Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Surabaya Lebih Jago Memanfaatkan Jembatan Suramadu daripada Bangkalan Madura

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
14 April 2024
A A
Surabaya Lebih Jago Memanfaatkan Jembatan Suramadu daripada Bangkalan Madura Mojok.co

Surabaya Lebih Jago Memanfaatkan Jembatan Suramadu daripada Bangkalan Madura (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Membicarakan Jembatan Suramadu memang tak ada habisnya. Salah satu yang sering dibahas, jembatan terpanjang di Indonesia ini bak gerbang metaverse. Jembatan ini jadi penghubung kehidupan perkotaan yang diwakili Surabaya dan kehidupannya pedesaan yang diwakili Bangkalan Madura. 

Kedua daerah itu memang punya perbedaan mencolok, apalagi saat malam hari. Surabaya tampak lebih hidup dengan gemerlap lampu dan gedung-gedung tinggi. Sebaliknya, Bangkalan Madura tampak gelap, seperti nggak berpenghuni. Perbedaan juga terlihat dari bagaimana kedua daerah itu mengelola ujung Jembatan Suramadu. 

Ujung Jembatan Suramadu sisi Surabaya suasana lebih ramai. Di sana banyak warkop lesehan atau jajanan ringan. Walau tampak sederhana, titik ini tampak hidup dengan kehadiran anak muda yang nongkrong sambil ngopi atau sekedar keluyuran. Apalagi saat sore atau malam hari.

Akan tetapi, kondisinya jauh berbeda dengan ujung Jembatan Suramadu di Bangkalan Madura. Di sana sangat sepi. Jangankan anak muda, warung-warung yang ramah di kantong saja sangat jarang. Itu mengapa, Bangkalan Madura perlu meniru konsep ujung Jembatan Suramadu sisi Surabaya. Siapa tahu, spot itu bisa ramai dan semakin banyak menarik orang berkunjung ke Bangkalan Madura. 

Ujung Jembatan Suramadu Sisi Surabaya konsepnya sederhana, tapi bikin nyaman

Di bagian Surabaya, ujung Jembatan Suramadu dibuat warkop-warkop lesehan yang dikonsep sangat sederhana sebenarnya. Hanya ada stand penjual minuman, tikar untuk lesehan pelanggan, dan terpal untuk mengantisipasi hujan. Pengunjung bisa ngopi atau minum es menghadap pantai sambil memandangi Jembatan Suramadu yang membentang. 

Sembari melihat lalu-lalang kendaraan di atasnya, desir angin dan ombak menambah suasana lebih nyaman, apalagi kalau berdua dengan orang tersayang. Itu mengapa, banyak sekali muda-mudi yang berkunjung ke lokasi ini.

Di area Bangkalan Madura belum ada lokasi seperti ini. Lahannya kurang dimanfaatkan dengan baik. Malah dibangun gedung yang unfaedah, yakni rest area yang dilengkapi dengan foodcourt, landscape, hingga jalur pedestrian. Pembangunannya bahkan memakan dana hingga puluhan miliar rupiah. Bahkan, pembebasan lahannya mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, sampai sekarang lokasi tersebut masih sepi, nggak ramai, cuma jadi pajangan. Jangankan pengunjung, foodcourt-nya saja belum ada pedagang yang berjualan. 

Baca halaman selanjutnya: Harga makanan dan minuman …

Baca Juga:

Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian 

Balasan terhadap tulisan tukang cukur Madura: sampai kapan Madura terus dikaitkan dengan hal-hal yang tidak ada hubungannya?

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 14 April 2024 oleh

Tags: bangkalan madurajembatan suramadumaduraSurabaya
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Meluruskan Anggapan Keliru Warga Ibu Kota Terhadap Surabaya terminal mojok

Meluruskan Anggapan Keliru Warga Ibu Kota Jakarta Terhadap Surabaya

12 Oktober 2021
6 Dosa Pemerintah Desa Dharma Camplong di Sampang Madura yang Bikin Warga Mengelus Dada

6 Dosa Pemerintah Desa Dharma Camplong di Sampang Madura yang Bikin Warga Mengelus Dada

8 September 2025
Marvell Mall Surabaya, Mall Paling Menyedihkan di Surabaya: Eskalator Mati, Basement Mencekam, Tenant Gulung Tikar!

Marvell Mall Surabaya, Mall Paling Menyedihkan di Surabaya: Eskalator Mati, Basement Mencekam, Tenant Gulung Tikar!

30 Maret 2024
Madura Tidak Butuh Kereta Api!

Madura Tidak Butuh Kereta Api!

27 Juni 2023
Nggak Perlu Buka Google Maps, Berikut Tips biar Nggak Tersesat di Tunjungan Plaza Surabaya

Nggak Perlu Buka Google Maps, Berikut 5 Tips biar Nggak Tersesat di Tunjungan Plaza Surabaya

5 Mei 2024
Buket Wisuda, Perayaan yang Goblok dan Balas Budi yang Tanpa Arti

Buket Wisuda, Perayaan yang Goblok dan Balas Budi yang Tanpa Arti

21 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026
Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung Mojok.co

Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung

3 Agustus 2026
Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

3 Agustus 2026
Cipatat, kecamatan di Bandung Barat yang kontribusinya sering luput dari perhatian orang-orang Mojok.co

Kasihan Kecamatan Cipatat lebih sering diingat buruknya, padahal punya banyak kontribusi lain bagi Bandung Barat

31 Juli 2026
Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.