Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

6 Format Penamaan Toko Bangunan yang Kerap Kita Jumpai

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
4 Februari 2022
A A
6 Format Penamaan Toko Bangunan yang Kerap Kita Jumpai terminal mojok.co

6 Format Penamaan Toko Bangunan yang Kerap Kita Jumpai (Evanto Elements)

Share on FacebookShare on Twitter

Memasuki awal tahun, banyak orang yang menyambutnya dengan berbagai macam hal. Ada yang membeli perlengkapan sehari-hari, ada yang menambah aktivitas baru, ada juga yang menyambutnya dengan merenovasi rumahnya, saya misalnya. Sebab, awal tahun seolah menjadi momentum untuk saya dan keluarga berbenah, baik membenahi perilaku maupun membenahi tempat tinggal.

Sebagai orang yang sedang “nduwe gawen”, banyak sekali perlengkapan/material bangunan yang harus saya beli. Mulai dari cat, paku, kayu, semen, pasir, besi, plafon, dan lain sebagainya. Hasilnya, saya pun bersama bapak saya keliling-keliling mencari material tersebut ke berbagai toko bangunan yang ada. Namun, setelah lebih sepuluh kali mengunjungi segala macam toko bangunan, ternyata ada satu hal yang menarik, yakni tentang format penamaan toko bangunannya. Dalam pemburuan material ke banyak toko bangunan itu, saya telah merangkum beberapa format penamaan toko bangunan yang ternyata sering kita jumpai.

#1 Menggunakan akhiran “mulya”

Format ini mungkin sering kita temui di berbagai toko bangunan yang tersedia. Kata “mulya” dalam KBBI merupakan bentuk tak baku dari “mulia” yang artinya tinggi, berderajat, dan berkedudukan. Sementara dalam sejarahnya, “mulya” berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti bernilai. Lantaran kata “mulya” merujuk pada sebuah harapan sang pemilik toko untuk mulya/mulia usahanya.

Di daerah saya sendiri atau di daerah-daerah lain, rasanya nggak akan sulit menemukan toko bangunan dengan format “mulya”. Biasanya, para pemilik toko bangunan tersebut memberikan kata “mulya” di akhir. Misal, toko bangunan Bhakti Mulya, Prasaja Mulya, Gunung Mulya, Cahaya Mulya, Usaha Mulya, Sinar Mulya, Dian Mulya, dsb. Alasan para pemilik toko bangunan memilih kata “mulya” selain karena namanya cukup estetik, mereka juga berharap bahwa yang dijual di toko bangunannya tidak kaleng-kaleng sehingga usahanya tersebut terus berjalan dan memberikan kemuliaan.

#2 Menggunakan akhiran “rejo”

Sementara di toko bangunan lain yang saya kunjungi, juga menggunakan format akhiran “rejo”. Seperti Enggal Rejo, UD Rejo, Sumber Rejo, Tegal Rejo, Moro Rejo, dan Sido Rejo, menjadi ciri khasnya. Pasalnya, kata “rejo” memiliki arti masyhur, terhormat, dan sempurna. Makanya, selain digunakan untuk menggambarkan letak daerah yang masyhur, toko bangunan juga memilih kata “rejo” sebagai format penamaannya. Lantaran kata “rejo” menggambarkan betapa sempurnanya kualitas material yang dijual.

#3 Menggunakan akhiran “abadi”

Selanjutnya, format akhiran “abadi” juga nggak kalah populer bagi penamaan toko bangunan. Saya kadang mbatin, kenapa kata “abadi” identik dengan toko-toko, ya? Khususnya toko bangunan? Pertanyaan itu akhirnya terjawab ketika saya mencoba bertanya ke salah satu pemilik toko bangunan.

“Saya juga nggak tahu kenapa, Mas, kata itu (abadi) sangat populer sebagai nama belakang toko. Tapi, kalau saya rasa, sih, makna “abadi” itu sebagai daya tarik konsumen sekaligus doa juga. Sebab, “abadi”, kan, artinya langgeng, kekal, dan awet. Toko saya saja pakai nama Berkah Abadi, karena selain berharap membuat berkah, bahan material di toko saya juga terjamin abadi (awet). Jadi, mungkin orang-orang yang punya toko bangunan punya filosofi seperti itu,” ucap si pemilik toko menjelaskan.

