Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

4 Kekurangan KLX Saat Digunakan sebagai Motor Harian

Wikan Agung Nugroho oleh Wikan Agung Nugroho
29 Mei 2021
A A
klx kawasaki mojok

klx kawasaki mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi sebagian orang, naik motor KLX bikin kita terlihat keren dan macho. Selain itu, muncul juga stigma lain yang muncul pada motor ini, seperti motor klitih dan motornya para fuckboy. Mungkin itu kelebihan secara tidak langsung bagi kalian saat memakai motor dengan tipe trail ini. Motor dengan segala keunggulannya ini banyak menawarkan hal hal yang tidak bisa dilakukan motor biasa seperti kuatnya menaiki tanjakan yang curam, anti-macet saat melewati jalanan yang sedang banjir, hingga kemampuannya menjangkau medan medan ekstrem seperti bukit dan hutan.

Setelah hampir lima tahun saya menggunakan motor yang katanya terlihat klitih ini, ternyata banyak hal hal yang jatuhnya nyesek saat mengendarai motor ini. Motor ini worthy lah soalnya bisa membantu saya berpetualang. Namun masalahnya kan tidak setiap hari saya terus liburan dan berpetualang, ada kehidupan yang harus dilanjutkan. Dari sinilah awal mula hal-hal nyesek terjadi ketika menggunakan motor ini sebagai motor harian. Keunggulan motor ini ternyata nggak kepake amat di jalan perkotaan. Berikut saya berikan hal-hal yang jatuhnya nyesek saat KLX dijadikan motor harian.

Boros

Motor dengan mesin 4 tak 150cc ini menurut saya lumayan boros dalam urusan bahan bakar. Motor trail atau dual purpose memang didesain untuk menerjang berbagai medan, karena itulah motor ini sering sekali digeber demi mengejar torsi. Itulah mengapa BBM dari KLX lebih cepat habis. Setidaknya saya harus mengeluarkan Rp20.000 per jarak 46 Km. Sangat membuat dompet kering untuk ukuran saya yang seorang mahasiswa yang harus riwa-riwi sana-sini.

Memang saya akui tenaga motor ini bukan kaleng-kaleng, tapi jikalau dipakai di jalanan raya super padat kendaraan ya buat apa ? buat naik trotoar ?

Sulitnya mencari tambal ban yang mau menerima

Ini merupakan hal nyesek yang kerap kali terjadi. Menggunakan ban bawaan pabrik yang banyak orang menyebutnya “ban tahu” yang digunakan di jalan raya bukanlah pilihan yang tepat. Pasalnya ban ini akan cepat terkikis habis dimakan panasnya aspal. Sehingga membuat ban cepat halus dan mudah sekali bocor. Sekali bocor, bakalan sulit mencari tambal ban yang siap menerima motor KLX kalian. Pasalnya melepas ban motor KLX itu tidak semudah membalikan tangan. Berat dan besarnya bodi kendaraan membutuhkan tenaga yang ekstra. Jikalau ada yang mau menerima, biasanya akan meminta ongkos lebih dari motor biasanya.

Kasihan yang dibonceng

Motor KLX ini memang dirancang untuk berpetualang menjangkau medan-medan ekstrem, bayangkan aja bagaimana jika hal tersebut dilakukan dengan berboncengan, yang ada yang dibonceng bakalan mabuk muntah-muntah. Memang motor KLX ini menyediakan handle stand pijakan kaki untuk bisa berboncengan, namun posisinya yang berdekatan dengan leher knalpot yang bakalan membuat kaki panas tak karuan. Jok motor ini juga menambah derita yang numpang motor KLX ini. Tipis dan pendeknya jok motor ini cukup untuk membuat pantat penumpang mati rasa. Maka dari itu saya tidak menyarankan menggunakan motor ini saat ngedate maupun sunmori bersama gebetan atau pasangan kalian.

Sulitnya keluar parkiran

Tinggi, lebar, besar, dan berat. Itulah empat hal yang mendeskripsikan bodi motor KLX ini. Motor ini membutuhkan space parkir yang lumayan sedikit lebih luas daripada motor biasanya. Maka dari itu kerap kali kesusahan mengeluarkan motor ini dari parkiran yang super padat seperti parkiran mal, tempat makan, dan kampus yang space parkirnya lumayan sempit. Syukur syukur dibantuin oleh kang parkirnya saat mindahin motor, kalau ndak ya siap siap aja olahraga angkat beban kendaraan.

Baca Juga:

Punya Motor Vespa Itu Menyenangkan, tapi buat Kendaraan Harian, Nggak Dulu

5 Hal yang Harus Diperhatikan Orang yang Awam Dunia Otomotif sebelum Beli Motor Bekas 

Berdasarkan beberapa hal nyesek diatas dapat saya simpulkan, bahwa sebaik dan sebagus-bagusnya motor adalah yang digunakan sesuai dengan medannya dan peruntukannya. Jangan hanya karena gengsi tiba-tiba pakai traktor di jalan raya ya, Mylov. 

BACA JUGA Saya Pengguna KLX dan Saya Bukan Fuckboy dan tulisan Wikan Agung Nugroho.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2022 oleh

Tags: kawasaki klxmotor harianotomotifperkotaan
Wikan Agung Nugroho

Wikan Agung Nugroho

Suka nulis di blog Pers Mahasiswa, dan fans Arsenal garis keras.

ArtikelTerkait

Mitsubishi Lancer Evolution

Impian Masa Kecil Saya Hancur Seketika Setelah Ngerasain Naik Mitsubishi Lancer Evolution

17 Oktober 2019
Pengakuan dari Pengendara Nmax Nonbarbar, Berhenti Menyalahkan Kami Semua! terminal mojok.co

5 Cara Alternatif Menaruh Tutup Tangki Yamaha Nmax Ketika Sedang Mengisi BBM

2 September 2020
Memilih Setia sama Motor Tua daripada Selingkuh dengan Motor Baru terminal mojok.co

Pasang Knalpot Racing Adalah Tanda Pemilik Motor Boros dan Tidak Setia

7 Oktober 2020
toyota kijang super mesin praktik mojok sejarah toyota avanza di indonesia

Alasan Engine Kijang Super Selalu Ada di Tempat Praktik Otomotif

3 Oktober 2020
Yamaha Vega ZR, Melepasnya Adalah Kebodohan, Tapi Mempertahankannya Adalah Kebodohan Yang Lain terminal mojok.co

Yamaha Vega ZR, Melepasnya Adalah Kebodohan, Mempertahankannya Adalah Kebodohan yang Lain

26 Agustus 2020
All New Honda Vario 125 eSP 2018: Motor Matik Kencang, Nyaman, dan Paling Enak Dipakai Harian motor honda blade 110 honda vario 160 supra x 125 vario street

All New Honda Vario 125 eSP 2018: Motor Matik Kencang, Nyaman, dan Paling Enak Dipakai Harian

24 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.