MOJOK.COLaga Inggris vs Panama menjadi ajang Inggris menabung gol demi laga terakhir Grup G melawan Belgia. Kemenangan besar penuh makna, meskipun catatan tetap ada.

Untuk kali pertama, Inggris berhasil mencetak lima gol di satu pertandingan di Piala Dunia. Bahkan lebih tepatnya disebut “mencetak lima gol di separuh pertandingan”. Laga Inggris vs Panama menjadi salah satu pertandingan yang bakal dicintai banyak orang dan dibicarakan dalam waktu yang lama.

Banyak gol yang terjadi lebih tentu disukai oleh banyak penonton Piala Dunia 2018. Apalagi, banyak laga di Rusia 2018 kali ini yang hanya berakhir dengan margin satu gol saja. Pun gol yang terjadi diawali oleh hadiah penalti menggunakan teknologi VAR. Inggris sendiri mencetak dua gol di babak pertama melawan Panama lewat titik putih.

Inggris sendiri menjawab pertanyaan saya di artikel prediksi. Inggris harus bisa menjawab performa Belgia yang bisa mencetak lima gol ke gawang Tunisia. Total gol memasukkan dan kemasukkan akan sangat menetukan di pertandingan terakhir Grup G, terutama laga Belgia vs Inggris nanti. Oleh sebab itu, laga Inggris vs Panama tidak boleh tidak harus terjadi banyak gol.

Ada dua catatan penting di babak pertama laga Inggris vs Panama. Catatan pertama adalah para pemain Panama yang hanyut oleh emosi. Usaha bermain dengan pressing intensitas tinggi diterjemahkan dengan sangat buruk oleh negara debutan di Piala Dunia ini. Inggris menikmati betul situasi bola mati yang diberikan secara cuma-cuma oleh permainan kasar Panama.

Baca juga:  Prediksi Inggris vs Panama: Gladi Bersih Lawan Belgia

Empat dari lima gol Inggris, semua berasal dari bola mati. Dua penalti, satu sundulan hasil sepak pojok, dan satu hasil proses tendangan bebas tidak langsung yang cantik. Terlihat betul Inggris melatih situasi bola mati sebagai salah satu variasi serangan di Piala Dunia kali ini. mengapa Inggris melakukannya?

Waktu berkumpul para pemain timnas yang terhitung pendek membuat kohesi tim tidak bisa dibangun secara ideal. Sementara itu, situasi bola mati menjadi sebuah cara yang lebih mudah dilatih dan dikuasai. Jangan salah, kohesi tim Inggris sudah cukup bagus. Variasi bola mati ini membuat tim Tiga Singa menjadi lebih berbahaya.

Catatan penting kedua adalah gol-gol Inggris ke gawang Tunisia dan Panama lebih sering terjadi dari situasi bola mati. Memang, ini bukan catatan yang buruk. Namun, bisa menjadi gambaran bahwa Inggris masih belum sempurna ketika membongkar deep block pertahanan sebuah negara non-unggulan, bukan lewat situasi bola mati.

Inggris masih akan mendapatkan ujian dari Belgia. Mereka mungkin tidak akan banyak menguasai bola namun lebih banyak dipaksa bertahan. Respons Inggris untuk situasi seperti itulah yang baru bisa digunakan sebagai parameter mengukur kekuatan Inggris sebenarnya. Toh, laga Inggris vs Panama memang sebuah “gladi bersih” untul laga terakhir nanti.

Di luar dua catatan di atas, di babak pertama, Inggris menunjukkan kestabilan dan keseimbangan. Seperti yang saya jelaskan di artikel prediksi, skema dasar 3-5-2 memberi keuntungan bagi Inggris. Salah satunya terciptanya situasi menang jumlah pemain ketika bertahan. Tentu, menang jumlah pemain bukan faktor penentu. Namun sebuah faktor pembantu saja.

Baca juga:  Prediksi Brasil vs Belgia: Merusak Ritme Samba?

Babak kedua Inggris vs Panama berjalan lebih “datar”. Inggris sempat menambah keunggulan menjadi 6-0 ketika bola sepakan Ruben Loftus-Cheeks membentur kaki Harry Kane. Gol ketika di laga ini membuat jumlah gol Kane di Piala Dunia menjadi lima. Untuk sementara, striker milik Tottenham Hotspur tersebut menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2018.

Panama sendiri berhasil mencetak gol pertama mereka di Piala Dunia. Sebuah gol yang dirayakan dengan suka cita oleh para fans yang hadir di stadion. Gol yang bersejarah bagi negeri debutan tersebut. Bagaiman cara Panama mencetak gol? Lewat tendangan bebas tidak langsung. Bola mati, sekali lagi, menjadi kesayangan Piala Dunia 2018.

Skor 6-1 sendiri membuat catatan jumlah gol memasukkan dan kemasukan Inggris dan Belgia menjadi sama. Jika laga Belgia vs Inggris nanti berakhir imbang, posisi puncak klasemen maka parameter yang digunakan untuk menentukan adalah catatan fair play. Hingga laga Inggris vs Panama ini, Belgia sudah mendapatkan tiga kartu kuning, sementara Inggris dapat dua. Jadi, jika berakhir imbang, Inggris yang akan menjadi pemuncak klasemen.



Tirto.ID
Loading...

No more articles