Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Sisi Gelap dari Pekerjaan Menjaga Pertashop Milik Bapak Sendiri

Muhammad Arif Prayoga oleh Muhammad Arif Prayoga
19 Januari 2023
A A
Sisi Gelap dari Pekerjaan Menjaga Pertashop Milik Bapak Sendiri (Foto milik penulis)

Sisi Gelap dari Pekerjaan Menjaga Pertashop Milik Bapak Sendiri (Foto milik penulis)

Share on FacebookShare on Twitter

Saling bantu membantu antara satu sama lain adalah sebuah anugerah penciptaan manusia sebagai makhluk sosial. Apa saja bentuknya boleh, tak terkecuali dalam hambatan keuangan yang membuat orang mau tak mau harus berutang. Dan sebagai penjaga Pertashop milik keluarga, saya banyak menemui peristiwa seperti itu. 

Budaya berkata bahwa membantu orang yang kesusahan adalah sebuah etika, tapi pada kenyataannya rasa ikhlas tidak bisa dipaksa. Meskipun di benak orang lain kita bisa membantunya, tapi kita sendiri yang lebih tahu kesanggupan kita dalam membantu orang tersebut. 

Tipe mereka yang mau utang

Selama menjaga Pertashop milik bapak sendiri, saya ketemu banyak orang yang utang. Berkat itu, saya jadi bisa membedakan tipe-tipe orang yang mau utang.

Tipe pertama itu yang lugas dan tegas menyatakan mau utang. Biasanya, penghutang tipe ini tepat waktu dalam membayar utang tanpa harus kita sungkan menagih.

Tipe kedua dan tipe paling umum yaitu yang mengaburkan niat tujuannya di awal. Pujian disampaikan di awal sambil mencurahkan kesulitan yang sedang mengadang. Pokoknya calon “korban” yang dituntut peka untuk mencerna niat mereka.

Kedua tipe di atas biasanya dilakukan kepada kerabat atau teman. Tujuannya biar muncul rasa iba pada kita. Apalagi kalau kita sebetulnya mau menolak membantu karena keadaan.

Tipe ketiga dan yang paling menyebalkan adalah yang datang secara acak. Diutangi oleh orang tak dikenal memang kasus yang sangat jarang terjadi. Namun, berkat pengalaman yang bekerja di zona publik, saya jadi tahu hal beginian.

Menjaga Pertashop milik bapak yang nggak ada untungnya 

Keseharian saya adalah membantu orang tua mengelola bisnis Pertashop yang tidak ada untungnya. Kalau mau lebih tahu seberapa terpuruknya usaha bapak saya, kamu bisa baca esai saya di Mojok yang dikasih judul “Pertashop: Bisnis Halu yang Kata Agen Pertamina Bisa Bikin Sugih, tapi Nyatanya Perih” oleh redaktur. 

Baca Juga:

Laper malah ilang begitu lihat tempat makan terdekat rumah saya bikin spanduk pake AI. Ada yang ngerasa gitu juga nggak?

Bisnis Pertashop Jelas Karam: Hidup Segan, Mati Tinggal Menunggu Hari

Silakan baca di sini.

Esai itu saya tulis apa adanya, tanpa menyembunyikan sesuatu supaya khalayak iba. Satu sih yang saya samarkan, yaitu nama bapak saya. Namun, mau disamarkan atau tidak, para pemilik Pertashop di Solo Raya tahu bahwa itu kisah bapak saya.

Baca halaman selanjutnya….

Sisi gelap yang tak terduga

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2023 oleh

Tags: bensinmenagih utangpecel lelepertaminapertashopTukang bangunanUtang
Muhammad Arif Prayoga

Muhammad Arif Prayoga

Sarjana Komunikasi yang Gagap Berkomunikasi. Penulis di Copa-media.com. Bisa dihubungi via Instagram @arifprayogha_ dan Twitter @CopamediaID

ArtikelTerkait

pertamina pertamax diskon 30% harga mojok

Ngeliat Diskon Pertamax yang Ribet, Saya Jadi Penasaran, Ini Ngasih Diskon Apa Ngajak Ribut?

4 Mei 2020
Konten “Pinjam Dulu Seratus” Nggak Bikin Tukang Ngutang Minggat, Malah Bikin Kasus Pinjol Meningkat

Konten “Pinjam Dulu Seratus” Nggak Bikin Tukang Ngutang Minggat, Malah Bikin Kasus Pinjol Meningkat

10 September 2023
Sistem PayLater dan Normalisasi Budaya Berutang terminal mojok.co

Sistem PayLater dan Normalisasi Budaya Berutang

12 Desember 2021
Gadai SK PNS: Cara Cepat untuk Kaya sekaligus Menderita Hingga Akhir Hayat

Gadai SK: Cara Cepat untuk Kaya sekaligus Menderita Hingga Akhir Hayat

10 Desember 2024
Dilema Agen Elpiji Pertamina: Ambil Untung Besar Kena Masalah, Ambil Untung Kecil Bangkrut elpiji nonsubsidi regulator gas

Dilema Pangkalan Elpiji Pertamina: Ambil Untung Besar Kena Masalah, Ambil Untung Kecil Bangkrut

26 Januari 2023
citra debt collector jaket kulit tampang sangar kredit motor mobil menagih mojok.co

Persepsi Debt Collector terhadap Pekerjaan Mereka: Tampang Sangar Memang Bermanfaat

20 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

2 Agustus 2026
Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang kalah sama Indomaret (Wikimedia Commons)

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang jualan barang entar pasti kalah sama Indomaret

7 Agustus 2026
Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

3 Agustus 2026
Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026
3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.