Informasi
ADVERTISEMENT

Mahasiswa Tak Perlu Menolak Pembukaan Mie Gacoan di Bangkalan, Mie Gacoan Tak Mungkin Mematikan Produk Lokal

Mie Gacoan Nggak Usah Buka Cabang di Bangkalan Madura, Sudah Ada Mie NteHOT yang Siap Bikin Kalian Gulung Tikar! mie endess

Saya mulai jenuh menulis hal-hal tak biasa yang terjadi di Bangkalan Madura. Setiap minggu, ada saja fenomena baru di kabupaten ini yang tak masuk di akal saya. Sampai-sampai saya berpikir, apa sebenarnya ini adalah akal saya saja yang terlalu dangkal. Mungkin saja iya. Terbaru, fenomena yang tak masuk di akal saya adalah penolakan salah satu organisasi pemuda dan mahasiswa pada rencana pembukaan Mie Gacoan di Bangkalan Madura.

Katanya, pembukaan Mie Gacoan akan mematikan usaha lokal yang ada di kabupaten ini. Makanya, solusinya adalah membatalkan izin perencanaan tersebut. Bahkan, jika pembukaan outlet Mie Gacoan tersebut tetap dilanjut, mereka mengancam akan datang dengan massa aksi yang lebih banyak. Hadeh!

Ya, kalau boleh berpendapat, saya memiliki pandangan sebaliknya. Pembukaan Mie Gacoan merupakan kabar baik bagi Bangkalan Madura.

Bukti ekonomi Bangkalan Madura semakin baik

Pembukaan outlet Mie Gacoan di Bangkalan Madura sebenarnya menjadi bukti bahwa perekonomian di kabupaten ini mulai membaik. Kalau ekonomi di suatu wilayah buruk, mana mungkin mereka mau buka outlet di wilayah tersebut. Bukannya untung, usaha mereka malah buntung. Sebab, daya beli masyarakatnya pasti sangat rendah.

Tentu, Mie Gacoan akan mencari tempat lain yang ekonomi masyarakatnya lebih baik. Sebagai Mie Pedas No 1 di Indonesia, tidak sulit bagi Mie Gacoan untuk mencari wilayah yang potensi ekonominya bagus. Nah, ini artinya perekonomian di Bangkalan semakin baik, sebab salah satu pemain bisnis FnB besar mau buka outlet di kabupaten ini.

Mie Gacoan masih dalam persaingan yang sehat

Saya berharap, kita semua masih percaya bahwa rejeki manusia tidak mungkin ketukar, asal kita mau usaha. Nah makanya, pembukaan Mie Gacoan di Bangkalan Madura seharusnya tidak disebut mematikan usaha lokal. Malah menurut saya, yang terjadi adalah hal yang sebaliknya.

Hal ini akan mendorong usaha lokal untuk terus berinovasi. Kalau produk lokal tidak berinovasi, konsumen tentu akan pindah ke produk lain, bahkan meskipun Mie Gacoan tidak buka di Bangkalan.

Dan lagi, apa yang dilakukan oleh Mie Gacoan menurut saya masih dalam persaingan ekonomi yang sehat. Barulah kalau Mie Gacoan meminta menutup semua usaha produk Mie Pedas di Bangkalan Madura boleh kita tolak. Itu sudah tidak sehat.

Baca halaman selanjutnya

Pikirkan juga konsumen lokal

Terakhir diperbarui pada 15 September 2024 oleh .

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.