{"id":98573,"date":"2021-01-09T06:20:28","date_gmt":"2021-01-08T23:20:28","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=98573"},"modified":"2021-01-08T16:04:50","modified_gmt":"2021-01-08T09:04:50","slug":"suci-ix-kompas-tv-layak-untuk-dinanti-karena-5-alasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/suci-ix-kompas-tv-layak-untuk-dinanti-karena-5-alasan\/","title":{"rendered":"SUCI IX Kompas TV Layak untuk Dinanti karena 5 Alasan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tepat di hari pertama 2021 ini, Kompas TV kembali menayangkan ajang pencarian bakat yang telah menjadi program andalannya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Stand Up Comedy Indonesia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tak perlu terlalu banyak basa-basi lagi memberikan testimoni jebolan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kita pasti paham jebolan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> jarang mengecewakan, bahkan sekalipun keluar dini di minggu-minggu awal kompetisi. Yang jelas, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI IX <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Kompas TV yang akan memulai shownya bulan ini pasti siap mengisi kantong-kantong tawa pemirsa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Audisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI IX <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Kompas TV sendiri sejatinya telah bergulir di awal tahun lalu, pun sempat terhenti karena pandemi. Audisi di awal tahun dengan format offline pun terpaksa harus berlanjut dengan sistem online untuk menyelesaikan audisi di beberapa kota. Ya, sebuah waktu yang panjang, yang setara dengan rangkaian pelaksanaan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> SUCI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebelumnya dari audisi hingga show-nya. Yang jelas, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI IX<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> spesial dan layak dinantikan. Bukan cuma perkara angka romawi yang pertama kali digunakan SUCI, layaknya iPhone seri X. Tapi juga ada beberapa alasan-alasan lain seperti yang akan saya jabarkan.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Duet Pandji dan Raditya Dika<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keduanya pernah ditandemkan di musim pertama kompetisi ini. Mereka tampil sebagai host. Selepas itu, Radit didaulat menjadi juri di SUCI 2 hingga SUCI 5, kemudian absen dari SUCI 6-8. Pun Pandji, di musim ke 6 hingga 8 gantian didaulat menjadi juri. Artinya, dari 8 musim bergulir, kita tidak melihat keduanya duduk di kursi yang sama. Bagi stakeholders stand up comedy pun menjadi hal lumrah jika keduanya dibanding-bandingan sebagai Maradona dan Pele-nya stand up comedy.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini tak akan ada lagi perdebatan antara Pandji dan Radit, keduanya duduk di kursi yang sama. Sayangnya, untuk pertama kalinya, kita tidak akan melihat Pakde Indro dengan &#8220;kompor gas\u201d-nya di kursi juri. Untuk tambahan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI IX <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Kompas TV turut menghadirkan Cing Abdel yang juga menjadi langganan juri di empat musim kompetisi serupa di tv lain.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Tanpa penonton di studio<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah bertanya-tanya dengan orang yang terlibat langsung dalam kompetisi ini, kabarnya show <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI IX <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Kompas TV hanya akan dihadiri penampil dan juri di studio serta tambahan penonton virtual. Hal yang cukup disesalkan, mengingat arena SUCI selalu menarik dengan audience on the spot yang renyah. Tapi, baiknya, untuk pertama kalinya kita menyaksikan show SUCI tanpa respons langsung ratusan orang di studio, komika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI IX<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pun pasti dituntut untuk bekerja lebih keras.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Kembalinya theme song SUCI<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Teret tet tet, jeng jeng&#8221;. Bagi saya sendiri, mendengarkan theme song SUCI sama syahdunya dengan mendengarkan anthem Liga Champions. Yang sayangnya, theme song (lama) yang digunakan pada 2011 hingga 2017 ini tidak dipakai di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI 8 <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">2018 silam. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI 8<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan tawanya seolah tak bernyawa tanpa theme song legend ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kompas TV nampaknya paham bagaimana krusialnya theme song lawas ini untuk kembali digunakan pada gelaran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI IX<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kembalinya theme song lama ini diharapkan mengembalikan ke-SUCI-an yang sempat luntur di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI 8<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Bagi beberapa penonton dan bahkan oleh juara SUCI 8, Popon Kerok, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI 8<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kurang memenuhi ekspektasi jika berkaca bagaimana gilanya 7 musim sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><b>#4 Penantian panjang<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk pertama kalinya, musim baru di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> digulirkan dengan jeda panjang absen dua tahun. Dari musim 1 hingga 8, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tak pernah absen walau setahun. Jeda panjang ini diharapkan bisa menghadirkan komika-komika yang lolos ke panggung SUCI lebih gila karena sudah menabung energi dan ambisi selama dua tahun kekosongan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pun terjadi di kompetisi TV sebelah (Stand Up Comedy Academy) yang terhenti sejak 2018 silam, sama seperti musim terakhir SUCI. Penonton pun pasti merasakan hal yang sama, birahi akan komedi jelas sudah memuncak.<\/span><\/p>\n<h4><b>#5 Banyak komika matang dan unik<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain jeda waktu yang panjang, penonton juga berekspektasi pada komika-komika yang lolos ke Jakarta. Tengoklah Aly Akbar yang 2019 lalu terpilih sebagai Komika Muda Terbaik di Standupindo Award. Lalu ada Nopek yang dulu digadang-gadang menjadi calon kuat juara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCA 3<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Dodit-nya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCA 4<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lah. Nama lain seperti Ichal Kate yang sempat pula menjadi finalis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCA<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Levi dan Rio dari grup Sohibul Diksi, Rais yang tampil reguler di Ketawa Comedy Club, dan komika senior sekaligus content creator Egik MK.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada juga Alex asal Belgia sebagai komika bule pertama setelah Alison di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI 3<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, ada pula Davi yang di audisi tampil dengan persona sumbingnya. Jelas masih banyak komika lain yang layak dinantikan keunikan dan kelucuannya. Dengan banyaknya peserta yang lucu dan unik, kita berharap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI IX <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Kompas TV bakal membawa tawa yang lebih pecah buat penonton dan pencinta stand up comedy seluruh Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/8-komika-stand-up-comedy-indonesia-di-suci-kompas-tv-dengan-opening-paling-ikonis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"> 8 Komika Stand Up Comedy Indonesia di SUCI Kompas TV dengan Opening Paling Ikonis <\/a><\/strong><strong>dan tulisan<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/dicky-setyawan\/\">\u00a0Dicky Setyawan<\/a> lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">\u00a0<i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\">\u00a0<i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah jeda dua tahun, kita berharap SUCI IX Kompas TV bakal membawa tawa yang lebih pecah buat penonton seluruh Indonesia.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":783,"featured_media":95810,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[1565,10040],"class_list":["post-98573","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-stand-up-comedy","tag-suci-kompas-tv"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/98573","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/783"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=98573"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/98573\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/95810"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=98573"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=98573"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=98573"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}