Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Arena Pacuan Kuda Tegalwaton Kabupaten Semarang, Lapangan Ndeso yang Terkenal Se-Indonesia

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
13 Januari 2024
A A
Arena Pacuan Kuda Tegalwaton Kabupaten Semarang, Lapangan Ndeso yang Terkenal Se-Indonesia Mojok.co

Arena Pacuan Kuda Tegalwaton Kabupaten Semarang, Lapangan Ndeso yang Terkenal Se-Indonesia (unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Di kalangan penggemar olahraga berkuda, arena pacuan kuda Tegalwaton di Kabupaten Semarang sangatlah terkenal. Lokasi arena pacuan kuda ini memang ndeso, tapi sering menjadi tempat kompetisi berkuda tingkat nasional. Lapangan ini terletak di tengah-tengah desa, tepatnya di Jalan Letjen Soemitro, Boto, Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. 

Kendati terletak di desa, arena pacuan kuda Tegalwaton sangat luas dan terawat seperti arena lain di kota-kota besar. Fasilitasnya juga tidak kalah lengkap. Arena dilengkapi dengan tribun penonton dan stand-stand bagi penjual. Bahkan, di sana ada rumah-rumah kecil untuk merawat kuda. 

ADVERTISEMENT

Arena pacuan kuda ini sudah memenuhi standar nasional. Luas arenanya kurang lebih 13,5 hektar. Sementara panjang lintasan 1,2 km dengan lebar 15 meter. Adapun lintasan pacuan berupa pasir yang membuat kuda-kuda tidak mudah cedera. 

Arena di Tegalwaton ini termasuk yang terbaik dari sedikit arena pacuan kuda yang ada di Indonesia. Tidak heran, walau lokasinya ndeso, lapangan ini sering digunakan untuk kompetisi tingkat nasional. Benar-benar lapangan kebanggan warga setempat.

Arena pacuan kuda Tegalwaton tempat healing murah meriah

Di mata warga sekitar, arena pacuan kuda Tegalwaton adalah tempat healing murah meriah. Ya kapan lagi bisa menonton para joki berlatih sambil menikmati pemandangan Gunung Merbabu dan jajanan kaki lima yang ada di sana. Biasanya pagi atau sore hari adalah waktu yang paling pas untuk menikmati lapangan ini. 

Kalau tidak digunakan sebagai lokasi kompetisi, joki-joki menggembalakan kuda di arena ini tiap pagi dan sore hari. Warga boleh kok menonton para joki menggembalakan kuda. Tenang saja, menonton saja tidak dipungut biaya kok. Tarif hanya diberlakukan ketika ada kompetisi. 

Selain melihat pemandangan joki dan kuda dengan latar belakang Gunung Merbabu, pengunjung yang mengajak anak-anak bisa naik kuda yang sudah terlatih. Terdapat beberapa kuda ukuran mini yang sengaja dilatih untuk hiburan.  Kuda-kuda ini aman kok, selain sudah terlatih, joki akan selalu siap sedia. 

Itulah arena pacuan kuda Tegalwaton di Kabupaten Semarang. Sesekali datanglah ke sini kalau melintas di Jalan Raya Solo-Semarang untuk menyaksikan lapangan kebanggan warga ini. 

Baca Juga:

Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

Salatiga Memang Dicap Numpang wisata Daerah Kabupaten Semarang, tapi Warga Kabupaten Semarang Lebih Parah karena Ngaku-ngaku dari Salatiga

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Menjadi Warga Kabupaten Semarang Nggak Mudah, Hanya Orang Tangguh yang Sanggup Tinggal di Sana

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Januari 2024 oleh

Tags: Arena Pacuan Kuda TegalwatonberkudaKabupaten Semarangpacuan kudategalwaton
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

Orang Ungaran Pilih Mengaku Asli Semarang karena Malu Nggak Ada yang Bisa Dibanggakan

Orang Ungaran Pilih Mengaku Asli Semarang karena Malu Nggak Ada yang Bisa Dibanggakan

8 Maret 2024
Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026
Kecamatan Tengaran, Kecamatan dengan Segudang Kekayaan di Kabupaten Semarang

Tengaran, Kecamatan dengan Segudang Kekayaan di Kabupaten Semarang

19 Februari 2025
Taman Bunga Celosia Bandungan Memang Memesona, tapi Tak Cukup Ampuh Membuat Saya Kembali ke Sana

Taman Bunga Celosia Bandungan Memang Memesona, tapi Tak Cukup Ampuh Membuat Saya Kembali ke Sana

1 Maret 2025
Umbul Senjoyo Salatiga Indah, tapi Nggak Semua Orang Bisa Berkunjung ke Sana

Umbul Senjoyo Salatiga Indah, tapi Nggak Semua Orang Bisa Berkunjung ke Sana

16 Maret 2025
Kemawi, Desa Indah di Kecamatan Sumowono Semarang yang Bikin Orang Demak Betah Tinggal di Sana

Kemawi, Desa Indah di Kecamatan Sumowono Semarang yang Bikin Orang Demak Betah Tinggal di Sana

29 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang

Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang

21 Juli 2026
Perpustakaan Kota Pekalongan berbenah, akhirnya ada ruang publik yang bikin betah Mojok

Perpustakaan Kota Pekalongan berbenah, akhirnya ada ruang publik yang bikin betah 

21 Juli 2026
Drama pembayaran tunai ojol, uang kembalian jadi menguras waktu dan energi saya Mojok.co

Niat beli makanan lewat layanan pesan antar ojol supaya praktis, eh berujung repot karena driver tak punya kembalian

20 Juli 2026
Dosa pengusaha kuliner, pakai foto hasil AI untuk jualan hingga pembeli merasa tertipu Mojok.co

Dosa pengusaha kuliner, pakai foto makanan hasil AI hingga pembeli merasa tertipu

20 Juli 2026
4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi ruang publik yang lebih hidup  Mojok.co

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi jadi daerah lebih hidup 

17 Juli 2026
Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer Mojok.co

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer

19 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.