Ariel Noah dari Sisi yang Lain: Pintar Menjahit Bait, Piawai Merangkai PC

ariel noah konten IT youtube mojok

ariel noah konten IT youtube mojok

Selain lihai menyanyi dan memikat hati, Ariel juga pintar dalam merakit PC. Apakah blio masuk kaum mendang-mending? Nggak deh keknya.

Banyak yang bercerita tentang sisi lain pandemi, terutama berkaitan dengan perubahan perilaku seseorang. Saya sendiri  menjadi salah satu dari sekian banyak orang yang merasakan perubahan itu. Salah satunya adalah perubahan perilaku dalam menjelajahi konten-konten di YouTube.

Jika sebelumnya saya hanya menggunakan YouTube untuk mengakses tayangan musik, podcast, atau video ASMR ala Li Ziqi, akhir-akhir ini saya mulai tertarik mencari konten lain yang lebih bervariasi. Kuliner, belajar bahasa asing, video jelajah alam, ulasan berbagai barang/produk konsumsi, restorasi barang-barang rusak, dan sebagainya. Proses penjelajahan itulah yang akhirnya mempertemukan saya dengan konten YouTube yang “bukan saya banget”: video tentang seorang bapak muda sedang merakit personal computer (PC).

Konten ini sama sekali tidak pernah terlintas di benak saya. Kenapa? Untuk urusan teknologi, bisa dibilang saya ini cukup gaptek. Sejak pertama mengenal komputer di SD hingga sekarang, tidak banyak pengetahuan yang bisa saya banggakan terkait benda ajaib itu. Meskipun sudah lebih dari satu kali saya mengikuti kelas teknologi informasi (TI) di berbagai jenjang pendidikan, pengetahuan saya tetap mentok. Sekadar tahu cara menggunakanya saja. Asalkan masih bisa beroperasi dengan lancar, berarti komputernya ya sehat wal afiat. Sama sekali tidak pernah terbesit keinginan untuk menguliknya lebih jauh.

Namun, “pertemuan tak terduga” dengan konten bapak muda itu begitu membekas dalam benak. Selama satu jam lebih saya berhasil dibuat duduk dengan khusyuk. Menyaksikan si bapak membongkar dan menjelaskan satu per satu komponen komputer yang akan dirakit. Dan… sosok yang akan merakit PC itu adalah: Nazril Irham, alias Boriel. Alias Ariel. Ya, vokalis band Noah itu berhasil memikat hati saya. Bisa-bisanya konten yang ia suguhkan mencuri perhatian saya sesaat menjelang tidur.

Bagi saya, ini cukup mengejutkan karena konten berbau teknologi seperti milik Ariel ini sebelumnya tidak pernah menarik perhatian saya. Sesekali saya memang mengunjungi kanal YouTube Gadgetin. Itu pun lebih sering untuk menyaksikan David Brendi mencoba barang-barang unik yang dibeli di lokapasar, bukan saat mengulas gawai atau barang-barang canggih lainnya.

Malam itu saya benar-benar merasa sedang berada di atas normal (pun intended). Bisa-bisanya dengan sabar menyimak penjelasan Ariel tentang proses merakit PC. Ada dua video yang tuntas saya tonton dari awal sampai akhir. Video pertama menayangkan proses demi proses yang dilakukan Ariel saat merakit PC untuk keperluan streaming. Blio dengan telaten mengenalkan kepada pemirsanya komponen apa saja yang akan ia gunakan dalam merakit PC-nya itu.

Sepanjang empat puluh satu menit lebih tujuh belas detik itu, saya seolah sedang kembali ke kelas TI. Menyimak penjelasan Pak Guru Ariel tentang nama dan fungsi satu per satu komponen yang akan dirakit. Apa itu prosesor, apa saja kegunaan RAM, apa perbedaan antara HDD dan SSD, hingga kegunaan kabel-kabel yang berjubel. Semua dijelaskan menggunakan penjelasan sederhana yang bisa dipahami oleh orang awam seperti saya. Menganalogikan prosesor seperti otak manusia. Atau RAM yang diibaratkan sebuah meja untuk meletakkan bahan baku untuk diubah menjadi suatu produk. Tak lupa, Pak Guru Ariel juga memberikan tips-tips dalam memilih berbagai komponen tersebut bagi pemirsa yang juga ingin merakit PC-nya sendiri. Jangankan orang awam seperti saya, para pembelajar yang sedang belajar mengenal komputer mungkin juga akan tertarik dengan penjelasan di video ini. Proses pengambilan gambar untuk video ini juga sangat menarik. Permainan cahaya dalam video ini sekilas mengingatkan saya pada sorot lampu yang biasanya juga menyorot Ariel saat berada di atas panggung.

