Informasi
ADVERTISEMENT

Ironi AHY: Dulu Digadang-gadang sebagai Cawapres, Kini Harus Puas Melihat dari Pinggir Gelanggang Pertempuran

Ironi AHY: Dulu Digadang-gadang sebagai Cawapres, Kini Harus Puas Melihat dari Pinggir Gelanggang Pertempuran

AHY terjepit, Demokrat sulit

Naiknya AHY ke kursi cawapres bisa saja mengerek Demokrat yang tak bisa dimungkiri lagi, citranya hancur disikat skandal sana-sini. Bahkan andai tak menang pun, tetap saja bikin Demokrat terlihat punya daya tawar yang kuat. Tapi ya, mau bagaimana lagi. Cak Imin tak bisa dibilang tokoh tanpa pengaruh. AHY (dan Demokrat) harus menunggu lagi. Mungkin dalam lima tahun ke depan, beliau bisa membangun citra dan kekuatan dari jabatannya di pemerintahan…

Itu jika koalisinya menang. Kalau tidak ya, amat sulit.

Kesempatan untuk mengulang kejayaan Demokrat sudah sangat sulit. AHY harus mengatur strategi, atau bergerak jauh lebih keras dalam 5 tahun ke depan. Agar beliau tak lagi terpaksa berteduh dan tak ikut pertempuran dari garda paling depan.

Sekarang tidak ada pilihan selain berharap koalisi yang baru ini memenangkan kontestan pemilu dan memberikan kesempatan untuk Mas AHY setidaknya menjadi menteri. Lagi-lagi, jika menang.

Kalau ternyata yang lain yang menang ya, berharap saja ada yang “berbaik hati” memberi kesempatan.

Penulis: Diaz Robigo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mas AHY, Kurangi Bawa-bawa Pak SBY dalam Orasi, Anda Nggak Kalah Jago kok!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2023 oleh .

Diaz Robigo

figur yang pernah terlibat dalam proses demokrasi tingkat daerah di Karawang, dengan fokus pada isu-isu pembangunan dan pelayanan publik.