MOJOKSriwijaya FC vs PSIS Semarang | Stadion Gelora Sriwijaya Palembang| Live O Channel, 20.30 WIB | Matchday 10/34 | Prediksi: Sriwijaya menang.

Klasemen Liga Indonesia prapertandingan: Sriwijaya FC 13 poin, peringkat ke-6 vs PSIS Semarang 8 poin, peringkat ke-17.

Sebelum melawan PSMS Medan, big match yang justru tidak disiarkan televisi, Sriwijaya tengah berada dalam tren dan performa yang baik. Tercatat, Laskar Wong Kito sudah lima kali pertandingan tidak pernah menelan kekalahan. Untuk ukuran klub di Liga 1 Indonesia di mana laga tandang hampir selalu berakhir buruk, tentu sebuah pencapaian yang apik.

Namun sayang, rekor tersebut harus diulang lagi dari nol setelah di pekan ke-9, Sriwijaya FC harus menelan kekalahan dari PSMS Medan. Laga yang digelar di Stadion Teladan, kandang PSMS, hampir tidak terdetaksi sebelum akhirnya sebuah berita tersiar bahwa PSMS menang dengan skor tipis, 1-0, dengan gol dicetak oleh Dilshod Sharofetdinov pada menit ke-84.

Yang menarik dari kekalahan Sriwijaya adalah hanya ada satu tembakan ke arah gawang yang tercatat di statistik pertandingan. PSMS mencatatkan satu tembakan on target yang menjadi gol atas nama Dilshod Sharofetdinov, sementara tim tamu mencatatkan nol tembakan on target. Pertandingan berjalan sangat alot seperti daging sapi belum direbus? Entah, karena tiada siaran langsung untuk menganalisis pertandingan secara utuh.

Oleh sebab itu, menjamu PSIS Semarang, tuan rumah harus mengubah pendekatan. Bermain di kandang sendiri, bermain agresif memberi jaminan lebih pasti akan sebuah kemenangan. Sikap agresif ini pun diakui oleh pelatih PSIS, Vincenzo Annese.

Baca juga:  Cintaku Terhalang Persija

“Kami tahu Sriwijaya FC sangat bagus. Mereka bagus dalam mencetak gol, terutama saat bermain di kandang. Kami harus konsentrasi tidak membiarkan mereka mendapat kesempatan mencetak gol,” ungkap Annase seperti dikutip oleh goal.com.

Annase sendiri sangat paham dengan potensi bahaya dari pertandingan ini. Jika kembali kalah, bukan tidak mungkin PSIS akan menggantikan Arema FC sebagai juru kunci. Selasa (22/5) ini, Arema akan menjamu Bhayangkara FC. Bermain sebagai tuan rumah, Arema tentu ingin segera angkat kaki dari posisi paling buncit.

Jika kalah, posisi Annese juga akan terancam. Rekor yang buruk, 5 kekalahan dari 9 laga, membuat masa depan Annase bersama PSIS menjadi buram. Gagal meredam agresivitas tuan rumah, PSIS dan Annase akan sama-sama dirundung kecemasan.



Tirto.ID
Loading...

No more articles