Bedak MBK, Bedak Terbaik Penghilang Konflik Sosial Skala Internasional

5 Cara Memberitahu Teman Bau Badan Tanpa Berakhir Baku Hantam bedak MBK

5 Cara Memberitahu Teman Bau Badan Tanpa Berakhir Baku Hantam (Pixabay.com)

Bedak MBK bisa menyelamatkanmu dari bau ketiak, penyebab konflik skala internasional

Di tongkrongan, setidaknya ada tiga orang yang patut diawasi. Pertama, kawan yang suka nikung pacar kawannya sendiri. Kedua, (katanya) orang yang suka ngutil korek. Yang ketiga, dan paling utama, yang bau badannya menggila.

Serius, bau ketiak—yang sering jadi sumber bau badan—memang kerap jadi sumber konflik sosial yang pelik. Mau ngasih tau kalau situ punya bau badan kok ya susah, nggak dikasih tahu tapi paparan radioaktif dari ketiak kok kabarnya bisa menumpulkan kewarasan.

Maka dari itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga diri kita dari bau badan. Punya masalah atau tidak, tetap saja harus mengusahakan untuk tidak berbau tak sedap di tongkrongan. Dan bedak MBK, adalah pencegah konflik skala internasional ini.

Bedak MBK ini unik. Meski deodoran modern makin berlipat ganda jumlahnya, eksistensinya tak tergerus. Bagi saya, penyebabnya ada dua, antara memang sudah dipercaya dan memang sehebat itu khasiatnya. Bagi saya sih, keduanya.

Nah, kita coba kulik kenapa bedak ini bisa tetap terjaga eksistensinya.

Harganya beneran murah meriah

Bedak khusus ketiak buatan PT. Bahagia Idkho Mandiri ini dibanderol dengan harga yang murah. Kemasan sachet harganya sekitar 2-3 ribu rupiah. Murah kan, untuk ukuran produk penghilang bau. Ikon legendaris bunga berwarna merah hingga dulu sampai sekarang juga belum berubah.

Uniknya tagline dari bedak ini sangat sederhana yaitu menghilangkan bau keringat yang tidak enak. Ejaan itu mengingatkan kita pada ejaan-ejaan zaman dulu. Memang legend banget bedak satu ini

Formula yang ditawarkan

Harga bedak MBK memang murah, tapi kualitasnya nggak main-main. Soalnya produk ini bahannya menggunakan tawas yang bisa digunakan untuk menghilangkan bau ketiak. Tawas memang dipercaya bisa menghilangkan bau yang nggak enak.

Bahan lain yang tertera ada talc dan parfum. Perpaduan ketiga bahan itu menjadikan produk ini makin combo. Talc alias bedak yang bisa menyerap keringat serta tawas yang bisa ngilangin bau, paket komplit deh.

Bedak MBK bisa dibawa ke mana aja

Mau travelling atau konser takut keringat bau? Nggak masalah kok, bedak MBK ini punya varian sachet yang bisa dibawa ke mana aja dan hemat tempat tentunya.

Diselipkan di kantongmu juga masih muat, tenang kemasannya kuat. Terbuat dari bahan yang mirip alumunium foil, lemes tapi daya tahannya kuat. Udah nggak perlu khawatir lagi kalau bau pas lagi nonton konser kan.

Bedak MBK punya banyak varian

Mungkin beberapa orang taunya MBK ya cuma punya bedaknya aja. Padahal MBK juga punya varian deodoran atau roll on. Pastinya lebih modern dan nggak perlu susah-susah naburinnya. Kalau takut bajumu kotor, varian deodoran bisa jadi pilihan buatmu. Ukuran roll on-nya 40 ml, warnanya juga cantik-cantik. Ada warna pink, ungu, abu-abu, hingga warna biru. Oh iya, MBK ini bisa digunakan baik cowok ataupun cewek.

Bedak MBK satu ini memang udah terkenal banget. Makanya nggak heran kalau sampai sekarang masih eksis. Sayangnya nih, bedaknya baunya menyengat. Bagi beberapa orang yang kurang suka baunya pasti akan sangat mengganggu.

Walaupun begitu, bedak satu ini tetap melekat di hati masyarakat Indonesia, kebanggaan sekali. Secara harga dan manfaatnya memang nggak ada tandingan. Keringat yang bau sekalipun cocok pakai ini. Palingan kalau nggak cocok kulitmu bakal iritasi. Misal terjadi iritasi, bisa coba yang varian roll on nya mungkin.

Kalau kamu punya masalah bau keringat coba ini deh, masih banyak kok di warung-warung. Kalau nggak ada bisa dicari di online shop kesukaanmu. So, nggak perlu minder lagi pas lagi keringetan, bisa have fun bareng teman. Selamat mencoba!

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Cara Memberitahu Teman Bau Badan Tanpa Berakhir Baku Hantam

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version