Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

3 Minuman Khas yang Wajib Dicoba Ketika Berkunjung ke Sumatera Barat

Zuinal Aini oleh Zuinal Aini
12 Oktober 2024
A A
3 Minuman Khas yang Wajib Dicoba Ketika Berkunjung ke Sumatera Barat

3 Minuman Khas yang Wajib Dicoba Ketika Berkunjung ke Sumatera Barat (Onyaso via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Sekali seumur hidup, setidaknya sempatkan mencicipi minuman khas Sumatera Barat berikut ini. Dijamin nggak nyesel.

Provinsi Sumatera Barat yang lebih dikenal dengan Kota Padang memiliki banyak daya tarik untuk dikunjungi. Mulai dari pariwisata, budaya, dan yang paling banyak digemari yaitu kulinernya yang khas.

Berbicara tentang kuliner khas Sumatera Barat, orang-orang pasti akan langsung membayangkan lauk-pauk yang sering ada di rumah makan Padang. Namun, banyak yang tidak mengetahui bahwa Sumatera Barat juga memiliki minuman khas yang tak kalah enak dan menarik. Agar tidak penasaran, mari kita ulik pada artikel ini!

#1 Teh Talua Bang Ucok, teh telur dengan topping melimpah

Teh Talua Bang Ucok merupakan minuman khas Sumatera Barat pertama yang akan kita ulik. Sempat viral di media sosial, teh telur yang dapat ditemui di Kota Bukittinggi tepatnya di Jalan Melati, Guguak Panjang ini memiliki keunikan dari segi tampilan penyajian, porsi, dan topping yang digunakan.

Teh Talua Bang Ucok berbahan dasar satu butir telur itik dan air teh panas. Pada proses pembuatannya, kuning dan putih telur dipisah terlebih dahulu, kemudian bagian kuning telur dimasukkan ke dalam gelas berganggang ukuran besar yang ditambahkan gula pasir. Kuning telur dan gula pasir dikocok secara manual hingga mengembang, proses pengocokan dihentikan ketika buih kuning telur telah setinggi gelas. Setelah itu, air teh panas mendidih dimasukan ke dalam gelas hingga buih kuning telur tadi meluber dari gelas. Sebagai penyajian akhir, ditambahkan SKM untuk melengkapi rasa manis minuman dan taburan coklat bubuk sebagai topping.

Penyajian teh telur dengan tampilan yang meluber serta topping susu bubuk melimpah inilah yang membuat daya tarik orang-orang untuk menikmati minuman khas Sumatera Barat tersebut. Belum lagi porsinya yang jumbo dengan harga merakyat, yaitu sekitar Rp13 ribu saja semakin menjadi pelet yang kuat untuk menyicipinya.

Soal rasa jangan risau, tentu saja teh telur ini memiliki rasa yang enak dan legit. Amis telur juga tidak terasa saat diminum dan rasa manisnya tetap pas meski terlihat full topping.

#2 Kawa Daun, minuman khas Sumatera Barat yang berbahan dasar daun kopi

Minuman kedua yang kita ulik adalah kawa daun. Minuman ini merupakan minuman khas yang berasal dari daerah Batusangkar. Keunikannya terletak dari bahan baku dan wadah yang digunakan untuk menyajikan kawa daun.

Baca Juga:

Pantai Air Manis Padang, Lokasi Legenda Malin Kundang yang Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Cerita Orang Jakarta Selatan di Perantauan: Dicap Anak Gaul, padahal Aslinya Biasa Aja

Kawa daun merupakan minuman berbahan dasar daun kopi. Asal mulanya dahulu ketika zaman kolonial Belanda masih menduduki Indonesia. Masyarakat setempat yang tidak mampu membeli biji kopi, akhirnya mengumpulkan daun kopi untuk dijadikan minuman pengganti kopi itu sendiri.

Proses pembuatan minuman khas Sumatera Barat satu ini tidak begitu susah. Pertama-tama dilakukan pemetikan daun kopi, jenis daun kopi yang digunakan adalah daun kopi robusta yang sudah tua. Setelah itu, dilakukan pengasapan pada daun kopi hingga berubah warna menjadi sedikit kecoklatan. Pengasapan ini bertujuan untuk membunuh kuman dan menghilangkan kotoran yang masih menempel pada daun kopi.

Langkah selanjutnya adalah daun kopi dirontokkan dari tangkai dengan cara diremas agar tekstur dau mengecil dan mempermudah proses perebusan. Terakhir, daun kopi direbus hingga mendidih, hampir sama seperti merebus teh biasa. Setelah direbus, kawa daun siap disajikan.

