MOJOK.CO Melihat tren buruk mereka, Piala Indonesia 2018 kali ini akan terasa sungguh berat bagi Arema FC.

Piala Indonesia 2018 dibuka dengan pertandingan antara juara bertahan Persibo Bojonegoro melawan Madura United. Laskar Sape Kerab dibuat susah payah. Tim asal Madura itu butuh babak adu penalti untuk menyingkirkan Persibo. Madura United menang dengan skor 4-2. Piala Indonesia bakal menjadi kompetisi yang sulit bagi tim-tim besar Liga Indonesia.

Situasi yang sama juga berpeluang dirasakan Arema FC yang petang nanti (9/5) akan dijamu PSBK Blitar di Stadion Soeprijadi. Bahkan, melihat buruknya catatan pertandingan, awan mendung bernama kekalahan masih akan memayungi Singo Edan. Hingga saat ini, Arema masih terjerembab di dasar klasemen Liga 1.

Meski masih di awal kompetisi, posisi juru kunci yang tengah mereka diami, kurang lebih, menggambarkan performa tim yang diasuh oleh Joko Susilo itu. Dari tujuh penampilan di Liga 1, Arema hanya menang satu kali, imbang dua kali, dan menelan empat kekalahan. Mengumpulkan poin lima, Arema berjarak dua poin dari PS TIRA. Aroma degradasi itu sudah tercium.

Satu catatan yang memberatkan adalah performa tandang. Empat kekalahan yang ditelan oleh Singo Edan semuanya terjadi ketika mereka bermain di rumah lawan. Mereka kalah dari Persija Jakarta dengan skor 3-1, Borneo FC dengan skor 2-1, Madura United dengan skor 3-2, dan terakhir ketika dijamu rival Jawa Timur, Persebaya Surabaya, dengan skor 1-0.

Baca juga:  Hikayat Kiai Faizi dan Bukti Hebatnya Silaturahim

Salah satu masalah yang terlihat dari catatan tandang adalah buruknya koordinasi lini pertahanan mereka. Bahkan ketika bermain di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan, Malang, mereka tidak pernah bisa mengakhiri pertandingan dengan catatan tidak kebobolan. Melawan Mitra Kukar kebobolan 2 gol, menjamu Persib Bandung juga 2 gol, dan ketika menang melawan Persipura Jayapura, mereka kebobolan satu gol.

Oleh sebab itu, Piala Indonesia 2018 kali ini tidak akan berjalan mudah bagi Arema. Bahkan, bisa jadi, kekalahan kembali mereka rasakan. Meski tidak didukung suporternya, PSBK Blitar pernah merepotkan mereka. Bermain melawan tim besar, yang berada di divisi atas, selalu memberi motivasi tersendiri kepada tim-tim level rendah ketika mentas di Piala Indonesia 2018. Persibo Bojonegoro sudah memberi bukti.

Arema pun akan kesulitan untuk menentukan prioritas di Piala Indonesia 2018 ini lantaran pada tanggal 13 Mei nanti, PSM Makassar sudah menanti. Peluang mereka sungguh tipis, kekalahan sudah di depan mata.



Tirto.ID
Loading...

No more articles