4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran  

Kos menjadi tempat tinggal yang paling dicari oleh para perantau, entah yang bekerja atau melanjutkan pendidikan. Biaya dan fasilitasnya pun beragam sehingga bisa disesuaikan dengan budget yang dimiliki. Selain mencari secara manual, calon penyewa juga bisa mencarinya melalui internet atau media sosial.

Saya sudah beberapa kali berpindah-pindah kosan mulai dari saat kuliah hingga bekerja. Ada yang bayar per bulan sampai per tahun. Setiap pemilik kos tentu memiliki perilaku atau kebiasaan yang berbeda-beda. Berikut ini merupakan beberapa kelakuan pemilik kos yang bikin saya jengkel.

#1 Pemilik kos masuk ke kamar penyewa tanpa izin terlebih dahulu

Saya tahu bahwa pemilik kos punya otoritas untuk mengecek kamar setiap penyewa. Namun, tentunya hal tersebut harus dibarengi dengan aturan. Setiap penyewa tentu punya privasi dan hak untuk menjaga kamar mereka dari orang, termasuk pemilik kos itu sendiri. Pemilik kos tidak bisa seenaknya masuk ke kamar penyewa tanpa izin terlebih dahulu.

Dulu saya pernah mengalami hal ini. Ibu kos masuk ke kamar saya tanpa izin terlebih dahulu saat saya sedang pulang kampung. Itu semua saya sadari saat melihat ada beberapa barang yang berubah posisinya. Saat bertanya ke ibu kos, ternyata memang benar beliau masuk ke dalam kamar saya. Lebih menjengkelkannya lagi, anaknya pinjam novel saya tanpa sepengetahuan saya.

BACA JUGA: Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah

#2 Pemilik kos pinjam uang ke penyewa

Kalau sekali atau dua kali mungkin masih wajar, tapi kalau sudah berkali-kali ya sebenarnya cukup risih juga, apalagi alasannya kurang meyakinkan. Terlebih beliau tidak bisa melunasi seperti yang sudah dijanjikan. Karena hal itu, saya pun cukup kapok untuk meminjamkannya kembali.

Kawan saya di kamar berbeda ternyata juga sering meminjamkan uangnya ke ibu kos, bahkan terlalu sering. Entah tidak enak atau bagaimana, doi selalu meminjamkannya. Parahnya, ibu kos meminjam uang saat pinjaman sebelumnya belum dilunasi. Karena tak betah, kawan saya akhirnya pindah kosan. Beberapa bulan kemudian, saya menyusul untuk pindah kosan ke tempat lain.

#3 Pemilik kos tidak cepat tanggap saat ada masalah di kos

Dulu saat masih kuliah, saya pernah tidak mandi saat hendak berangkat kuliah karena air di kosan mati. Saya pikir sepulang kuliah air di kosan sudah menyala lagi, tapi ternyata masih mati. Bagaimana pun juga, penyewa adalah raja dan pemilik kos tentunya harus cepat tanggap dengan permasalahan yang dialami penyewanya.

Hal yang paling menjengkelkan ketika pemilik kos acuh tak acuh sehingga penyewa yang harus turun tangan sendiri. Kalau sekadar ganti bohlam sih nggak jadi masalah, harganya juga murah. Tapi kalau pintu rusak atau kamar mandi bocor diserahkan ke penyewa juga itu sih udah keterlaluan banget. Apalagi kalau pemilik kosan menyuruh penyewa buat sabar, bukannya benerin.

#4 Harga sewa tiba-tiba naik tanpa pemberitahuan sebelumnya

Pengalaman terakhir yang bikin saya jengkel saat ngekos yaitu ketika pemilik kos tiba-tiba menaikkan harga sewa tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Kalau dibarengi dengan peningkatan fasilitas sih nggak jadi masalah, tapi kalau tiba-tiba naik tapi fasilitas masih gitu-gitu aja, ya penyewa juga berhak protes.

Mbok ya kalau mau menaikkan harga harus ada pemberitahuan dulu sebelumnya. Selain itu juga harus disertakan alasan pendukungnya. Jangan tiba-tiba naik begitu saja, penyewa juga pasti butuh penjelasan. Mentang-mentang pemilik, jadi bisa seenaknya.

Itulah beberapa kelakuan pemilik kos yang bikin jengkel penyewanya. Kalau kalian, pernah punya pengalaman buruk apa saat ngekos?

Penulis: Erfransdo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Masalah yang Paling Bikin Pemilik Kos di Jogja Menderita, Lebih Parah dari Kasus Mahasiswa Nimbun Sampah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version