Penyajian minuman khas Sumatera Barat ini tidak menggunakan gelas biasa, tetapi menggunakan batok kelapa kering bertadah bambu. Cara penyajian inilah menjadi daya tarik kawa daun.

Sedangkan untuk rasa yang dihasilkan, seperti campuran teh dan kopi tanpa gula. Namun, jika tidak terlalu tahan dengan rasa pahit, biasanya di kedai-kedai kawa daun daerah Batusangkar memberikan opsi penyajian menambahkan gula atau kental manis. Selain itu, kawa daun ini sangat enak dinikmati dengan gorengan panas sembari menikmati hawa dingin daerah Batusangkar.

#3 Kopi Tatungkuik, minuman khas Sumatera Barat yang disajikan dengan cara unik

Kopi tatungkuik adalah minuman terakhir yang kita ulik. Minuman ini berasal dari Malalak, Sumatera Barat. Keunikan dari minuman ini adalah cara penyajian dan cara meminumnya.

Cuaca Malalak yang terkenal dingin karena berada di kaki gunung Singgalang dan Tandikek membuat warga lokal tidak kehabisan cara untuk menjaga kehangatan kopi ketika meminumnya. Hal inilah yang menjadi cikal bakal ditemukannya minuman kopi tatungkuik. Seperti namanya kopi tatungkuik yang berarti ditelungkupkan, menjadi penyajian unik dari minuman ini.

Proses pembuatan minuman khas Sumatera Barat ini cukup sederhana. Biji kopi digiling kasar, lalu dimasukkan ke dalam gelas, ditambahkan sedikit ketan hitam, dan kental manis, kemudian diseduh dengan air panas. Setelah itu, bagian atas kopi ditutup dengan tadah dari piring kecil, lalu posisinya dibalik. Kopi tatungkuik siap disajikan dan dinikmati.

Cara meminum kopi tatungkuik tergolong unik. Gelas berisi kopi yang sudah terbalik tadi diangkat sedikit lalu ditiup dengan sedotan, sehingga air kopi akan keluar memenuhi tadah, dan siap untuk diminum.

Harga minuman ini juga tidak terlalu mahal, kisaran Rp8 ribu-Rp10 ribu saja kopi tatungkuik sudah bisa dinikmati. Minuman ini dapat ditemui di sepanjang jalan Malalak, banyak kedai-kedai pinggir jalan khusus kopi tatungkuik berjejer di sana. Selain rasa kopi yang enak, pemandangan indah di sana juga akan menemani menikmati minuman tersebut.

Itulah 3 minuman khas yang wajib kamu coba jika berkunjung ke Sumatera Barat. Selamat mencoba!

Penulis: Zuinal ‘Aini
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pengalaman Mencicipi Teh Talua Malimpah, Minuman Khas Bukittinggi yang Dituding Biang Keladi Diabetes.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Oktober 2024 oleh

Tags: kuliner sumatera baratminuman khasminuman khas sumatera baratsumatera barat
Zuinal Aini

Zuinal Aini

Manusia biasa, gadis asli Minang 100%.

ArtikelTerkait

Melarang Indomaret dan Alfamart Tidak Lantas Bikin UMKM Sumatera Barat Sejahtera

Melarang Indomaret dan Alfamart Tidak Lantas Bikin UMKM Sumatera Barat Sejahtera

28 November 2023
definisi pancasilais sejarah hari lahir pancasila 1 juni 1945 mojok.co

Pancasilais dan Tidak Pancasilais Itu Gimana Cara Ngukurnya sih?

11 September 2020
Derita Jadi Orang Jakarta Selatan di Perantauan: Dicap Anak Gaul, padahal Aslinya Biasa Aja Mojok.co

Cerita Orang Jakarta Selatan di Perantauan: Dicap Anak Gaul, padahal Aslinya Biasa Aja

5 November 2025
Pantai Air Manis Padang, Lokasi Legenda Malin Kundang yang Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Pantai Air Manis Padang, Lokasi Legenda Malin Kundang yang Cukup Dikunjungi Sekali Saja

18 November 2025
Kelok 44, Manifestasi Keindahan Sekaligus Ketakutan yang Menghubungkan Kabupaten Agam dan Bukittinggi

Kelok 44, Manifestasi Keindahan Sekaligus Ketakutan yang Menghubungkan Kabupaten Agam dan Bukittinggi

6 Januari 2024
5 Hal Tidak Menyenangkan di Kota Padang yang Bikin Wisatawan Kapok Berkunjung

5 Hal Tidak Menyenangkan di Kota Padang yang Bikin Wisatawan Kapok Berkunjung

15 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Wikimedia Commons)

4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Kecewa dan Nggak Nafsu Makan

11 April 2026
4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok (Wikimedia Commons)

4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok

11 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.