Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
1 Februari 2026
A A
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita! (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Pada awal tahun 2025, saya sebagai warga Bangunjiwo, sempat menulis mengenai keresahan saya terhadap Jalan Bibis Bantul yang treknya seperti ikut Lava Tour Merapi. Lubang besar di sisi kanan-kiri, belum lagi genangan dan cipratan air yang dihasilkan oleh ban-ban kendaraan yang melintas di sini saat musim hujan. Di sisa penghujung tahun yang sama, Jalan Bibis akhirnya resmi berbenah. Kami, sebagai warga Bangunjiwo Bantul, memulai tahun 2026 dengan aspal jalan yang mulus, tidak lagi ada kerikil berhamburan ke tengah jalan, lubang jalan pun sudah tidak lagi terlihat.

Namun, tentu saja di balik hasil yang bagus itu mesti ada pengorbanan yang besar. Ya, betul, yang kami korbankan saat itu adalah waktu dan kesabaran, pasalnya perbaikan jalan ini memakan waktu sekitar tiga bulan! Bayangkan betapa suramnya tiga bulan yang kami alami!

Perbaikan jalan yang memakan waktu lama bikin pekerja komuter Bantul-Sleman ketar-ketir. Dulu pekerja cukup meluangkan waktu satu jam lebih awal untuk perjalanan. Kini harus berangkat lebih awal lagi karena banyak ruas jalan ditutup untuk perbaikan.

Selama masa perbaikan jalan ini pula, kami yang terbiasa santai lewat jalan utama jadi harus mengulik jalan tikus di sekitar sini. Saya pernah tersesat seperti masuk di hutan karena jalan utama mengalami penutupan. Tersesat nyaris 15 menit menjelang malam dengan kondisi ponsel yang baterainya tinggal 2 persen? Benar-benar mematikan!

BACA JUGA: Bangunjiwo Bantul Problematik: Daerahnya Makin Modern, tapi Infrastruktur Nggak Memadai

Butuh subsidi motor trail

Sebelum kondisinya semulus Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Bantul, aspal di Jalan Bibis benar-benar dikeruk habis, menyisakan tanah, bebatuan dan pasir selama nyaris tiga bulan.

Alhasil, para pengendara yang melintas di sini jadi harus membiasakan diri kelilipan pasir setiap hari. Saat hujan mengguyur, mungkin rasanya pasir tidak akan terlalu pedih di mata, tapi jalan jadi berlumpur dan licin untuk dilalui kendaraan. Jadi, sebenarnya mau cuaca cerah ataupun hujan, sama-sama merepotkan, sih.

Belum lagi kalau membahas spek motor yang digunakan, buat saya pribadi sebagai pengguna motor matic, rasanya benar-benar nggak nyaman bergerak di jalur seperti ini, sebab lebih mudah tergelincir dan peredam kejut motor jadi perlu bekerja ekstra.

Baca Juga:

Tinggal di Bangunjiwo Bantul Nggak Seburuk Itu, Ini 4 Alasan Bangunjiwo Justru Menjadi Desa Ternyaman di Jogja

3 Alasan Tinggal di Bangunjiwo Bantul Semakin Tidak Nyaman

Rasanya waktu itu warga Bangunjiwo Bantul benar-benar butuh subsidi motor trail, ya minimal satu motor trail untuk satu keluarga, deh!

Baca halaman selanjutnya

Warga Bangunjiwo Bantul hanya bisa mengandalkan minimarket

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 2 Februari 2026 oleh

Tags: bangunjiwo bantuljalan bibisJJLS Bantulperbaikan jalan di bantul
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

3 Alasan Tinggal di Bangunjiwo Bantul Semakin Tidak Nyaman Mojok.co

3 Alasan Tinggal di Bangunjiwo Bantul Semakin Tidak Nyaman

10 November 2024
Bangunjiwo Bantul Problematik: Daerahnya Makin Modern, tapi Infrastruktur Nggak Memadai bantul jogja

Bangunjiwo Bantul Problematik: Daerahnya Makin Modern, tapi Infrastruktur Nggak Memadai

23 Desember 2023
Bangunjiwo Bantul Pusat Klitih Jogja dan Isinya Gondes Berbahaya (Unsplash)

Bangunjiwo Bantul Daerah Memprihatinkan: Pusatnya Klitih Jogja, Isinya Gondes, dan Rawan Kecelakaan tapi Saya Masih Setia untuk Menetap

11 Mei 2024
Tinggal di Bangunjiwo Bantul Nggak Seburuk Itu, Ini 4 Alasan Bangunjiwo Justru Menjadi Desa Ternyaman di Jogja

Tinggal di Bangunjiwo Bantul Nggak Seburuk Itu, Ini 4 Alasan Bangunjiwo Justru Menjadi Desa Ternyaman di Jogja

18 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
Pertama Kali Mencicipi Swike: Makanan Berbahan Dasar Kodok yang Terlihat Menjijikan, tapi Bikin Ketagihan Mojok.co

Katak dalam Soto, Ternyata Swike: Pengalaman yang Membuat Saya Kini Tak Mudah Percaya dan Meragukan Segalanya

21 Maret 2026
motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

Honda Stylo Adalah Motor Paling Tidak Jelas: Mahal, tapi Value Nanggung. Motor Sok Retro, tapi Juga Modern, Maksudnya Gimana?

15 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.