Honda New Mobilio, LMPV Underrated yang Irit dan Nyaman Banget

Honda New Mobilio, LMPV Underrated yang Irit dan Nyaman Banget terminal mojok.co

Saya punya teman yang hobinya nyetir mobil, namanya Mas Latif. Blio ini sangat senang sekali jika dimintai tolong teman-temannya untuk nyetirin ke mana-mana. Suatu ketika blio dapat job tiga hari berturut-turut dengan orang yang berbeda. Hari Jumat sore sampai Sabtu Sore, blio dimintai tolong nganter piknik ke pantai Parangkusumo Jogja. Hari Sabtu Sore sampai hari Minggu blio dimintai tolong nganter piknik ke Pantai Krakal Gunungkidul.

Semua start-nya sama-sama dari kota Salatiga. Atas pertimbangan stamina dan ada kewajiban harus menyelesaikan skripsinya, akhirnya job blio yang hari Sabtu-Minggu dikasihkan ke saya. Sebagai sopir pengganti, urusan jenis mobil saya manut saja sama blio. Nah kebetulan pada waktu itu mobilnya adalah Honda New Mobilio.

Saya dan penumpang yang terdiri dari seorang ibu dan kedua anaknya yang masih berstatus mahasiwa memulai perjalanan sekitar jam 12 malam. Berangkat dini hari karena waktu itu mbaknya pengin lihat sunrise katanya.

Seperti pada umumnya orang ngerental mobil, penumpang yang saya antarkan, di awal perjalanan menunaikan kewajibannya mengisi bensin. Waktu itu sampai Ambarawa mampir pom bensin, terus blio tanya sama saya, “Mas mau diisi berapa?”

Karena itu pengalaman pertama kali saya menuju Pantai Krakal Gunungkidul, saya kira pantai ini dekat jadi saya jawabnya, “150 saja, Bu. Nanti kalau kurang baru isi lagi.” Saya tidak cek Google Map karena salah satu dari penumpang saya sudah pernah ke sana, katanya. Setelah melakoni perjalanan, lah kok ternyata nggak nyampe-nyampe, lumayan jauh ternyata. Jam 4 pagi baru nyampe pantai ini.

Singkat cerita, pas pulang saya ganti rute, tidak lewat Magelang tapi lewat Klaten dengan harapan: siapa tau jarak tempuhnya lebih dekat. Dan ternyata sama saja jauhnya. Dari Gunungkidul sekitar jam 7 pagi, sampai Salatiga jam 12 siang dengan catatan mampir istirahat untuk sarapan. Jadi, kalau ditotal perjalanan pulang pergi Salatiga ke Pantai Krakal membutuhkan waktu 7 sampai 8 jam dengan kecepatan 80km/jam.

Nah, yang bikin saya kagum adalah bensin 150 ribu yang ngisinya pas berangkat itu masih sisa. Saya pikir gila ini New Mobilio, teknisinya pakai ilmu apa coba? Bensin bisa ngirit banget. Saya coba baca-baca di Google, ternyata memang Mobilio ini LMPV paling irit dengan konsumsi BBM bisa mencapai 18,9 km/liter.

Dari pengalaman saya menjajal berbagai macam mobil bersegmen low multi purpose vechile (LMPV), saya rasa Honda New Mobilio patut diperhitungkan. Seolah luput dari pandangan, Honda New Mobilio jarang diperbincangkan. Padahal, New Mobilio memiliki model serta kualitas yang mumpuni. Dan yang paling mengesankan, New Mobilio ini iritnya kebangetan. Untuk lebih detailnya mari kita bahas satu-satu.

Pertama, dari segi model. Honda New Mobilio memiliki bentuk yang manis. Berbeda dengan pesaingnya Xpander yang terlihat gagah perkasa, Avanza Xenia yang selalu kembar, dan New Ertiga yang terkesan glamour. New Mobilio dapat diibaratkan seperti wanita yang keibuan dan anggun.

Coba Anda perhatikan body New Mobilio dari depan. Head lamp New Mobilio yang berbentuk kotak persegi berpadu dengan grill yang tidak berlebihan, seakan mengisyaratkan sebuah keanggunan. Dari samping Mobilio terlihat bongsor dengan kaki-kaki yang tidak ketinggian dan kependekan. Sedangkan dari belakang, New Mobilio terlihat bohay.

Kedua, dari segi eksterior. Kabin New Mobilio cukup luas. Jarak antar kursi depan, tengah, dan belakang terlihat longgar. Di setiap sisi kursi ada tempat botolnya. Jadi, Ada tak perlu khawatir lagi menaruh botol minuman kesukaan Anda.

Ketiga, dari sisi kenyamanan berkendara, New Mobilio sangat nyaman dikendarai. Saat dipacu dengan kecepatan tinggi, mobil ini tetap stabil dan nggak limbung. Hanya saja, tarikan gas New Mobilio setelah mindah gigi itu kurang responsif alias kurang galak dibandingkan dengan mobil pabrikan lainnya. Sebagaimana katanya sesepuh di dunia pensopiran, memang menjadi ciri khas dari mobil pabrikan Honda bukan hanya Mobilio.

Kalau di kalangan sopir-sopir, kami mengistilahkan dengan istilah ngelepeh. Jadi, jika Anda mengemudikan mobil pabrikan Honda, saran saya kurangi intensitas mindah gigi pas tanjakan, sebaiknya pasang gigi rendah sebelum memulai tanjakan. Sepertinya memang target pasar mobil pabrikan Honda diperuntukkan untuk orang-orang yang tinggal di kota-kota yang jalanannya cederung datar-datar saja tidak banyak tanjakan.

Terlepas dari kurang ganasnya tarikan gas setelah mindah gigi, saya rasa New Mobilio memiliki prestise tersendiri dibanding mobil kelas LMPV lainnya. Recommended sekali bagi Anda keluarga milenial yang berdomisili di kota.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Exit mobile version