Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Pengalaman Mengaspal Jadi Kurir Pakai Supra X 125, Motor Paling Kuat Sejagat Raya

Nurhadi Mubarok oleh Nurhadi Mubarok
24 Januari 2025
A A
Motor Honda Supra X 125 Menolak Diisi Pertalite, Merepotkan dan Bikin Boros Aja! Mojok.co

Motor Honda Supra X 125 Menolak Diisi Pertalite, Merepotkan dan Bikin Boros Aja! (dokumentasi penulis)

Share on FacebookShare on Twitter

Membahas motor Supra X 125, rasanya seperti membahas teman lama yang setia. Motor ini punya reputasi sebagai kuda besi andalan dengan mesin tangguh dan konsumsi bahan bakar yang hemat. Saya sendiri adalah salah satu dari sekian banyak orang yang membuktikan keunggulannya. Dari masa kuliah sampai menjajal pekerjaan sebagai kurir, Supra X 125 selalu jadi senjata andalan.

Tapi, bukan berarti perjalanan ini tanpa drama. Ada cerita seru, kelebihan, dan kekurangan yang membuat pengalaman ini jadi bervariasi.

Bensin irit, beban ringan di kantong

Pertama-tama, mari bahas kelebihan utamanya: irit bensin. Sebagai kurir, satu hal yang bikin pusing adalah jarak tempuh yang nggak kenal ampun. Dalam sehari, saya bisa mengantarkan ratusan paket dengan total bobot mencapai ratusan kilo. Beban berat seperti ini jelas bikin mesin motor kerja ekstra keras, yang ujung-ujungnya bisa bikin dompet ikut tipis gara-gara bensin.

Awalnya, saya pakai motor matic Suzuki Nex. Konsumsi bensinnya bikin saya merana. Bayangkan, untuk 60-70 paket sehari, saya butuh 2 liter bensin. Pernah suatu kali, bensin habis di tengah perjalanan meskipun sebelumnya sudah diisi penuh.

Setelah satu minggu menggunakan Suzuki Nex, saya memutuskan beralih ke Supra X 125. Keputusan ini terbukti tepat. Dengan motor ini, konsumsi bensin langsung turun drastis. Dalam sehari, hanya butuh 1 liter untuk rute yang sama. Setelah satu bulan kerja, jumlah paket yang harus saya antar bertambah jadi 100 sampai 120 sehari. Walaupun rute makin panjang, bensin yang habis hanya sekitar 1,5 liter. Hemat banget kan kalau dihitung, motor ini benar-benar jadi penyelamat kantong.

Tantangan Pakai Supra X 125

Tapi, penggunaan motor Supra X untuk mengantar paket tidak semuanya indah. Ada beberapa kekurangan yang cukup mengganggu. Pertama, soal desain. Motor ini nggak punya ruang penyimpanan di bagian depan seperti motor matic. Jadi, kalau paket yang saya bawa melebihi kapasitas box motor, solusinya adalah pakai karung. Karung ini kemudian ditaruh di atas box, diikat sedemikian rupa supaya nggak jatuh. Hal ini cukup merepotkan jika dibandingkan dengan motor matic. Kalau pakai motor matic, karung bisa ditaruh di dek depan, lebih simpel. Ambil paketnya juga gampang dibandingkan mengambil paket yang ditaruh di belakang.

Kekurangan kedua adalah posisi knalpot yang menjulang ke atas. Knalpot ini sering bersentuhan langsung dengan box motor. Risiko plastik meleleh jadi ancaman nyata, apalagi kalau box-nya terbuat dari bahan yang nggak tahan panas. Kalau box-nya dari kain, paket di bagian bawah sering kepanasan. Ini bikin waswas, terutama kalau yang diantar barang elektronik. Solusinya, saya bungkus knalpot pakai kardus bekas untuk meredam panas. Tapi, kardus ini harus sering diganti karena cepat lapuk terkena panas dan hujan.

Rawat motor, jangan sampai ambyar di jalan

Motor kurir itu kayak manusia pekerja keras, kerjanya berat dan butuh perawatan ekstra. Ada beberapa tips sederhana supaya motor Supra X 125 tetap prima meski dipaksa kerja rodi setiap hari.

Baca Juga:

Kenapa banyak pemilik motor Honda nggak mau servis motor di bengkel resmi atau AHASS?

Honda Win Memang Bikin Repot, tapi Sejak Kapan Motor Tua Punya Kewajiban Memanjakan Pemiliknya?

Pertama, rutin ganti oli. Saya biasanya ganti setiap sebulan sekali. Pilihan oli jatuh pada Mesran dari Pertamina. Alasannya sederhana, harganya murah dan cocok untuk Supra X 125.

Kedua, jangan lupa lumasi rantai. Ini pelajaran yang saya dapat dengan cara pahit. Suatu hari, rantai motor tiba-tiba lepas di tengah jalan. Setelah dicek di bengkel, beberapa gigi gir sudah keropos dan banyak yang copot. Penyebabnya adalah rantai yang kering karena jarang dilumasi. Sejak kejadian itu, saya jadi lebih rajin merawat rantai.

Menjadi kurir pakai Supra X 125 memang penuh suka dan duka. Tapi, motor ini tetap jadi pahlawan di tengah jalanan yang penuh tantangan. Bagi yang ingin mencoba pekerjaan sebagai kurir, Supra X 125 bisa jadi pilihan, asalkan siap dengan segala kekurangan dan mau merawatnya dengan baik. Dengan kombinasi keandalan mesin dan sedikit trik perawatan, motor ini bisa jadi teman setia yang nggak bakal bikin kantong bolong. Kalau ada yang lebih irit, kasih tahu ya. Siapa tahu bisa jadi alternatif di masa depan.

Penulis: Nurhadi Mubarok
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Review Honda Supra X 125 FI 2018 Setelah 5 Tahun Pemakaian: Masih Tahan Banting, Cocok untuk Kaum Mendang-mending

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Januari 2025 oleh

Tags: kurirmotor hondasupra x 125
Nurhadi Mubarok

Nurhadi Mubarok

melepaskan diri dari belenggu overthinking

ArtikelTerkait

Vario 125: Kelihatan Lemah tapi Mampu Libas Jalur Pantura (Wikimedia Commons)

Pengalaman Saya Menguji Ketangguhan Vario 125 di Jalur Pantura, Sempat Ragu tapi Malah Bikin Ketagihan Touring

13 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

18 Agustus 2025
Dominasi Motor Honda Akan Segera Berakhir, sebab Motor Keluaran Baru Yamaha Harus Diakui Lebih Berkualitas!

Dominasi Motor Honda Akan Segera Berakhir, sebab Motor Keluaran Baru Yamaha Harus Diakui Lebih Berkualitas!

9 Januari 2026
Motor Honda ADV 160 Memang Keren, tapi Layak Dinobatkan Jadi Musuh Perempuan

Motor Honda ADV 160 Memang Keren, tapi Layak Dinobatkan Jadi Musuh Perempuan

22 Juni 2024
Motor Honda Revo Simbol Ngenesnya Umat Manusia (Unsplash)

Motor Honda Revo: Simbol Ngenesnya Umat Manusia

25 Agustus 2023
All New Honda Vario 125 eSP 2018: Motor Matik Kencang, Nyaman, dan Paling Enak Dipakai Harian motor honda blade 110 honda vario 160 supra x 125 vario street suzuki burgman

7 Motor Honda yang Wajib Dibeli: Jelas Irit, Jelas Keren, dan Jelas Lebih Bagus ketimbang Yamaha!

28 Maret 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026
Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

16 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima Mojok.co

Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima

18 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.