{"id":98844,"date":"2021-01-04T14:55:25","date_gmt":"2021-01-04T07:55:25","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=98844"},"modified":"2021-01-04T14:55:42","modified_gmt":"2021-01-04T07:55:42","slug":"sisi-emosional-youtube-rewind-2020-yang-dibuat-mandiri-oleh-kreator-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sisi-emosional-youtube-rewind-2020-yang-dibuat-mandiri-oleh-kreator-indonesia\/","title":{"rendered":"Sisi Emosional YouTube Rewind 2020 yang Dibuat &#8216;Mandiri&#8217; oleh Kreator Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di penghujung tahun, youtuber Indonesia menghadirkan angin segar dengan membuat YouTube rewind 2020 dengan judul \u201c<\/span><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=LhYfsKc0_tA\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rewind Indonesia 2020<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d. Tayangan ini diunggah pada 28 Desember 2020 dan telah menduduki trending YouTube selama beberapa hari. Jarang loh yang bisa bertahan lama di puncak trending.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari yang bisa diamati, konten YouTube yang berkesempatan menjadi trending umumnya memiliki dua kategori. Kalau nggak karena kualitas, ya berarti karena tingkat kontroversinya. Dan tentu saja, \u201cRewind Indonesia 2020\u201d termasuk dalam sebuah masterpiece yang memang patut menjadi trending.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak mengejutkan jika YouTube rewind 2020 ini berhasil mendapatkan 20 juta penonton di hari keenam penayangannya. Alur cerita serta visual dengan kreativitas tinggi ini tentu menghipnotis penonton setia youtuber Indonesia. Apalagi bagi orang-orang yang mulai merasa muak melihat berbagai konten YouTube yang hanya berisi drama keluarga artis Indonesia, prank tidak jelas yang dilakukan berulang-ulang, serta video klarifikasi tidak penting.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cRewind Indonesia 2020\u201d juga dinilai berhasil menghadirkan momen haru bagi setiap orang yang mengikuti perkembangan YouTube Indonesia dari tahun ke tahun. Dengan berbagai alasan yang masuk akal, wajar jika banyak orang tersentuh hingga meneteskan air mata saat menyaksikan tayangan ini.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Kolaborasi epik hasil usaha dan kerja keras<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak diragukan bahwa efek pandemi sedikit banyak memengaruhi produktivitas. Namun, pandangan itu terbantahkan saat melihat semangat para inisiator \u201cRewind Indonesia 2020\u201d. Mereka adalah Chandraliow, Aulion, Jovial Da Lopez, Andovi Da Lopez, dan Nessie Judge. Kelima orang hebat ini berhasil membuat suatu karya yang membuktikan bahwa masih banyak youtuber Indonesia yang patut mendapatkan apresiasi lebih. Salah satunya dengan membuat rekap setahun selama 2020 atau yang bisa disebut sebagai YouTube rewind 2020.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terselip cerita bahwa \u201cRewind Indonesia 2020\u201d sempat mengalami fase ketidakjelasan akibat kendala pendanaan. Namun untungnya, mereka ini pemuda-pemudi bermental baja yang nggak kehabisan akal hanya karena masalah uang. Segalanya memang butuh uang, tapi kalau buat mereka, selama kreativitas masih hidup semua pasti teratasi, \u201cKreativitas nggak ada matinya!\u201d Mungkin kalau mereka lemah udah males kali ya berjuang demi sesuatu yang terkendala uang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengorbanan juga terlihat dari para youtuber yang ikut berkolaborasi dalam rewind ini. Gimana nggak, mereka dicalling tanpa ada pembicaraan mengenai rate card yang artinya mereka secara ikhlas dan lapang dada ingin turut bergabung. Ditambah dengan masa pandemi, orang-orang yang terlibat perlu melaksanakan serangkaian tes anti-Covid agar proses shooting tetap aman dan tidak menjadi cluster baru penyebaran virus.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Nostalgia banyak kenangan indah<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penonton dibuat tertegun dengan konsep yang terangkum dalam video berdurasi 14 menit ini.\u00a0 Tiap scene-nya dipikirkan secara matang agar terlihat saling mengisi satu sama lain. Konsep ini merupakan cara licik yang membuat penonton \u201cterpaksa\u201d melibatkan berbagai emosi saat menyaksikan YouTube rewind 2020 khusus kreator Indonesia. Sebuah rancangan serta plot twist yang tidak bisa terpikirkan hanya dengan secangkir kopi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kilas balik tahun 2020, tayangan ini juga memasukan beberapa scene yang menyadarkan penonton tentang betapa indahnya Youtube Indonesia saat awal kemunculannya. Masa-masa saat YouTube baru diisi oleh kreator yang benar-benar memikirkan konsep video. Masa ketika gimmick dan drama merupakan hal yang asing untuk menjadi konten. Serta masa saat YouTube memiliki banyak kebebasan tanpa harus memikirkan AdSense.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Persembahan YouTube rewind terakhir SkinnyIndonesian24<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siap-siap karena ini adalah bagian tersedih bagi orang-orang yang mengikuti perkembangan YouTube saat belum sebesar sekarang. SkinnyIndonesian24 sebagai salah satu channel yang menjadi legenda turut mengumumkan bahwa \u201cRewind Indonesia 2020\u201d ini menjadi YouTube rewind terakhir mereka. Channel yang diisi oleh Jovial Da Lopez dan Andovi da Lopez ini memutuskan untuk pamit dari YouTube yang telah membesarkan nama mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu dicatat bahwa pamit yang mereka lakukan adalah pamit dalam arti sesungguhnya. Bukan pamit yang pada hari ketiga setelah perpisahan kembali lagi dengan alasan rindu. Wah, kayak kenal ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">SkinnyIndonesian24 bergabung dengan YouTube selama hampir 10 tahun. Waktu yang cukup lama untuk membuat orang-orang merasa sedih ketika mereka memutuskan untuk hengkang. Jovial dan Andovi ingin menunjukan persembahan terakhir mereka dengan menjadi inisiator YouTube Rewind di 2020. Dan saya rasa mereka berhasil menutup tahun serta karier YouTube mereka dengan karya yang bagus.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/deddy-corbuzier-perlu-bikin-konten-konten-baru-selain-podcast-di-youtube-nya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Deddy Corbuzier Perlu Bikin Konten Baru Selain Podcast di YouTube-nya<\/a><\/strong><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>\u00a0ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jovial dan Andovi ingin menunjukan persembahan terakhir mereka dengan menjadi inisiator YouTube Rewind 2020. Dan saya rasa mereka berhasil.<\/p>\n","protected":false},"author":1259,"featured_media":98984,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[6265,514],"class_list":["post-98844","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-channel-youtube","tag-youtuber"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/98844","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1259"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=98844"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/98844\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/98984"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=98844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=98844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=98844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}