{"id":98517,"date":"2021-01-06T06:28:09","date_gmt":"2021-01-05T23:28:09","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=98517"},"modified":"2021-01-05T15:43:26","modified_gmt":"2021-01-05T08:43:26","slug":"another-round-film-tentang-alkohol-dan-guru-sejarah-membosankan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/another-round-film-tentang-alkohol-dan-guru-sejarah-membosankan\/","title":{"rendered":"\u2018Another Round\u2019, Film tentang Alkohol dan Guru Sejarah Membosankan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tabu memang, tapi tentu harus diakui bahwa kita pernah memiliki guru atau dosen yang cara mengajarnya membosankan alias ngantukin di kelas. Sialnya, hal itu melekat padanya dan mereka seperti tidak menyadarinya bahkan mungkin membiarkannya. Tapi, toh kita memang tak berani menggugatnya, bukan? Tidak seperti murid-murid kelas sejarah di film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Another Round <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(2020), yang berani membawa orang tuanya masing-masing untuk mempermasalahkan cara Martin, si guru sejarah yang ngantukin dan bikin nilai mereka jelek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, film yang berlatar di Denmark dan disutradarai oleh Thomas Vinterberg ini, tidaklah berfokus pada konflik antara guru dan murid, melainkan tentang bagaimana Martin keluar dari kebiasaan buruk itu bersama tiga guru lain (Tommy, Nikolaj, dan Peter) yang juga mengalami hal serupa\u2014meski tak sengantukin dirinya saat mengajar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Singkat cerita, saat malam perayaan ulang tahun Nikolaj, mereka berempat berkumpul dan minum-minum banyak jenis minol di suatu bar. Awalnya Martin tak mau minum, namun akhirnya ia minum juga setelah dibujuk menggunakan teori dari filsuf bernama Finn Skarderud yang menyatakan bahwa dalam kadar tertentu (0,05% dalam darah), alkohol bisa membuat seseorang menjadi santai, bebas, dan bahagia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keesokan harinya, Martin mencoba membuktikan teori tersebut dengan meminum alkohol sebelum mengajar. Hari itu, ia pun terlihat lebih percaya diri saat mengajar, meski ia tak bisa menyetir sendiri untuk pulang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, mereka berempat berkumpul lagi dan memutuskan untuk bereksperimen dan mengeksplorasi lebih jauh teori itu. Mereka menambahkan kebiasaan Ernest Hemingway yang kita tahu karya-karyanya luar biasa. Yaitu minum alkohol sepanjang hari sampai pukul delapan malam. Bedanya, mereka minum secara terukur dengan menjaga kadar alkohol di angka 0,05%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, dasar guru! Mereka tidak melupakan tradisi akademiknya, yaitu menjadikan eksperimen itu sebagai penelitian yang serius sampai-sampai harus dituliskan menjadi semacam karya ilmiah. Dengan hipotesis bahwa jika menjaga kadar alkohol dalam batas itu, akan berpengaruh pada peningkatan kinerja sosial dan pekerjaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan hasilnya memang brilian. Martin, beberapa hari setelahnya, mengajar dengan metode yang sama sekali berbeda. Bukan ceramah nggak jelas atau sekadar transfer ilmu. Ia melakukan tebak-tebakan mengenai karakter tokoh dunia dengan murid-muridnya. Dan singkatnya, hal ini mampu membuat mereka antusias dan menghidupkan kelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara Peter, yang merupakan guru musik, melakukan metode pelajaran menyanyi di ruangan remang agar para muridnya fokus pada suara sehingga mampu merasakan jiwa dari sebuah lagu. Dan mereka, begitu puas dengan hasil paduan suara tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tommy, yang memiliki sekolah sepak bola usia dini di luar sekolah itu, mampu membimbing timnya meraih kemenangan. Sayangnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Another Round <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak memperlihatkan bagaimana pengaruh eksperimen ini pada kelas psikologi yang diampu Nikolaj. Padahal, orang inilah yang mencetuskan teori filsuf itu di malam ulang tahunnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, kita tetap akan mendapat kesan bahwa eksperimen mereka bisa dikatakan berhasil. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Another Round <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memperlihatkan scene-scene saat mereka berkumpul bersama dengan bahagia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Singkatnya, mereka merasa mampu lolos dari kesulitan masing-masing saat mengajar, berkat alkohol. Tapi, mereka belum puas dengan hasil ini dan berasumsi jika menambah kadar alkohol sampai tingkat maksimum, akan menambah efek yang lebih bagus lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayang, efeknya malah kekacauan. Mereka kini tak lebih dari sekadar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">alcoholic <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada umumnya, kecanduan. Lambat laun kehidupan mereka tidak teratur lagi. Mereka mengatasnamakan penelitian ilmiah untuk bisa menikmati alkohol, untuk mendapatkan putaran gelas yang lainnya alias <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">another round<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Puncaknya adalah Martin cerai dengan istrinya, sementara Jimmy mengacau saat sedang disidang oleh kepala sekolah. Ia pun sepertinya depresi dan memutuskan bunuh diri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untungnya, mereka berhasil keluar dari masa sulit itu dan kembali ke jalan yang benar, meski masih rada sinting juga, sih. Adalah seorang Peter yang menyuruh muridnya untuk minum beberapa teguk alkohol agar tidak tegang dan tidak kesulitan dalam menghadapi ujian. Dan memang benar, hal itu berpengaruh sehingga murid itu berhasil lulus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, di akhir kisah yang adalah hari kelulusan, kita diperlihatkan bahwa mereka adalah guru yang dianggap berjasa sehingga begitu dihargai oleh para muridnya. Mereka merayakan kelulusan itu secara meriah dengan berdansa di pinggir pantai. Singkat kata, mereka bahagia!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pesan moral dari film ini adalah bahwa seburuk apa pun sesuatu di mata umum, seperti alkohol, dalam satu atau banyak hal dapat berefek baik seperti yang dibuktikan oleh mereka itu. Ya meskipun cukup berisiko sih karena memang memiliki peluang untuk kecanduan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ditimbang dari akibat yang ditimbulkan, khususnya saat masih dalam batas wajar, kebiasaan mereka yang terlihat urakan karena melanggar etika dunia pendidikan, tidaklah seburuk kelihatannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, yang kedua\u2014jika satu kisah bisa memiliki lebih dari satu pesan moral\u2014adalah minumlah alkohol secukupnya! Sebab, yang berlebih-lebihan itu nggak baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setidaknya film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Another Round <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menyuguhkan berbagai perspektif tentang alkohol. Fakta ini dibenturkan dengan kondisi pendidikan yang tabu dengan hal-hal demikian. Kegilaan yang muncul akibat problem mengajar yang buruk kemudian membawa mereka berlayar pada eksperimen-eksperimen.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/balasan-untuk-tulisan-mas-aziz-memang-kenapa-jika-selera-pembaca-wattpad-bagi-anda-begitu-menyedihkan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Balasan untuk Tulisan Mas Aziz: Memang Kenapa Jika Selera Pembaca Wattpad bagi Anda Begitu Menyedihkan? <\/a><\/strong><strong>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/fadlir-rahman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Fadlir Rahman<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">\u00a0ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Film Another Round menyuguhkan berbagai perspektif tentang alkohol. Fakta ini dibenturkan dengan kondisi pendidikan yang kaku.<\/p>\n","protected":false},"author":933,"featured_media":99210,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[2650,773],"class_list":["post-98517","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-alkohol","tag-review-film"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/98517","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/933"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=98517"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/98517\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/99210"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=98517"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=98517"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=98517"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}