Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Cinepolis Lippo Plaza Jogja, Bioskop yang Selama Ini Saya Hindari Ternyata (Lumayan) Nyaman, Bikin Pengin Nonton di Sana Lagi

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
27 Juli 2024
A A
Bioskop Cinepolis Lippo Plaza Jogja yang Selama Ini Saya Hindari Ternyata (Lumayan) Nyaman, Bikin Pengin Nonton di Sana Lagi Mojok.co

Bioskop Cinepolis Lippo Plaza Jogja yang Selama Ini Saya Hindari Ternyata (Lumayan) Nyaman, Bikin Pengin Nonton di Sana Lagi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya pernah skeptis dengan bioskop Cinepolis di Lippo Plaza Jogja. Mal di Jalan Laksda Adisucipto itu tampak hidup segan mati tak mau, sehingga saya merasa malas mengunjungi gerai-gerai yang ada di dalamnya. Termasuk bioskop Cinepolis yang terletak di Lantai 4 mal. 

Semua itu berubah ketika awal tahun ini saya terpaksa nonton di sana. Satu-satunya bioskop yang menayangkan film yang ingin saya tonton hanyalah Cinepolis. Saya yang nggak mau ketinggalan nonton film tersebut akhirnya tetap datang. Tentu saja saya nggak berharap banyak terhadap kualitas dan pelayanan bioskop. 

ADVERTISEMENT

Akan tetapi, pengalaman menonton hari itu menyadarkan saya bahwa saya terlalu memandang sebelah mata Cinepolis. Setelahnya saya malah lebih senang menonton film di Cinepolis Lippo Plaza Jogja daripada bioskop lain di Jogja. Walaupun punya kelebihan dan kekurangan, Cinepolis memberikan kualitas yang lumayan memanjakan pengunjungnya.

#1 Pemeriksaan tas demi kenyamanan semua

Bagi sebagian orang, pemeriksaan tas sebelum masuk bioskop dianggap merepotkan, apalagi kalau kita sedang buru-buru. Saya awalnya juga merasa keberatan dengan pemeriksaan tas. namun, ternyata, pemeriksaan tas ini bikin pengalaman nonton lebih nyaman.

Di Cinepolis, pemeriksaan tas jauh lebih ketat. Stafnya bakal membuka tas kita dan menyorotnya dengan senter. Makanan atau minuman dari luar harus dikeluarkan dan dititipkan ke staf. Nggak usah khawatir diambil orang karena makanan dan minuman kita bakal dikasih label dengan nama masing-masing.

Dua pekan lalu saya ke Cinepolis untuk nonton film Escape. Di meja pemeriksaan tas, saya menemukan ada berplastik-plastik kerupuk. Kerupuk, Guys! Saya bersyukur banget staf Cinepolis berhasil menjaring penonton yang mau bawa kerupuk ke dalam cinema. Bayangin deh tanpa pemeriksaan tas pasti penonton tersebut membuat bising karena suara kerupuk yang dimakannya. Belum lagi remah-remah kerupuknya pasti membuat kursi-kursi jadi kotor.

#2 Cinepolis banyak promo yang mencegah dompet menipis

Pasti dompet cepat seret buat pecinta film atau aktor dan aktris tertentu yang selalu berupaya nonton film terbaru di bioskop. Sekali nonton saja kita harus menghabiskan Rp40.000-50.000. Belum lagi kalau film yang mau kita tonton hanya ada di service VIP yang lebih mahal.

Untungnya di Cinepolis ada promo yang menyelamatkan dompet kita. Tiap Jumat ada promo TGIF yang memberi paket lengkap buat pengunjung yang mau nonton berdua. Di hari dan film tertentu pun terkadang harga tiket nonton jadi lebih murah, biasanya Rp40.000 jadi cuma Rp30.000.

Baca Juga:

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi?

Buat member Cinepolis pun ada birthday treat yang hadiahnya disesuaikan dengan level loyalty-nya. Misalnya, saya yang member silver ini kemarin mendapatkan dua tiket nonton dan satu popcorn. Berbeda lagi dengan member gold dan platinum yang lebih besar hadiahnya.

#3 Ruang tunggu yang terang dengan banyak kursi

Sebelum memilih setia kepada Cinepolis, saya selalu nonton film di CGV. Satu perbedaan yang sangat kentara antara Cinepolis dan CGV adalah ruang tunggunya. Ruang tunggu CGV remang-remang, bahkan cenderung gelap. 

Sementara itu, ruang tunggu Cinepolis lebih terang tanpa menyilaukan mata. Kursinya pun sangat banyak dan empuk. Belum lagi di Cinepolis ada ruang tunggu VIP untuk penonton naratama yang lebih premium. Bagi saya, jauh lebih nyaman ruang tunggu Cinepolis, sih.

#4 Kursi empuk dan bersih

Sebenarnya saya kurang suka dengan pilihan warna kursi cinema Cinepolis. Warnanya yang oranye itu kelihatan kusam dan kurang elegan. Namun, terlepas dari warnanya, kursi Cinepolis memang nyaman karena sangat empuk. Kursinya pun dilengkapi dengan arm rest, sesuatu yang saya anggap sangat penting semenjak saya merasakan nggak enaknya nonton di CGV Jwalk yang nggak ada arm rest di kursinya. 

