Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Dari Bogor ke Bandung Naik Whoosh Adalah Hal Terbodoh dalam Hidup yang Pernah Saya Lakukan

Roy Waluyo oleh Roy Waluyo
26 Agustus 2025
A A
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Skala prioritasnya kacau

Saya nggak habis pikir apa urgensinya bikin kereta cepat Whoosh Jakarta-Bandung. Akan lebih masuk akal kalau jalurnya semisal Jakarta-Yogyakarta atau Jakarta–Surabaya. Itu jarak yang beneran butuh kecepatan.

Bayangin, Jakarta ke Surabaya yang biasanya makan waktu 10 jam naik kereta, kalau pakai kereta cepat bisa ditempuh dalam 3 jam saja. Itu bukan sekadar memangkas waktu—itu mengubah logika perjalanan. Orang nggak perlu lagi pilih antara macet di tol atau repot ke bandara.

Tapi, kenapa malah Jakarta-Bandung duluan yang dapet? Jaraknya cuma 180 km, bisa ditempuh 2–3 jam naik bus atau mobil. Sementara rute yang jauh, padat, dan benar-benar membutuhkan solusi transportasi modern malah dipinggirkan. Ini bukan soal teknologi, ini soal prioritas.

Kalau Jakarta-Yogyakarta atau Jakarta-Surabaya yang dibikin duluan, mungkin saya agak rela bayar mahal. Karena manfaatnya langsung terasa, waktu lebih hemat. Tapi Jakarta–Bandung begini? Ujung-ujungnya malah bikin kita muter-muter. dompet kering, Badan lemes, padahal cuma mau ke Bandung doang.

Tidak anti-kemajuan, tapi…

Ini bukan soal anti-kemajuan. Saya sangat mendukung kereta cepat—tapi tolong, arahin ke tempat yang beneran butuh. Bukan ke rute yang justru bikin kita bertanya-tanya: “Ngapain sih saya naik ini, kalau naik bus aja lebih cepat dan seperempat harga?

Negara modern itu bukan soal punya teknologi canggih atau nggak. Tapi apakah teknologi itu masuk akal bagi orang kecil kayak saya. Apakah memangkas waktu, menghemat uang, atau justru menambah repot dengan ritual transit yang bikin pusing?

Whoosh mungkin keren. Mungkin futuristik. Tapi kalau ujung-ujungnya saya harus keluar setengah juta dan lima jam waktu cuma buat sampai ke Bandung, saya merasa ini hal bodoh.

Sebenarnya, saya nggak sepenuhnya menyesal. Naik Whoosh ada manfaatnya juga, sih. Minimal, kalau ada teman yang nanya, “Eh, pernah naik kereta cepat?”, saya bisa angkat dagu dan bilang, “Pernah, dong.” Biar nggak ndeso-ndeso amat. Tapi kalau ditanya apakah saya mau mengulanginya, sepertinya saya perlu pikir-pikir lagi.

Baca Juga:

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

Penulis: Roy Waluyo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh Menang Cepat dari Shinkansen Jepang, tapi Kalah Telak Soal Menjawab Kebutuhan Warga

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 27 Agustus 2025 oleh

Tags: cara naik whoosh bogor-bandungkereta cepat jakarta bandungkereta whooshkereta whoosh bogor-bandungwhoosh
Roy Waluyo

Roy Waluyo

Bapak-bapak rumah tangga yang hobinya nongkrong di kafe vintage.

ArtikelTerkait

Ilustrasi Horor Kereta Cepat Jakarta Bandung yang Bakal Tembus Surabaya (Pixabay)

Kereta Cepat Jakarta Bandung Tembus Surabaya Menyimpan “Horor” di Masa Depan

1 November 2022
Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

26 Juli 2026
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Pengalaman Naik Kereta Cepat Jakarta Bandung Bikin Orang Kabupaten Merasa Norak

26 Mei 2025
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Pengalaman Menyenangkan Naik Kereta Whoosh, Kereta Cepat yang Jauh Lebih Baik ketimbang Kereta Cepat Taiwan

26 Maret 2026
Pengalaman Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh untuk Pertama Kali

Pengalaman Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh untuk Pertama Kali

15 November 2023
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

5 Agustus 2026
Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang kalah sama Indomaret (Wikimedia Commons)

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang jualan barang entar pasti kalah sama Indomaret

7 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama Mojok.co

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

6 Agustus 2026
3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.