Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Es Akuarium, Menu Buka Puasa Penyelamat para Pencari Takjil yang Kebingungan

Muhammad Iqbal Habiburrohim oleh Muhammad Iqbal Habiburrohim
13 Maret 2024
A A
Es Akuarium, Menu Buka Puasa Penyelamat para Pencari Takjil yang Kebingungan

Es Akuarium, Menu Buka Puasa Penyelamat para Pencari Takjil yang Kebingungan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Es akuarium bisa jadi menu buka puasa yang tepat di bulan Ramadan seperti sekarang ini. Para takjil hunter sudah pernah mencoba?

Bulan Ramadan kembali hadir dan sudah sepatutnya kita memanjatkan syukur karena masih diberikan kesempatan untuk menjalankan ibadah puasa. Sampai sekarang, saya masih merasa bulan Ramadan adalah bulan yang spesial. Selain karena berhubungan dengan amalan seperti berlipat gandanya pahala, bulan Ramadan juga membuat saya mengingat memori masa kecil yang menyenangkan. Kehadiran bulan suci ini memberikan euforia tersendiri.

Salah satu yang banyak muncul di bulan puasa adalah kuliner. Nggak dimungkiri, kuliner UMKM di bulan ini memiliki keunikan sendiri dan mungkin sulit dijumpai di bulan-bulan lainnya. Budaya ngabuburit juga masih menjadi primadona kawula muda dan keluarga hingga sekarang. Tujuan utamanya tak lain dan tak bukan adalah untuk mengisi waktu jelang berbuka sekaligus berburu kuliner yang begitu banyak variasinya.

Beragamnya takjil yang muncul saat bulan puasa tak jarang menciptakan kebingungan di kepala. Saking banyaknya, kita sering kali kebingungan mau beli yang mana untuk buka puasa. Es buah, pisang ijo, kolak, sampai kelapa muda ada dalam satu tempat tapi beda penjual. Nah, salah satu penyelamat para pemburu takjil yang kebingungan ini adalah es akuarium.

Varian rasa es akuarium banyak, porsinya tumpah-tumpah

Es akuarium memang memiliki daya tarik tersendiri karena varian rasanya begitu banyak. Nggak usah bingung pilih minuman karena kalian bisa beli beberapa varian secara bersamaan. Biasanya es akuarium terdiri dari tiga atau empat varian rasa. Beberapa varian rasa yang cukup umum dijumpai adalah es buah, alpukat, mangga, taro, sirsak, dan cappuccino cincau. Banyaknya varian rasa yang ditawarkan membuat pembeli nggak bosan karena setiap hari bisa membeli menu yang berbeda.

Selain itu, tampilan es akuarium juga cukup menggugah selera karena bentuk dan warnanya terlihat jelas di tempat es yang berbentuk seperti akuarium ikan. Nah, penjual biasanya tinggal menciduk saja minuman dari akuarium sesuai permintaan pembeli. Tampilan yang menarik memanfaatkan permainan psikologis di mana display akuarium selalu dibuat penuh agar mata pembeli langsung tertuju pada warna-warni minuman.

Dari segi rasa, es akuarium cukup enak walau terkadang racikannya bisa terlaluu manis atau malah kurang manis karena diisi ulang terus-menerus. Akan tetapi menurut saya, minuman ini tetap worth it untuuk dicoba, apalagi harga yang ditawarkan dipukul rata untuk semua varian rasa. Biasanya harganya 5 ribu per bungkus. Sudah gitu isinya sampai tumpah-tumpah pula.

Tentu kita nggak bisa berharap rasa mangga segar seperti yang kita rasakan saat membeli jus mangga atau es buah dengan isian buah-buahan. Meski begitu rasa es akuarium cukup mewakili penamaan tiap minuman, kok.

Baca Juga:

Warak Ngendog, Mainan “Aneh” di Pasar Malam Semarang yang Ternyata Punya Filosofi Mendalam

Mahasiswa Jogja yang Ingin Bertobat di Bulan Ramadan Wajib Berkunjung ke Masjid Jogokariyan

Perlu hati-hati memilih takjil

Satu-satunya hal yang perlu diperhatikan saat membeli es akuarium adalah pemilihan penjual. Biasanya penjual minuman ini mengambil minuman-minuman tersebut dari satu tempat produksi. Nah, apabila kita nggak cermat, kita bisa saja menemui penjual yang kurang higienis atau terlalu banyak menggunakan pemanis buatan.

Pada bulan puasa seperti sekarang ini, penjual es akuarium akan semakin banyak bermunculan. Kita bisa mengamati penjual yang menggunakan sarung tangan saat mengambil minuman sebagai bare minimum memilih penjual es yang terpercaya. Sebab, jika kita nggak acuh dengan kebersihan penjual, bisa-bisa kita berakhir dengan sakit perut. Niat awal ngabuburit mencari takjil, eh, malah berakhir dengan sakit diare.

Selain itu, kita juga perlu menakar kandungan minuman yang kadang terlalu banyak pemanis buatannya. Tapi, saya masih bisa menemukan penjual es akuarium yang cukup higienis dan menjual minuman segar, kok. Setidaknya saya yakin penjualnya nggak memakai pemanis buatan seperti sakarin.

Makanya menurut saya, es akuarium bisa menjadi menu buka puasa yang menarik di luar kekurangannya. Asal penjual tetap memerhatikan kebersihan, saya rasa es ini bisa jadi takjil yang menyegarkan. Jika kalian sedang dalam perjalanan menjelang buka puasa dan menemui penjual es yang punya macam-macam varian, ya kali nggak tertarik?

Penulis: Muhammad Iqbal Habiburrohim
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Kue untuk Takjil Buka Puasa: Nikmatnya Perpaduan Manis dan Gurih.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Maret 2024 oleh

Tags: Bulan Puasaes akuariumes buahRamadantakjil
Muhammad Iqbal Habiburrohim

Muhammad Iqbal Habiburrohim

Seorang lokal Yogyakarta yang menjalani hidup dengan rute yang dinamis. Berpindah dari satu koordinat ke koordinat lain demi tuntutan profesi, sembari merawat kewarasan dengan menumpahkan segala keluh kesah ke dalam barisan kata.

ArtikelTerkait

Al-Quds

Al-Quds day: Upaya Merawat Ingatan

28 Mei 2019
Cerita tentang Desa yang Tidak Memiliki Lapangan Sepak Bola terminal mojok.co

Tiga Kebahagiaan Seorang Fans Liverpool

8 Mei 2019
anak bertanya

Bimbo: Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya sebagai Playlist Musik Ramadan

8 Mei 2019
Sambut Bulan Ramadan, Tradisi PNS Adalah 5 Hal Ini Terminal Mojok.co

Sambut Bulan Ramadan, Tradisi PNS Adalah 5 Hal Ini

1 April 2022
mercon

Sudahlah, Tak Usah Menyalakan Mercon saat Patrol Sahur; Itu Mengganggu, Bambang!

8 Mei 2019
Warak Ngendog, Mainan “Aneh” di Pasar Malam Semarang yang Ternyata Punya Filosofi Mendalam Mojok.co

Warak Ngendog, Mainan “Aneh” di Pasar Malam Semarang yang Ternyata Punya Filosofi Mendalam

12 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi Mojok.co

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

16 Januari 2026
6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet Mojo.co

6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet

13 Januari 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok  Mojok.co

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

18 Januari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.