Makanya, coba kalian perhatikan, deh, pasti banyak toko yang menggunakan format ini, seperti Mitra Abadi, Anugrah Abadi, Putra Abadi, Mekar Abadi, Agung Abadi, Bintang Abadi, Cahaya Abadi, Makmur Abadi, dst.

Baca Juga:

Muak 30 Tahun Menyandang Nama Acep Saepulloh karena Sering Diejek “Abdi Kasep Sumpah Demi Allah”

Akibat Menyandang Nama Aneh, Seumur Hidup Nama Saya Dikira Typo: Sekali Lagi, Saya Dinas, Bukan Dimas!

#4 Menggunakan awalan “surya”

Kata “surya” juga menempati posisi penting dalam toko-toko bangunan. Jika tadi kita membahas akhiran, kata ini biasa digunakan untuk awalan, seperti Surya Mas, Surya Gemilang, Surya Sakti, Surya Alam, Surya Mega, dan toko bangunan yang menggunakan surya-surya lainnya. Mungkin, kata “surya” memiliki filosofi sendiri bagi para pemilik toko. Kalau saya perkirakan, pemilihan kata “surya” memiliki makna agar usahanya bisa terang, bersinar, dan bercahaya layaknya Sang Surya gitu. Nggak percaya? Ya, nggak apa-apa.

#5 Menggunakan awalan dan akhiran “jaya”

Kalau yang satu ini jangan ditanya lagi, deh. Mungkin, kalau bisa saya survei semua toko-toko bangunan di Indonesia, 95 persen pakai format penamaan ini, entah itu di awal atau di akhir. Misalnya untuk format akhiran, ada Berkah Jaya, Sumber Jaya, Timur Jaya, Kurnia Jaya, Serba Jaya, Bangun Jaya, Mega Jaya, Tunggal jaya, Makmur Jaya, Enggal Jaya, dst. Untuk format awalan, seperti Jaya Makmur, Jaya Raya, Jaya Sentosa, Jaya Samudra, Jaya Agung, dan lain-lain. Alasan memilih kata “jaya”, ya, sudah tahu sendiri, kan? “Jaya” berarti keberhasilan, kemenangan, dan kejayaan. Jadi, toko bangunan yang menggunakan format ini, ingin penjualan materialnya selalu berjaya. Begitu kira-kira.

#6 Mengombinasikan semuanya

Untuk yang terakhir ini terbilang mudah karena hanya mengotak-atik format penamaan sebelumnya menjadi satu kesatuan. Misalnya, Jaya Abadi, Mulya Jaya, Surya Jaya, Surya Abadi, Mulya Rejo, dan sebagainya. Tentu, dengan harapan kemakmuran toko tersebut terus belangsung dalam jangka waktu lama.

Setiap usaha pasti memerlukan keberhasilan, bukan? Makanya, untuk mendongkraknya, biasanya para pengusaha sering menggunakan kata/istilah yang memiliki arti baik untuk nama usahanya. Yah, selain karena ingin dipercaya konsumen, juga ingin “ngalap berkah” dari nama-nama tersebut. Di daerah kalian ada yang lain, nggak, Gaes?

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Februari 2022 oleh

Tags: namaRenovasi RumahToko Bangunan
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

4 Tips Renovasi Rumah untuk Pemula agar Tidak Ditipu Tukang

4 Tips Renovasi Rumah untuk Pemula agar Tidak Ditipu Tukang

13 Desember 2022
sunda majapahit gajah mada penaklukan mojok

5 Nama Orang Sunda yang Awet Muda

12 November 2020
Deretan Nama Guru yang Selalu Ada di Sekolah-sekolah Indonesia terminal mojok

Deretan Nama Guru yang Selalu Ada di Sekolah-sekolah Indonesia

21 Juli 2021

Nama yang Tak Identik dengan Suku, Bikin Bingung Masuk Komunitas Daerah Asal

24 Mei 2021
6 PTN yang Namanya Kerap Disalahpahami

6 PTN yang Namanya Kerap Disalahpahami

13 Agustus 2023
4 Alasan Nama Agus Nggak Bakal Punah dari Muka Bumi Mojok.co

4 Alasan Nama Agus Nggak Bakal Punah dari Muka Bumi 

8 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

31 Januari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.