Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Derita Rumah di Gang Sempit: Tidak Punya Privasi, Tetangga seperti CCTV 24 Jam

Fitri Handayani oleh Fitri Handayani
7 Desember 2023
A A
Derita Punya Rumah di Gang Sempit: Tidak Punya Privasi, Tetangga seperti CCTV 24 Jam Mojok.co

Derita Punya Rumah di Gang Sempit: Tidak Punya Privasi, Tetangga seperti CCTV 24 Jam (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya menyadari tinggal di mana saja pasti ada kekurangan dan kelebihannya, termasuk rumah di gang sempit. Sisi positif tinggal dengan para tetangga yang hanya berjarak 5 langkah adalah komunikasi yang cukup intens. Hal yang sulit didapat di zaman yang serba individual seperti sekarang.  Hubungan yang terjalin pun.

Akan tetapi, rumah di gang sempit juga punya sisi tidak nyaman. Saya merasa tidak punya privasi saking dekatnya rumah yang satu dengan yang lain. Aktivitas di dalam rumah bisa ketahuan karena suara terdengar hingga luar rumah. Mulai dari suara saya nyanyi di kamar mandi, suara saya bercanda, bahkan langkah kaki ketika keluar rumah saja terdengar.  Jadi jangan heran kalau tiba-tiba menerima pertanyaan, mau pergi kemana? ada acara apa? sama siapa?

ADVERTISEMENT

Tetangga jadi tahu persis bagaimana aktivitas saya sehari-hari. Benar-benar seperti CCTV yang memantau 24 jam. Saya memahami, mereka tidak bermaksud memantau aktivitas satu sama lain, tapi mau bagaimana lagi. Masak iya saya memasang pengedap suara di rumah. 

Tetangga tahu isi rumah kita

Bukan perkara suara saja, mobilitas di gang sempit terbatas. Di tempat tinggal saya, hanya motor yang bisa masuk gang. Kendaraan sebesar mobil hanya bisa mengantar di ujung gang yang berbatasan langsung dengan jalan yang lebih besar. 

Nah, bisa dibayangkan kan kalau kita membeli barang-barang rumah tangga yang berukuran agak besar seperti TV, kulkas, mesin cuci. Mau tidak mau barang-barang baru itu hyanya bisa diantar hingga ujung gang, lalu digotong melewati rumah-rumah warga lain hingga sampai di tujuan. Otomatis, tetangga sekitar tahu barang apa saja yang baru dibeli. 

Tidak masalah kalau tetangga sekadar tahu ya. Jengkelnya, orang sekampung jadi kepo. Kadang sampai ditanya harga, baru atau bekas, kredit atau tunai. Benar-benar sedetail itu, jadi kurang nyaman. 

Jangankan barang-barang berukuran besar, barang mungil pun akan ketahuan kalau kalian berbalnja secara online. Sekalinya kurir berteriak paket di depan rumah, tidak hanya saya yang merasa terpanggil,  tapi juga tetangga lain. 

Rumah di gang sempit, dinding bisa mendengar

Ungkapan dinding bisa mendengar benar-benar terjadi pada rumah-rumah gang sempit. Kalian benar-benar tidak bisa merahasiakan apapun, apalagi rencana besar seperti hajatan pernikahan. Jadi, bagi kalian yang ingin mimpi seperti Maudy Ayunda yang diam-diam sebar undangan, jangan memilih tinggal di gang sempit. 

Baca Juga:

Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

Saat ini, Rumah dan Tanah yang Dianggap sebagai Aset Bernilai Investasi Itu Hanya Benda Mahal yang Susah Dijual

Saat merencanakan hajatan, sanak saudara pasti akan berkumpul untuk membahasnya. Tetanggamu tentu akan heran ada banyak orang kumpul di rumah. Pertanyaan ini-itu pasti akan terlontar. Mengelak tentu bukan pilihan tepat dan bijak. Cepat akan lambat tetangga sekitar juga bakal tahu. Barang rumah tangga saja mereka penasaran, apalagi kabar besar seperti pernikahan. Pasti akan dikulik juga. 

Aduh, tinggal di gang sempit kesannya jadi negatif banget ya. Mau bagaimana lagi, ini yang saya rasakan. Namun percayalah, rumah yang terletak di gang sempit juga banyak sisi serunya kok, akan saya ceritakan di lain kesempatan. 

Penulis: Fitri Handayani
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Gang Kober Depok, Wilayah Strategis Dekat UI tapi Menyiksa Pejalan Kaki

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Desember 2023 oleh

Tags: gang sempitRumahrumah di gang sempittetangga
Fitri Handayani

Fitri Handayani

Seorang karyawan swasta yang memilih jalur sunyi. Di tengah tuntutan pekerjaan, ia merawat kewarasan dengan menjalani hidup slow living di desa.

ArtikelTerkait

3 Tips Agar Rumah Tak Dibobol Maling

3 Tips Agar Rumah Tak Dibobol Maling

25 April 2022
5 Alasan Punya Rumah Dekat Pabrik Itu Nggak Enak

5 Alasan Punya Rumah Dekat Pabrik Itu Nggak Enak

5 Juli 2022
5 Tipe Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Punya Rumah Sendiri, Nanti Malah Merepotkan Mojok.co

5 Tipe Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Punya Rumah Sendiri kalau Punya Malah Merepotkan

8 Juni 2024
Boro-Boro Mikir Misahin Kamar Anak, Rumah Nggak Bocor Aja Udah Bagus

Boro-Boro Mikir Misahin Kamar Anak, Rumah Nggak Bocor Aja Udah Bagus

24 Februari 2020
Derita Punya Rumah di Dekat SMP Negeri

Derita Punya Rumah Dekat SMP Negeri

19 April 2023
Bisnis Toilet Umum Adalah Ide Usaha Terbaik untuk Rumah Dekat Tempat Wisata. Meski Kerap Dipandang Sebelah Mata, Cuannya Lumayan

Bisnis Toilet Umum Adalah Ide Usaha Terbaik untuk Rumah Dekat Tempat Wisata. Meski Kerap Dipandang Sebelah Mata, Cuannya Lumayan

12 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur Mojok.co

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

8 Agustus 2026
Kawasan Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

Jangan ke Surabaya Utara saat siang hari, jalannya bikin emosi, panasnya nggak masuk akal!

10 Agustus 2026
Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

8 Agustus 2026
Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026
Iuran wajib Hari Kemerdekaan Indonesia itu penjajahan gaya baru (Unsplash)

Tradisi iuran wajib untuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampung itu nggak masuk akal karena nggak semua warga punya uang sisa cuma buat panggung hiburan yang bikin berisik

9 Agustus 2026
Takut ke Puskesmas karena malas hadepin antrean panjang (Unsplash)

Pergi ke Puskesmas itu tidak menakutkan, yang menakutkan menghadapi antrean panjang dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.