Kamu boleh saja untuk sekarang belum kepikiran memasukan Untidar Magelang sebagai kampus yang akan kamu jadikan tujuan berkuliah. Memang nama Untidar masih kurang dilirik jika dibandingkan dengan kampus-kampus ternama yang ada di daerah lain, misal Jakarta, Malang, atau top of mind-nya, Jogja.
Setiap ada pendaftaran calon mahasiswa baru, Jogja selalu menjadi tempat tujuan kampus yang banyak diminati oleh para calon pendaftar. Seakan ada aturan tak tertulis “kalau kuliah, pilihlah Jogja.”
Padahal, kuliah itu tidak harus selalu di Jogja. Coba geser sedikit ke tetangga Jogja, Magelang, dan kalian akan menemukan Untidar Magelang yang juga merupakan salah satu PTN di Indonesia. Untidar menawarkan kehidupan perkuliahan yang tidak kalah dengan Jogja, bahkan bisa dibilang lebih manusiawi.
Berikut ini adalah 7 hal yang membuat Untidar Magelang menjadi kampus alternatif terbaik untuk kamu, yang bosan dengan Jogja, Malang, Jakarta, atau kota-kota besar lainnya.
Lokasi Untidar strategis, dan nggak jauh dari kota besar lain
Banyak orang yang sering menganggap bahwa Magelang itu daerah terpencil. Padahal secara geografis, Magelang berada di posisi yang cukup strategis, yang otomatis bikin Untidar dapat keuntungan yang sama. Kampus ini dikelilingi oleh kota-kota besar yang memiliki kampus ternama di Jawa Tengah dan DIY. Seperti Jogja, Semarang, hingga Purwokerto yang memiliki jarak yang relatif dekat.
Posisi ini menjadi suatu kelebihan untuk para mahasiswa ketika akan mengadakan suatu kegiatan studi banding antar-kampus baik dari prodi, fakultas, maupun organisasi lainnya. Tanpa mereka harus menempuh jarak yang cukup jauh.
Selain itu, memudahkan ketika para mahasiswa ingin mengeksplor wisata di berbagai kota lain dengan jarak yang relatif dekat. Mereka tidak perlu menghabiskan waktunya untuk berlama-lama di jalan.
Perkembangan kampus begitu pesat, dan masih akan terus berkembang
Sejak resmi bertransformasi menjadi PTN pada tahun 2014, perkembangan infrastruktur di Untidar bergerak begitu cepat. Perkembangan tersebut dapat dilihat dari banyaknya pembangunan yang dilakukan oleh institusi ini.
Selain itu, perkembangan kampus Untidar juga dapat dilihat dari bertambahnya program studi baru. Sebelum menjadi PTN Untidar hanya memiliki 10 program studi saja. Namun, kini jumlah program studi yang ada di Untidar mencapai 29 program studi.
Program studi yang ada di Untidar kini tidak hanya berfokus pada S1 saja, melainkan juga menyediakan program studi D3 dan D4. Per 2024, status Untidar resmi berubah menjadi PTN-BLU.
Tidak hanya itu, kini Unit Perpustakaan Akademik Untidar resmi menyandang akreditasi A berdasarkan hasil penelitian tim akreditasi nasional. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa Untidar ingin meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan sebagai pusat belajar para sivitas akademika.
Biaya kuliah lebih murah dan masuk akal dibanding kampus Jogja
Kalau ngomongin biaya UKT, Untidar menawarkan perhitungan yang jauh lebih ramah di kantong. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi para orang tua para calon mahasiswa. Mau lewat jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri, biaya UKT di Untidar tergolong sangat terjangkau. Golongan UKT terendah dimulai dari Rp500.000 per semesternya.
Sementara untuk biaya UKT tertingginya berada di kisaran Rp6.000.000 hingga Rp9.500.000 per semester. Semua biaya ini tergantung pada program studi yang diambil oleh para calon mahasiswa.
Untuk jalur mandiri, di Untidar dikenakan uang pangkal atau biasa disebut IPI. Biasanya besaran jumlah IPI ini tergantung pada kondisi finansial dan dapat dipilih sendiri oleh calon mahasiswa. Besaran biaya IPI jalur mandiri sekitar Rp2.000.000 hingga Rp45.000.000, yang hanya dibayarkan di awal perkuliahan saja.
Sekarang, kita bandingkan dengan Jogja. Biaya UKT salah satu kampus di Jogja paling rendah berkisar Rp0 hingga Rp4.325.000 per semesternya. Dan untuk biaya tertinggi per semesternya berkisar Rp24.700.000. Jadi, biaya UKT di Untidar Magelang lebih masuk akal jika dibandingkan dengan biaya UKT kampus yang ada di Jogja.
Fasilitas tiap program studi yang memadai dan terus diperbaharui
Untidar memiliki fasilitas yang memadai untuk memastikan seluruh kegiatan akademi dan praktikum berjalan secara optimal. Dukungan infrastruktur ini dirancang agar para mahasiswa mendapatkan ruang belajar yang nyaman, baik ketika di dalam kelas maupun praktik.
Hal ini dibuktikan dari adanya Bandongan Teaching Farm dan Kledung Research Park yang berfungsi sebagai penunjang kegiatan praktik mahasiswa pertanian dan peternakan. Tidak hanya itu, Untidar juga memberikan fasilitas berupa Laboratorium Audio Visual yang menyediakan alat fotografi, videografi, dan studio podcast untuk menunjang kegiatan praktik mahasiswa Ilmu Komunikasi.
