Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jangan ke Surabaya Utara saat siang hari, jalannya bikin emosi, panasnya nggak masuk akal!

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
10 Agustus 2026
A A
Kawasan Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

Kawasan Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif (Hartono Subagio/Pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

Kini, saya mulai bingung melihat Surabaya Utara. Sebab, kalau mau jujur, agaknya berbagai prestasi yang dibanggakan Pemkot Surabaya akan sulit ditemukan buktinya di bagian utaranya ini. Yang katanya penataan kotanya rapi, ramah lingkungan, patuh berlalu lintas, dan lain sebagainya tak ada yang saya temukan di sini. Saya jadi merenung, Surabaya Utara ini masih dianggap Surabaya atau sudah diserahkan pada Madura sih?

Pikiran itu terutama muncul saat kemarin saya keliling ke Surabaya Utara setelah sekian lama tak pernah ke sana. Dulu, sebetulnya saya sering menetap di sana saat liburan. Tapi karena waktu itu saya masih kecil, saya tak punya kesempatan untuk melihat daerah lain di Surabaya, sehingga ya cuma di Surabaya Utara itu saja. Nah, perjalanan saya kemarin ini benar-benar memberikan kesadaran baru pada saya bahwa Surabaya Utara itu emang beda sama daerah Surabaya lainnya.

ADVERTISEMENT

Level panasnya berbeda

Saya tidak paham sedekat apa posisi matahari dengan Surabaya Utara dibandingkan dengan wilayah Surabaya lainnya. Tapi, tingkat level panas di wilayah ini saya rasa sudah di atas rata-rata daerah lain. Kalau di Surabaya lain, saya merasa biasa saja merasakan panasnya. Meskipun harus menunggu lampu merah, kemudian disusul kereta api yang bikin macet berlama-lama, saya masih mampu menunggu tanpa sambatan.

Nah sementara di Surabaya Utara, jujur rasa sabar saya seperti tak sekuat biasanya. Alasannya, nuansa panasnya di sini jadi berbeda. Ya, kendaraan memang ramai tapi tidak sampai macet kok. Tapi itulah yang malah bikin kita merasa emosi, sebab kendaraannya besar-besar. Truk besar, tronton, bus antar kota, semua lewat sini. Jadi maklum panasnya minta ampun.

Saat masuk gang pun sama, jalannya yang sempit bikin kita sulit menyalip kendaraan lain. Kalau sudah ada di belakang mobil, mustahil kita bisa mendahuluinya. Jadi, kita otomatis harus pelan. Haduh!

Jalanan Surabaya Utara menguji kesabaran

Awalnya, saya kira berkunjung ke Surabaya Utara pas siang-siang merupakan pilihan terbaik. Di jam-jam seperti itu, mungkin akan lebih sepi karena orang sedang bekerja. Tapi ternyata salah, jalanan di Surabaya Utara tetap ramai.

Ya, seperti yang sudah saya ceritakan, kita akan sulit untuk mempercepat kendaraan kita. Saya sampai heran, orang-orang mau ke mana sih panas-panas kaya gitu memenuhi jalanan.

Tapi bukan itu saja yang menguji kesabaran, di sana juga banyak perempatan sekaligus yang berbentuk tikungan. Sehingga, kita harus lebih ekstra fokus saat menyeberangnya. Apalagi kalau ketemu gang yang ditutup karena ada hajatan orang Madura. Cuma ada satu pilihan, yakni putar balik dan cari jalan lain.

Baca Juga:

Jangan cuma mengingat stereotip negatifnya, nyatanya orang Madura itu jago banget masak

Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian 

Aroma jalanan baunya campur aduk

Kemudian, yang tak kalah mengganggu pula, aroma jalanan di sini punya bau sendiri, yakni aroma sampah, kali yang kotor, dan berbagai bebauan menjadi satu. Pokoknya campur aduk. Saya tak mengatakan daerah Surabaya lainnya tidak ada yang seperti itu. Tapi di bagian utara ini, kaya hampir semuanya.

Dulu saya mengira itu memang bau khas Surabaya sebagai wilayah kota, ternyata tidak. Jika saya berkunjung ke daerah lain yang lebih tertata, ada juga ternyata yang bersih dan rapi. Kalau kalian berkunjung ke sini, pasti pahamlah yang saya maksud. Makanya, saya bilang Surabaya Utara itu berbeda dengan wilayah lainnya.

Terakhir, saya rasa jalanan di Surabaya Utara juga lebih jarang pepohonan, makanya suhu panas di sini berbeda. Apalagi area ini sangat dekat sama pantai, jadi maklum kalau level panasnya di atas yang lain. Hmmm, kapok saya keluyuran ke sini pas siang-siang!

Yah, sekian pengalaman saya yang tak mengenakkan ini. Saya pribadi juga bingung apa bisa kita mengubah Surabaya Utara lebih rapi dan dingin lagi, tentunya tanpa ada diskriminasi loh ya. Kan eman, brandingnya punya banyak penghargaan, tapi ternyata ada kawasan yang dibiarkan. Hehehe.

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Dilema Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Agustus 2026 oleh

Tags: jalanan di surabaya utaramaduraSurabayaSurabaya Utara
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Ironi Mahasiswa Rantau di Surabaya: Musim Kemarau Kepanasan, Musim Hujan Kebanjiran

Ironi Mahasiswa Rantau di Surabaya: Musim Kemarau Kepanasan, Musim Hujan Kebanjiran

8 Desember 2023
Bundaran Dolog Surabaya, Mimpi Buruk Pengguna Jalan Setiap Berangkat Kerja

Bundaran Dolog Surabaya, Mimpi Buruk Pengguna Jalan Setiap Berangkat Kerja

2 September 2025
Bukan Lagi Salah Urus, Bangkalan Madura Memang Kabupaten yang Tidak Diurus surabaya

Bukan Lagi Salah Urus, Bangkalan Madura Memang Kabupaten yang Tidak Diurus

3 April 2024
5 Kuliner Ekstrem yang Bisa Dijumpai di Surabaya Terminal Mojok

5 Kuliner Ekstrem yang Bisa Dijumpai di Surabaya

10 Juli 2022
Manukan, Satu-satunya Daerah Ternyaman di Surabaya

Manukan, Satu-satunya Daerah Ternyaman di Surabaya

13 April 2023
Tradisi Menjemput Jemaah Haji (Harus) dengan Konvoi di Madura Lama-lama Meresahkan!

Menjemput Jemaah Haji (Harus) dengan Konvoi di Madura Itu Meresahkan, Nggak Semua Orang Harus Tahu kalau Situ Baru Naik Haji

27 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk pelajar Mojok.co

Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk banyak pelajar 

8 Agustus 2026
Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Iuran wajib Hari Kemerdekaan Indonesia itu penjajahan gaya baru (Unsplash)

Tradisi iuran wajib untuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampung itu nggak masuk akal karena nggak semua warga punya uang sisa cuma buat panggung hiburan yang bikin berisik

9 Agustus 2026
Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian Mojok.co

Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian

10 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.