Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

5 Keuntungan Undangan Digital yang Bisa Kamu Pertimbangkan

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
6 Januari 2022
A A
5 Keuntungan Undangan Digital yang Bisa Kamu Pertimbangkan Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Kapan hari tanpa sengaja, saya pernah mendengar seorang mengeluh tentang undangan yang baru saja dia terima. Dia mengeluh bukan karena acara tersebut digelar pas tanggal lagi tua-tuanya. Bukan pula karena nama pengantin yang ternyata adalah seseorang yang dulu pernah berjanji setia selamanya. Dia mengeluh karena undangan yang dia terima adalah undangan digital.

Apa sebab?

ADVERTISEMENT

Menurutnya, undangan digital itu effort-nya kurang dan terkesan nggak menghargai tamu yang akan diundang. Dia pun membandingkan dengan undangan konvensional. Katanya, undangan konvensional yang dibagikan secara langsung kepada tamu yang diundang lebih menggambarkan kesungguhan hati si empunya acara. Bahwa mereka, si shohibul bait, benar-benar tulus mengharapkan kehadiran para tamu undangan.

Padahal apa salahnya sih pakai undangan digital? Justru undangan digital memiliki banyak nilai lebih dibanding undangan konvensional.

#1 Low budget

Kehadiran undangan digital telah menolong banyak calon pengantin dari tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk menggelar resepsi pernikahan. Kenapa? Karena harganya murah, Mylov.

Nih, saya kasih tahu. Di salah satu web penyedia jasa pembuatan undangan digital, harga satu undangan dibanderol dengan harga mulai dari 59 ribu. Kalau desainnya lebih njlimet dan ada banyak fitur yang ditampilkan, harga tentu berbeda. Harga paling mahal untuk satu undangan digital di web tersebut adalah 250 ribu.

Sekarang coba bandingkan dengan harga undangan konvensional. Kita ambil harga yang standar saja, 2000 rupiah per satu undangan. Jika jumlah tamu yang akan diundang ada 400 orang, maka calon pengantin harus menyiapkan dana sebesar 800 ribu. Wew. Selisihnya jauh banget, kan? Lumayan bisa dialokasikan untuk hal lainnya.

#2 Ramah lingkungan

Tak peduli seberapa bagus dan cantik undangan, nasib mereka akan berakhir di tempat sampah. Memangnya ada orang yang sudi menyimpan undangan? Buat apa? Investasi? Elon Musk tersenyum membaca ini. Artinya, undangan konvensional cuma nambah-nambahin jumlah sampah di dunia. Beda dengan undangan digital. Dia cuma jadi sampah… di ruang penyimpanan HP-mu.

Baca Juga:

10 Ide Usaha Menjanjikan di Tengah Era Digital, Nggak Ribet Cuan Lumayan

Undangan Kenduri di Desa Bumiayu Magelang Pakai Sembako, Tradisi Aneh tapi Buktikan Betapa Indahnya Seduluran Masyarakat Desa

#3 Bebas berkreasi

Ketika kita menggunakan undangan konvensional, kreativitas kita dibatasi oleh desain blangko kosong undangan yang paling gitu-gitu aja. Mentok cuma bisa kasih foto calon pengantin sebagai tambahan nilai estetik. Beda dengan undangan digital. Mau desain gaya apa aja, bisa. Disisipkan lagu? Dikasih link dompet digital? Video love story calon pengantin? Ah, kecil itu. Bisa banget.

#4 Praktis

Kalau tamu yang akan diundang di pernikahan hanya tetangga kiri kanan, urusan sebar-sebar undangan tentu nggak akan jadi persoalan. Ndilalah, yang jadi tamu undangan itu heterogen dan mereka nggak tinggal dalam satu atap. Dengan kata lain, harus mendaki gunung melewati lembah dulu supaya semua undangan itu bisa terdistribusikan. Ribet apa ribet? Nah, kalau pakai undangan digital, jarak hanyalah soal angka yang bisa dilipat. Praktis.

#5 Cepat

Bayangkan seandainya yayangmu tiba-tiba ngajak nikah. Nggak mau minggu depan, apalagi tahun depan. Maunya besok. Titik. Apa iya bisa mencetak sekian ratus undangan konvensional dalam hitungan jam? Kalaupun mampu, distribusinya bagaimana? Masa mau pakai ekspedisi JnT yang same day?

Tapi, dengan menggunakan undangan digital, diajak yayang ijab kabul besok pun nggak masalah. Lha, wong proses pembuatannya paling cuma itungan jam, kok. Habis itu tinggal kirim, kirim, kirim. Beres. Paling jempol doang yang butuh dipijet.

Lantas, bagaimana dengan ketiadaan unsur ketulusan dalam undangan digital yang dikeluhkan oleh TS? Soal itu, mari kita pahami bahwa zaman telah berubah. Haruskah kita mengukur ketulusan orang lain hanya dari seperti apa bentuk undangan yang mereka kirim? Bagaimana jika beberapa tahun kemudian, seiring perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup, undangan digital ini jadi sama biasanya seperti undangan cetak? Apakah itu berarti ketulusan juga ikut lenyap seiring makin jarangnya orang pakai undangan cetak?

Hayo, gimana, hayooo~

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Januari 2022 oleh

Tags: digitalundangan
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Kenapa sih Pada Protes Akses NIK Kudu Bayar? Kayak Nggak Paham Aja Biasanya Gimana SIM

Sudah Saatnya Kita Beralih ke SIM Digital

14 Oktober 2022
Bank Jago, Bank Digital yang Nggak Sesuai Ekspektasi Saya Mojok.co

Bank Jago, Bank Digital yang Nggak Sesuai Ekspektasi Saya

29 Juni 2024
cara menghitung tamu undangan di nganjuk

Begini Cara Warga Nganjuk Menghitung Tamu Hajatan

20 Oktober 2021
tutorial balikan dengan mantan pacar pasangan ngambek marah konflik pacaran pacar janji mojok

Minta Tolong Mantan Pacar buat Nyebarin Undangan Nikah Itu Otaknya di Mana?

22 Januari 2021
Rice cooker

Rice Cooker Philips Smart 3D Biasa Saja, Terus Bedanya sama yang Lain Apa?

27 November 2021
3 Tips Menggunakan Undangan Pernikahan Digital Terminal Mojok

3 Tips Menggunakan Undangan Pernikahan Digital

12 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian Mojok.co

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian

8 Agustus 2026
Nelangsa Penderita Buta Warna di Dunia Kerja : Nggak Dilirik HRD sampai Dapat Persepsi Buruk Kolega buta warna parsial

Gara-gara buta warna parsial, saya tidak bisa jadi apa-apa karena syarat administrasi yang mendiskriminasi

9 Agustus 2026
Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

4 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Takut ke Puskesmas karena malas hadepin antrean panjang (Unsplash)

Pergi ke Puskesmas itu tidak menakutkan, yang menakutkan menghadapi antrean panjang dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.