4 Hal Menjengkelkan yang Sering Ditemui Saat Membeli Nasi Goreng

4 Alasan Nasi Goreng Pinggir Jalan Lebih Enak daripada Nasi Goreng Rumahan Terminal Mojok

Nasi Goreng Pinggir Jalan Lebih Enak daripada Buatan Rumahan (Unsplash.com)

Nasi goreng, tidak bisa tidak, jadi comfort food kebanyakan orang, alias jadi menu yang jadi top of mid orang-orang. Pagi, siang, sore, malam, makanan ini mudah ditemukan. Kita tak perlu lagi bicara rasa, sebab yang namanya comfort food ya pasti enak. Bikinnya pun nggak susah. Kecuali yang nggak bisa masak ya, rebus aer aja tetep gagal kalau nggak bisa masak mah.

Meski jadi comfort food, nggak jarang kita nemu nasi goreng yang alih-alih bikin kenyang, malah bikin naik pitam dan jengkel gara-gara hal-hal berikut. Apa saja hal tersebut?

Nasi yang terlalu lembek

Nasi goreng yang “benar” adalah yang nggak lembek. Sebab, jika lembek, nasi akan menjadi menggumpal saat dimasak sehingga bumbu nggak tercampur dengan sempurna. Nah kadang orang yang masak nggak ngeh sama hal ini. Saya pernah mengalami hal menjengkelkan ini.

Saat saya sedang di alun dan pengin makan nasgor, saya memilih penjual nasgor yang paling sepi. Malas antre coy. Ketika pesanan saya datang, lha kok nasinya lembek. Jelas rasanya kurang nikmat soalnya ya itu tadi, bumbunya nggak merata. Nasinya yang lembek bikin saya ngerasa makan bubur goreng. Duh, sebel.

Kerupuk yang melempem

Makan nasi goreng emang paling nikmat didampingi kerupuk. Namun, kenikmatan ini terkadang harus sirna karena kerupuk yang didapatkan sudah melempem. Tentunya kerupuk jika sudah melempem pastinya akan lebih sulit untuk dimakan dan rasanya jadi kurang nikmat. Biasanya kerupuk melempem karena tempat menyimpannya yang nggak bener.

Saran saya untuk para penjual, ketimbang disimpan di toples, mending sekalian diplastikin atau diwadahin per porsi, biar kerenyahannya tetap terjaga. Biar tetap kriuk dan kemripik.

Rasanya yang amis

Nasi goreng identik dengan telur sebagai bahan baku pelengkap. Jika salah dalam proses memasak telur, pastinya bisa menyebabkan makanan menjadi amis. Nah, salah satu hal menjengkelkan yang pernah saya alami adalah nasi goreng yang dimakan rasanya amis.

Masukan untuk seluruh penjual nasgor di seluruh jagat raya ini, untuk lebih dulu menanyakan apakah telurnya ingin dicampur atau pisah. Karena saya pernah beberapa kali membeli nasi goreng dengan telur dicampur rasanya amis, jadi untuk sekarang lebih suka telurnya untuk dipisah.

Acar yang terlalu sedikit

Acar menjadi salah satu pelengkap wajib saat menyantap kuliner ini. Keberadaan acar jadi sangat penting, karena acar dapat menjadi pengganti sayur sehingga makan nasgor lebih bergizi. Sayangnya, acar dalam nasi goreng menurut saya porsinya sangat sedikit. Sering kali saya berpikir ini penjual niat kasih acar nggak sih, masa potongan timun dan wortelnya bisa dihitung jari. Apa salahnya sih porsi acarnya ditambah lagi.

Nah itulah hal-hal menjengkelkan yang ada saat menyantap nasi goreng. Jadi apa kalian pernah mengalami hal tersebut?

Penulis: Hernika Aulia
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kenapa Sarapan Nasi Goreng Dipercaya Bikin Ngantuk?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version