Di samping itu, Cinepolis juga lebih menjaga kebersihan dibanding bioskop-bioskop Jogja lain. Saya nggak pernah nemu satu butir popcorn tersisa di tiap barisan kursi. Kayaknya ini hasil kedisiplinan pengunjung dan staf yang sama-sama bisa menjaga kebersihan.

Setiap terdapat kelebihan, pasti ada juga kekurangannya, begitu pula Cinepolis. Saya mencatat ada beberapa kekurangan yang harus diwaspadai pengunjung yang akan mampir ke Cinepolis Lippo Plaza.

#1 Posisi Cinepolis yang membingungkan bagi pengunjung baru

Pengunjung yang belum pernah ke Cinepolis maupun Lippo Plaza pasti akan kebingungan dengan tata letak bioskopnya. Kalau kita naik eskalator, kita akan langsung menemukan bioskop Cinepolis di Lantai 1. Akan tetapi, kita harus naik tiga lantai lagi karena sebenarnya Cinepolis ada di lantai 4.

Saya sarankan agar pengunjung, terutama yang terburu-buru, untuk langsung naik lift dan turun di Lantai 3 yang selantai dengan meja pemeriksaan tas. Tapi, kalau memang mau lihat-lihat dulu, nggak ada salahnya juga naik eskalator tiga kali.

#2 Ukuran cinema reguler kecil

Kalau dibandingkan dengan XXI atau CGV, ukuran cinema Cinepolis jauh lebih kecil. Per row itu hanya terdiri dari 12 kursi, enam di kanan dan enam di kiri dengan aisle yang membelah di tengahnya. Enaknya sih kalau kita nggak sengaja salah pilih seat ujung, kita nggak akan jauh-jauh banget dari layar. Tapi, mungkin buat beberapa orang, cinema yang kecil seperti Cinepolis bakal kelihatan sumpek.

#3 Staf Cinepolis yang menjebak dan nggak semuanya ramah

Sebenarnya saya jauh lebih sering bertemu staf yang ramah di Cinepolis. Mulai dari staf yang mengecek tas, membantu pemesanan tiket dan makanan, serta membersihkan bioskop setelah film berakhir, hampir semuanya melayani dengan baik.

Sayangnya, saya pernah menjumpai staf yang menjebak. Saat akan membeli tiket, saya yang saat itu bersama teman ditawari untuk membeli minuman dan popcorn juga. Teman saya yang memesan cola nggak diberi pilihan ukuran minuman oleh staf tersebut. Tiba-tiba saja teman saya diminta membayar cola sebesar Rp40.000 yang mana itu harga untuk cola ukuran paling besar. Gara-gara kejadian itu teman saya menggerutu dan kembung.

Sisi positif yang saya rasakan cukup menjadi alasan bagi saya untuk kembali nonton di bioskop Cinepolis Lippo Plaza Jogja. Semoga saja bagian-bagian yang minus cepat dibenahi biar semakin banyak lagi pengunjung yang happy nonton di Cinepolis.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Panduan Membedakan Blok M Plaza, Blok M Square, dan M Bloc Space bagi Kalian yang Masih Newbie di Jaksel

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2024 oleh

Tags: Bisokop JogjaCinepolisCinepolis Lippo Plaza JogjaJogjaLippo Plaza Jogja
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

sore malioboro

Sore Menjelang Maghrib di Malioboro

19 Mei 2019
gentrifikasi romantisisasi jogja mojok

Romantisisasi, Gentrifikasi, dan Jogja yang Menjadi Tamu di Rumah Sendiri

31 Januari 2021
4 Tempat Pacaran di Jogja yang Seharusnya Dihindari

4 Tempat Pacaran di Jogja yang Harus Dihindari

5 November 2020
Gudeg Solo Kalah Pamor dari Gudeg Jogja, padahal Rasanya Lebih Gurih dan Cocok di Lidah Banyak Orang Mojok

Gudeg Solo Kalah Pamor dari Gudeg Jogja, padahal Rasanya Lebih Gurih dan Cocok di Lidah Banyak Orang

30 Juli 2025
Jalan Godean Tembus Kulon Progo- Rute Anak Tiri (Unsplash.com)

Jalan Godean Tembus Kulon Progo: Rute Anak Tiri

25 Agustus 2022
Tak Ada Lagi Tangis di Parangtritis Jogja: Tempat Indah yang Makin Hari Makin Biasa Saja

Tak Ada Lagi Tangis di Parangtritis Jogja: Tempat Indah yang Makin Hari Makin Biasa Saja

10 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri Mojok.co

Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri

18 Juli 2026
Perpustakaan Kota Pekalongan berbenah, akhirnya ada ruang publik yang bikin betah Mojok

Perpustakaan Kota Pekalongan berbenah, akhirnya ada ruang publik yang bikin betah 

21 Juli 2026
Dosa pengusaha kuliner, pakai foto hasil AI untuk jualan hingga pembeli merasa tertipu Mojok.co

Dosa pengusaha kuliner, pakai foto makanan hasil AI hingga pembeli merasa tertipu

20 Juli 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar madura

3 hal langka di Madura, tapi umum di Jogja, sudah seharusnya Madura belajar pada Jogja!

16 Juli 2026
3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Bukan cuma soal dingin, ini 4 kejanggalan di Lembang yang bikin wisatawan Semarang heran

15 Juli 2026
Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini

Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini

17 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.