MOJOKPortugal vs Maroko| Stadion Luzhniki, Rusia| Live TransTV, K Vision, Usee TV | Rabu, 20/6, 19.00 WIB | Prediksi: Portugal menang.

Hasil imbang antara Portugal vs Spanyol, pada titik tertentu, sudah terasa seperti kemenangan. Terlebih bagi para suporter timnas Portugal dan para penggawa pemainnya sendiri. Menahan imbang tim unggulan memang terasa spesial. Namun, jika dianalisis dengan pikiran jernih, skuat Portugal masih sangat jauh dari memuaskan.

Mencetak tiga gol tentu sebuah catatan yang baik. Namun, ketika ada tiga gol yang juga bersarang ke gawang sendiri, artinya ada sesuatu yang sangat salah. Kebobolan banyak gol, sejauh tidak kalah, ada pandangan yang usang. Sepak bola modern menuntut kesempurnaan. Di sini, kemenangan 1-0 terkadang lebih berarti. Skor 1-0 artinya nilai 3. Imbang 3-3, artinya cuma mendapatkan 1 poin saja. Perbedaannya sangat besar.

Oleh sebab itu, Portugal sebaiknya tahu diri. Jauhkan pikiran puas dari skuat asuhan Fernando Santos. Mengapa hal ini perlu ditegaskan? Bukankah pemain-pemain Portugal sudah profesional? Portugal punya sejarah tidak bermain apik, namun bisa menjadi juara Piala Eropa. Bahkan, di babak putaran grup, Portugal tak pernah menang. Dari tiga pertandingan, semuanya berakhir imbang.

Portugal tak bisa menggunakan pola pikir yang sama untuk Piala Dunia 2018 kali ini. Apalagi untuk laga Portugal vs Maroko. Bandar taruhan jelas akan memberi posisi yang enak untuk Portugal. Nama besar membuat tim ini menjadi unggulan. Namun, di Piala Dunia 2018 kali ini, status unggulan hanya berguna untuk membuat silau mata.

Baca juga:  Prediksi Swedia vs Swiss: Korban Pembunuh Raksasa

Meksiko, Jepang, Senegal, misalnya. Menang ketika mereka diramalkan untuk kalah. Pun yang perlu diingat untuk laga Portugal vs Maroko adalah di Piala Dunia 2018 ini, banyak gol yang tercipta dari skema bola mati. Portugal seharusnya paham betul lantaran dua gol Cristiano Ronaldo ke gawang Spanyol berasal dari bola mati, satu penalti, satu tendangan bebas.

Portugal memang punya modal di atas kertas. Kualitas mereka di setiap lini lebih unggul ketimbang Maroko. Situasi ini membuat Portugal, yang sangat berbahaya di situasi serangan balik, harus lebih banyak menguasai bola. Maroko, yang tidak diunggulkan, akan lebih banyak bertahan dan menunggu di depan kotak penalti.

Ketika melawan Spanyol, Portugal bisa menikmati ruang yang lega ketika serangan balik dan memaksimalkan kemampuan pemain-pemain di lini serang. Namun, ketika menghadapi Maroko, Portugal akan berada di posisi yang berbeda. Mereka akan dihadapkan kepada sebuah tim yang menunggu dan menusuk dengan serangan balik.

Maroko memang kalah dari Iran dengan skor 0-1. Namun ingat, gol Iran sejatinya gol bunuh diri di penghujung laga. Sepanjang pertandingan sendiri Maroko menguasai pertandingan. Tusukan-tusukan pemain muda Maroko seperti Amine Harit, Hakim Ziyech, dan Younes Belhanda punya potensi merusak yang tinggi.

Maroko hanya kalah karena kecerobohan mereka sendiri. Sama seperti Portugal yang kebobolan tiga gol oleh Spanyol, karena kecerobohan. Jika Maroko mempu mengeliminasi faktor negatif ini, diberi ruang untuk serangan balik, ditambah lini belakang Portugal yang tidak stabil, maka pertandingan akan menajadi tidak tertebak.

Baca juga:  Krisis Iran-AS Dibayangi Potensi Perang Nuklir pasca Pengumuman Terakhir Iran

Portugal mungkin akan tetap bisa memenangi pertandingan ini mengingat bobot tiga poin yang sangat besar di Piala Dunia. Kemenangan (dengan skor besar) akan menggaransi mereka lolos sebagai pemuncak grup. Ingat, di tempat lain, Spanyol akan menghadapi Iran. Iran memanf menang dari Maroko, tetap diramalkan akan kalah dengan skor besar dari Spanyol.

Laga Portugal vs Maroko adalah perlombaan mengeliminasi kecerobohan masing-masing dan bermain efisien memaksimalkan peluang.