Selain itu, Untidar juga menyediakan Laboratorium Terpadu yang dapat digunakan oleh seluruh program studi yang ada di Untidar. Di dalamnya menyediakan belasan laboratorium yang dapat digunakan oleh mahasiswa pada saat praktik. Mulai dari mahasiswa teknik, farmasi, dan masih banyak lagi.
Untidar juga telah memfasilitasi bagi para mahasiswa yang ingin mengerjakan tugas atau hanya sekedar membaca buku dengan membangun perpustakan di dalam kampus. Dan masih banyak lagi fasilitas-fasilitas yang ditawarkan Untidar untuk mendukung berjalannya KBM dengan baik.
Untidar memiliki deretan prestasi yang membanggakan
Kampus Untidar membuktikan kualitasnya dengan terus mencetak berbagai prestasi yang membanggakan. Prestasi ini diperoleh mulai dari institusi, dosen hingga para mahasiswa Untidar sendiri.
Terbukti di ajang Abdidaya PPK Ormawa 2025 Untidar berhasil memborong 7 penghargaan nasional sekaligus. Untidar juga mendapat predikat Terbaik 1 Perguruan Tinggi Penguatan Ekosistem Pemberdayaan. Serta menempati peringkat 2 pada P2MW tahun 2024.
Tak kalah, para mahasiswa Untidar juga mencetak berbagai prestasi. Mulai dari membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu di ajang bergengsi seperti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional, kompetisi esai , debat ilmiah, hingga olimpiade sains tingkat nasional.
Selain di akademik prestasi Untidar juga dicetak di ajang olahraga. Mahasiswa Untidar aktif menyumbangkan medali di berbagai kejuaraan olahraga. Seperti pencak silat, taekwondo, dan bulu tangkis.
Menjunjung tinggi visi misi unggul dalam kewirausahaan
Berkuliah di Untidar tidak hanya berfokus pengetahuan dan duduk di kelas menghafal teori saja. Kampus ini memiliki visi yang berbeda, yaitu “Menjadi Universitas Unggul, Inovatif, Berbasis Kewirausahaan dan Kebudayaan”.
Dengan visi ini, Untidar ingin membangun mental mandiri usaha para mahasiswanya. Pengetahuan akademik dipadukan dengan ilmu kewirausahaan. Bahkan di Untidar memiliki mata kuliah wajib kewirausahaan bagi seluruh program studinya.
Mahasiswa diminta untuk praktik langsung bagaimana cara menjadi seorang pengusaha dengan membuat produk buatannya sendiri. Harapan dengan adanya visi dan kebijakan ini, Untidar dapat mencetak lulusan yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Tidak hanya sekedar menjadi pencari kerja saja.
Biaya hidup di area kampus Untidar yang ramah di kantong
Inilah yang menjadi salah satu alasan para mahasiswa akhirnya betah kuliah dan tinggal di Magelang. Biaya hidup sehari-hari di area kampus Untidar tergolong sangat ramah di kantong buat para mahasiswa.
Tenang saja, untuk mencari tempat makan di area kampus Untidar pun tidak begitu susah. Banyak tempat makan di sekitar Untidar yang tidak kalah jika dibandingkan dengan keberadaan tempat makan di sekitar kampus-kampus Jogja.
Jika dibandingkan dengan Jogja yang sekarang rata-rata biaya hidup dan makan sehari-hari sudah dikenal lumayan tinggi, Magelang justru masih memiliki harga yang jauh ramah di kantong mahasiswa. Hanya dengan membawa uang Rp 8.000 hingga Rp 10.000 saja, kamu udah bisa beli makan. Harga kos-kosannya juga lebih masuk akal dibandingkan dengan Jogja. Dengan begitu kamu bisa makan 3 kali sehari dengan tenang, tanpa harus memikirkan saldo ATM yang pas-pasan.
Bukan pilihan pertama, tapi, nggak masalah kan?
Mungkin Untidar bukanlah menjadi nama pertama yang muncul di pikiranmu saat ingin berkuliah. Tetapi Untidar dapat dijadikan alternatif kampus terbaik saat kamu nggak mau maksain diri untuk berkuliah di Jogja.
Untidar membuktikan tidak hanya kampus besar saja yang bisa bikin kamu berkembang di akademik maupun non-akademik. Di sini, kamu bisa berkembang dan menjaga kewarasan mental dengan dukungan lingkungan belajar yang tenang.
Solusi ini sangat cocok buat kamu yang ingin merasakan hidup tenang di dunia perkuliahan. Kampus berstatus negeri dengan fasilitas yang memadai dan segudang prestasi.
Kamu bisa lihat lebih lanjut mengenai kampus Untidar di laman resmi kampus ini. Jadi, tunggu apa lagi? kalau kamu tidak ingin berkuliah di Jogja dan mencari kampus yang cocok dan berkualitas, Untidar lah yang cocok untukmu.
Penulis: Arsya Listya Eka Pramudita
Editor: Rizky Prasetya
BACA JUGA Untidar, Kampus Negeri Nggak Terkenal di Magelang yang Layak Diperhitungkan
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
