Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Di Jogja, Pecel Lele yang Menjadi Lawan Berat bagi Warteg Kharisma Bahari, Bukan Warmindo

Ricky Karunia Ramadhan oleh Ricky Karunia Ramadhan
8 Juli 2023
A A
Pecel Lele Lawan Berat Warteg Kharisma Bahari di Jogja, Bukan Warmindo (Unsplash)

Pecel Lele Lawan Berat Warteg Kharisma Bahari di Jogja, Bukan Warmindo (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Minggu lalu, saya membaca sebuah tulisan di Kilas Mojok. Judulnya seperti ini: “4 Keunggulan Menu Warteg yang Bisa Menyisihkan Warmindo di Jogja”. Judul tersebut, seakan-akan, menyatakan bahwa di Jogja, medan perang kuliner hanya terbagi dua menjadi warteg vs warmindo. Padahal, ada warung pecel lele yang menyimpan potensi besar.

Iya, memang, saya sudah mendengar hal ini sejak beberapa minggu yang lalu. Bahwa Warteg Kharisma Bahari akan menguasai pasar kuliner di Jogja. Banyak yang memprediksi bahwa mereka akan menyingkirkan warmindo. Wah, pastinya para aa warmindo sedang cemas.

Pernyataan di atas itu saya tidak sepenuhnya setuju. Persaingan kuliner di Jogja itu nggak cuma warteg vs warmindo. Aneh sekali kalau kalian tidak memperitmbangkan pecel lele sebagai calon kuat penguasa kuliner Jogja. Berikut 6 alasannya.

#1 Cita rasa pecel lele yang khas dan ahli di bidangnya

Sesuai namanya, menu andalan yang mereka tawarkan adalah pecel lele. Ya masak pecel pincuk. Nah, di lidah orang Jogja zaman sekarang, cita rasa yang ada itu sudah tertanam lebih lama. Kalau dibandingkan warteg dan warmindo. Makanya, menurut saya, lebih baik ahli di 1 konsentrasi menu ketimbang punya banyak menu tapi rasanya nggak konsisten.

Warmindo itu kalau sekali ganti aa, pasti rasanya berubah. Sementara itu, menu di warteg memang banyak. Namun, yang enak ya itu-itu aja.

#2 Harga pecel lele itu terjangkau

Saya membaca perdebatan itu masih dari Mojok, yaitu kenapa warung padang makin murah, tapi warteg mahal. Artinya, ada perubahan harga di sana. Nah, kalau pecel lele, sejak dulu terkenal dengan harga murah. Titik. Nasi sama lele goreng itu biasaya ada rentang harga Rp13 sampai Rp16 ribu saja. Konsisten. Harga terjangkau.

#3 Spesifik tapi ada keragaman juga

Iya, kalau namanya warung pecel lele, menu andalannya sudah bisa kamu tebak. Tapi, sebetulnya, warung ini pasti menawarkan keragaman. Aada ikan bakar, ayam goreng, bebek goreng, sate-satean yang bisa dipanasi, dan lain sebagainya. Variasi menu ini membuat mereka selalu bisa memenuhi selera lidah Jogja di kala malam/

#4 Sisi tradisional yang tetap terasa

Warung pecel lele itu sudah bertahan di Jogja sejak lama. Selama itu pula, mereka mampu beradaptasi dengan selera lidah lokal. Jadi, lantaran sudah lebih dulu ada di sini, mereka akan lebih mudah diterima. Misalnya, sambal yang manis. Siapa, sih, yang nggak suka sambal?

Baca Juga:

6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Sakit Hati

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

#5 Menawarkan hiburan yang belum tentu ada di warmindo dan warteg

Beberapa warung pecel lele menawarkan hiburan seperti live music. Ya nggak semewah kalau di kafe, tapi kadang ada saja yang “mengamen”. Mereka bukan pengamen jalanan, tetapi grup musik yang rutin main di situ. Faktor ini bisa menjadi magnet bagi pelanggan maupun konsumen baru.

