dengan jurusan ini.

Mahasiswa jurusan Teknologi Hasil Ternak (atau yang biasa disingkat THT) kerap diremehkan oleh mahasiswa jurusan lain. Baru-baru ini rancangan proposal penelitian saya bahkan disebut seperti resep masakan! Yah, ada betulnya juga sih karena memang di jurusan THT banyak masak-masaknya, tapi tetap saja rasanya agak gimana gitu.

Singkatan THT sering dikira spesialisasi kedokteran

Singkatan jurusan Teknologi Hasil Ternak juga cukup unik, yakni THT. THT yang kebanyakan orang tahu adalah salah satu spesialisasi kedokteran, telinga hidung tenggorokan. Hampir 4 tahun kuliah, saya sudah kenyang dengan salah kaprah ini. Bahkan, saya sudah berdamai dan menerima dengan lapang dada kalau ada yang menertawakan singkatan jurusan kuliah saya ini.

Gara-gara masalah nama jurusan ini, akhirnya kalau ada yang bertanya soal jurusan, saya akan menjawab “Peternakan” saja. Kalau saya menjawab jurusan Peternakan, orang-orang jelas akan paham kalau saya belajar tentang ternak. Sudah, sampai di situ juga.

Salah satu jurusan di Fakultas Peternakan, tapi paling jarang ke kandang

Berbeda dengan dua jurusan lainnya di fakultas saya, Fakultas Peternakan, jurusan Teknologi Hasil Ternak adalah yang paling jarang main ke kandang. Sebenarnya nggak sejarang itu juga kalau mengikuti himpunan, tapi saya termasuk mahasiswa kupu-kupu alias kuliah pulang-kuliah pulang, hehehe. Apalagi ditambah dengan pandemi 2 tahun kemarin, semakin dapat dihitung dengan jari berapa kali saya ke kandang.

Hal ini membuat saya mengalami krisis identitas saat KKN. Saya yang mengaku berasal dari Fakultas Peternakan malah kebingungan saat ditanya soal ternak. Warga setempat jelas nggak mau tahu spesialisasi saya apa, tapi kalau saya mengaku berasal dari Fakultas Peternakan, tentu segala permasalahan ternak akan ditanyakan kepada saya. Kalau berurusan dengan ternak, tentu saja teman-teman saya akan bertanya pada saya juga. Akan tetapi lagi-lagi saya harus menjelaskan bahwa yang saya pelajari di bangku kuliah adalah pengolahan pascapanen ternak.

Baca Juga:

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

Banyak praktikum yang bikin mahasiswa jurusan Teknologi Hasil Ternak kenyang

Saat kalian mendengar tentang hasil ternak, apa yang terpikir pertama kali? Mungkin kalian akan menjawab nggak jauh-jauh dari daging, telur, dan susu. Nah, produk-produk inilah yang saya pelajari dan hampir seluruh mata kuliah saya memiliki praktikum. Lantaran mempelajari pengolahan pascapanen, tentu saja kami membuat berbagai olahan dan inovasi dari produk ternak. Nggak heran kalau banyak praktikum yang bikin mahasiswa jurusan Teknologi Hasil Ternak kenyang.

Bak penyelamat perut anak kos, praktikum-praktikum kesukaan mahasiswa ini hadir menghilangkan rasa lapar. Nggak jarang teman-teman saya membawa nasi saat praktikum. Apalagi saat praktikum inovasi daging, mahasiswa pasti akan kegirangan. Gimana nggak girang, kami membuat bakso, kornet, sosis, hingga dendeng. Hasilnya nanti akan dibagikan ke sesama mahasiswa. Walaupun kadang hasilnya nggak sesuai harapan, tapi lumayan untuk menghemat uang hingga akhir bulan.

Itulah beberapa hal mengenai jurusan Teknologi Hasil Ternak yang underrated. Meskipun begitu, saya sama sekali nggak malu mengakui bahwa saya berasal dari jurusan Teknologi Hasil Ternak. Saya menikmati segala lika-liku perkuliahan yang ada dan sudah berdamai dengan berbagai respons orang lain terhadap jurusan kuliah saya.

Penulis: Aulia Syafitri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Izinkan Saya Menjawab ‘Kuliah di Jurusan Peternakan’ dengan Tenang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2023 oleh

Tags: fakultas peternakanhewan ternakjurusan kuliahjurusan Teknologi Hasil Ternakpeternakanpilihan redaksistereotip jurusan kuliahternak
Aulia Syahfitri

Aulia Syahfitri

Mahasiswa peternakan tingkat akhir. Pengin menjadi juragan kos-kosan.

ArtikelTerkait

3 Jurusan S2 dengan Prospek Kerja Cerah dan Paling Dibutuhkan Dunia Kerja

3 Jurusan S2 dengan Prospek Kerja Cerah dan Paling Dibutuhkan Dunia Kerja

3 Oktober 2025
Kecamatan Kalasan Memang Nanggung, Terlalu Cupu untuk Jogja, tapi Terlalu Modern untuk Klaten  

Kecamatan Kalasan Memang Nanggung, Terlalu Cupu untuk Jogja, tapi Terlalu Modern untuk Klaten  

23 Juli 2024
Perbandingan Biaya Transaksi di Tokopedia dan Shopee. Pilih Mana? (Unplash.com)

Perbandingan Biaya Transaksi di Tokopedia dan Shopee. Pilih Mana?

27 Oktober 2022
5 Pasangan Bromance Terkoplak dalam Semesta Drama Korea terminal mojok

5 Pasangan Bromance Terkoplak dalam Semesta Drama Korea

31 Agustus 2021
5 Drama Korea Kawin Kontrak yang Menarik untuk Ditonton terminal mojok

5 Drama Korea Kawin Kontrak yang Seru untuk Ditonton

27 Desember 2021
Solo Safari Zoo, Alat Pencitraan Brilian dari Gibran Rakabuming Terminal Mojok

Solo Safari Zoo, Alat Pencitraan Brilian dari Gibran Rakabuming

31 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026
Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang Mojok,co

Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang

5 Juni 2026
5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya Mojok.co

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

8 Juni 2026
Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan  Terminal

Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan 

8 Juni 2026
Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

10 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.