Di video kedua yang durasinya lebih pendek, tidak ada lagi Pak Guru Ariel yang menjelaskan tentang komponen-komponen komputer. Kang Ariel langsung menunjukkan antusiasmenya untuk membongkar satu per satu komponen PC gaming edisi spesial Gundam. Jika dari video pertama saya seolah mengulang kembali pelajaran TI, di video kedua saya dibuat gumun melihat penampakan PC gaming yang akan dirakit olehnya. Saya pernah melihat PC gaming milik tetangga, dan sudah cukup terkagum-kagum saat melihat keyboard yang dilengkapi lampu warna-warni. Setelah melihat PC gaming yang dirakit Ariel, rasa gumun saya bermutasi menjadi rasa ingin memiliki PC gaming yang serupa. Meskipun rasanya tidak mungkin karena kefakiran ilmu saya tentang perkomputeran maupun dunia game, tentu saja memiliki PC serupa adalah hal yang sia-sia. Juga karena nggak ada dananya juga, sih, hehehe.

Selain memamerkan PC gaming yang mewah, di video kedua tersebut Ariel juga kembali menunjukkan kelihaiannya dalam pertukangan. Ia membuat berbagai macam kerangka untuk meletakkan komponen-komponen PC gaming yang akan dirakit di tembok. Ya, di tembok. Bukan di dalam casing CPU seperti PC pada umumnya.

Saya tidak yakin apakah dampak yang saya rasakan akan sama jika yang saya tonton malam itu bukanlah Ariel. Di lingkungan terdekat saya pun ada beberapa orang yang saya yakin memiliki kemampuan dan pengetahuan yang sama. Meski demikian, sosok Ariel yang selama ini dikenal sebagai entertainer tentu saja memiliki nilai tambah tersendiri. Ia berhasil menghasilkan konten yang menghibur, sekaligus mengedukasi. Bahkan bagi saya yang awam soal perkomputeran, akhirnya bisa terjerat untuk menyaksikan konten yang sampai tuntas. Bisa sambil mengulang pelajaran TI pula.

Tidak saya mungkiri bahwa pesona Ariel sebagai superstar memang berpengaruh, tapi dari cara ia menyampaikan penjelasan pun juga menarik, realistis, dan mudah dipahami. Kalau bukan karena Ariel, belum tentu saya bisa betah menyaksikan tayangan tentang seorang bapak muda sedang merakit PC.

Pandemi memang mengubah banyak hal. Memunculkan hal-hal yang selama ini tidak pernah kita duga sebelumnya. Seperti halnya Ariel. Di beberapa wawancara memang disampaikan bahwa ia pernah kuliah arsitektur, menggemari robot Gundam, serta hobi mengulik hal-hal terkait komputer. Melalui kanal YouTube Ariel Noah, semakin ke sini semakin terlihat bukti nyata dari hal-hal yang pernah ia sampaikan ke media tentang aktivitas yang digemarinya selain bermusik.

Kontennya pun tidak dibuat secara asal-asalan. Ia tetap menunjukkan bahwa baik dalam bermusik maupun utak atik, semua digarap secara all out. Hasilnya pun stand out. Melalui konten-konten utak atik ini, Ariel seolah tengah menunjukkan bahwa seseorang bisa lepas dari image yang selama ini melekat, namun tetap berhasil menghasilkan “karya” yang membuat orang-orang terpikat. Nggak melulu serius merangkai bait-bait, tapi sesekali boleh lah Boriel sibuk rakit-merakit.

Mengertilah bahwa ia tak berubah, lihat Ariel dari sisi yang lain~

Sumber gambar: YouTube Ariel Noah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version