#6 Sudah mapan di Jogja

Tahukah kamu, pecel lele itu sudah lama menjadi penguasa kuliner Jogja, khususnya di kala malam. Maklum, di Jogja, mencari makanan berbasis sayur untuk makan malam itu sulit. Makanya, orang sini sudah terbiasa makan yang “garing” untuk makan malam.

Ingat, mengubah kebiasaan itu nggak mudah. Jadi, menurut saya, warteg akan butuh waktu lama untuk menguasai kuliner Jogja. Itu saja kalai warung pecel lele nggak melakukan inovasi.

Penulis: Ricky Karunia Ramadhan

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Pengalaman Makan di Warteg Kharisma Bahari Tegal dan Kekurangan yang Saya Rasakan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 9 Juli 2023 oleh

Tags: JogjaKharisma Baharipecel lelewarmindoWarteg Kharisma Bahariwarung pecel lele
Ricky Karunia Ramadhan

Ricky Karunia Ramadhan

Social media admin untuk Aku Baca, akun keren jualan buku. Pengasuh tokoh "Roki" di berbagai platform media sosial Rokok Indonesia.

ArtikelTerkait

Surat Terbuka untuk Pembenci Perantau di Jogja: Hanya Dhemit yang “Pribumi Jogja”, Kalian Bukan! konten kreator jogja

Hanya Ada 2 Tipe Orang yang Bisa Menetap di Jogja, yaitu Orang yang Berjiwa Wirausaha atau Orang yang Nggak Butuh Duit

31 Mei 2025
Jogja Kini Sudah Menjadi Kota Pendidikan Premium (Unsplash)

Jogja Kini Sudah Menjadi Kota Pendidikan Premium: Manis di Depan, Pahit di Tagihan

16 Desember 2024
Bagi Saya, Pasar Kangen Jogja Sudah Nggak Istimewa Lagi. Nggak Ngangenin!

Bagi Saya, Pasar Kangen Jogja Sudah Nggak Istimewa Lagi. Nggak Ngangenin!

13 Juli 2024
3 Kuliner Malang yang Gagal Total dan Tidak Laku di Jogja

3 Kuliner Malang yang Gagal Total dan Tidak Laku di Jogja

23 Juli 2024
Hal-hal yang Saya Rindukan dari Jogja dan Nggak Bisa Saya Jumpai Saat Merantau ke Kediri

Hal-hal yang Saya Rindukan dari Jogja dan Nggak Bisa Saya Jumpai Saat Merantau ke Kediri

1 September 2023
Dari Jogja Pindah Minang, “Dipaksa” Makan Nasi Padang Tiap Hari (Unsplash)

Nasib Mahasiswa Pertukaran dari Jogja ke Padang ketika Setiap Hari “Dipaksa” Menikmati Sedapnya Nasi Padang

29 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bayar STNK Sudah Bikin Pusing, Sekarang Mau Ditambah Parkir Setahun, Selalu Ada Cara Baru Nambah Beban Rakyat

Bayar STNK Sudah Bikin Pusing, Sekarang Mau Ditambah Parkir Setahun, Selalu Ada Cara Baru Nambah Beban Rakyat

22 Februari 2026
5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu Mojok.co

5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu

15 Februari 2026
Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026
6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag- Cuma Bikin Sakit Hati! (Wikimedia Commons)

6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Sakit Hati

22 Februari 2026
Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park Adalah Mahakarya yang Tercoreng Bau Sungai yang Tak Kunjung Dibenahi

20 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Siksaan di Bus Ekonomi Rute Surabaya Semarang bikin Frustrasi dan Kapok Naik Lagi: Murah tapi Harus Pasrah Jadi “Ikan Pindang” Sepanjang Jalan
  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa tapi Bisa Memakluminya karena Keadaan lalu Memaafkan
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.